Oktober 6

0 comments

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Balanced scorecard atau kartu skor berimbang berguna sebagai bagian dari perencanaan strategis dan sistem manajemen yang umum suatu perusahaan gunakan.

Artinya, balanced scorecard memiliki peran penting dalam mengembangkan bisnis atau bisnis di masa depan.

Drs. Robert Kaplan dari Harvard Business School dan David Norton yang mengembangkan balanced scorecard pada awal 1990-an.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas apa itu balanced scorecard. Simak sampai habis ya!

Pengertian Balanced Scorecard (BSC)

Balanced Scorecard atau BSC adalah sistem manajemen strategis (strategic based responsibility accounting system) yang menjelaskan misi dan strategi suatu perusahaan menjadi tujuan operasional dan tolak ukur kinerja perusahaan.

“Scorecard” sendiri memiliki arti kartu skor. Artinya, scorecard yang akan berfungsi dalam perencanaan skor yang akan terealisasi di masa yang akan datang.

Sedangkan “Balanced” memiliki arti seimbang, artinya dalam mengukur kinerja seseorang atau suatu organisasi harus terukur secara seimbang dari dua sudut pandang seperti keuangan dan non keuangan, jangka panjang dan jangka pendek. , internal dan eksternal.

Dari penjelasan di atas dapat tersimpulkan bahwa balanced scorecard merupakan suatu mekanisme dalam sistem manajemen yang mampu menerjemahkan visi dan strategi organisasi ke dalam tindakan nyata di lapangan.

Jadi balanced scorecard telah menjadi salah satu alat manajemen yang terbukti membantu banyak perusahaan menerapkan strategi bisnis mereka.

Apa Pentingnya?

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Perkembangan dunia bisnis saat ini semakin kompetitif sehingga menimbulkan persaingan yang luar biasa.

Pengaruh perkembangan bisnis tersebut membuat perubahan dalam hal atau aspek lain seperti produksi, pemasaran, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan cara menangani transaksi dalam suatu perusahaan dengan pelanggan atau antara perusahaan dengan perusahaan lain.

Akibat dari permasalahan tersebut, manajemen harus dapat meninjau kembali pedoman-pedoman yang telah berlangsung selama ini agar dapat bertahan dan dapat terus mengembangkan usahanya dalam persaingan yang semakin ketat ini.

BACA JUGA:  Strategi Sukses Bisnis Cuci Sepatu Bagi Pemula

Akibatnya, pengukuran atau penilaian suatu kinerja menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah perusahaan.

Sejak awal, pemahaman tentang pengukuran kinerja dalam suatu organisasi sangat penting dan vital.

Dengan hasil pengukuran kinerja yang baik maka akan tercipta suatu informasi tentang keberadaan usaha tersebut dan bagaimana hal itu berlangsung dan kemana hal itu terjadi.

Singkatnya, pengukuran kinerja adalah rapor bagi sebuah perusahaan.

Untuk mengukur kinerja tersebut, salah satu alat ukur kinerja yang baik adalah balanced scorecard.

Fungsi Balanced Scorecard Untuk Bisnis

Balanced Socrecard menjadi acuan untuk menilai kinerja manajemen strategis perusahaan, seperti mengidentifikasi dan meningkatkan berbagai aspek baik internal maupun eksternal.

Balanced scorecard juga memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:

  • Mengkomunikasikan tentang target yang ingin perusahaan capai
  • Buat strategi untuk menyesuaikan tugas dan pekerjaan untuk setiap divisi
  • Menetapkan prioritas pada proyek, produk, hingga layanan perusahaan
  • Mengukur dan memantau kemajuan dan kemajuan penerapan strategi
  • Hasil data yang masuk dari kartu tersebut dapat menjadi sarana untuk menentukan keputusan bisnis yang lebih baik bagi perusahaan di masa yang akan datang.

Cara Mudah Membuat Balanced Scorecard

Berikut adalah lima langkah untuk membuat dan mengembangkan BSC:

1. Tentukan dan Tentukan Visi Perusahaan Anda

Visi memberikan gambaran tentang apa yang ingin dicapai perusahaan di masa yang akan datang.

2. Tentukan Tujuan Strategis Anda

Sasaran strategis memainkan peran penting dalam kesehatan bisnis Anda sekarang dan di masa depan.

Banyak profesional menggunakan analisis kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) atau biasa dikenal dengan analisis SWOT untuk menentukan tujuan ini.

3. Menganalisis Faktor Kunci Sukses Perusahaan

Selanjutnya adalah mengetahui critical success factors (CSF) bagi perusahaan Anda.

BACA JUGA:  Tips Membuat Contoh Jurnal Umum Perusahaan Dagang

4. Menetapkan Indikator Kinerja Utama (KPI)

Key Performance Indicator adalah hal-hal yang menjadi indikator untuk menyelaraskan kinerja dengan tujuan strategis.

5. Menetapkan Target, Rencana dan Tindakan

Ini adalah langkah terakhir BSC untuk menghasilkan inisiatif atau tindakan yang akan Anda ambil. Target yang Anda tetapkan sebelumnya harus memperhitungkan KPI yang Anda tetapkan.

Kesimpulan

Balanced scorecard merupakan upaya yang dapat digunakan oleh bisnis Anda untuk menjadi tolak ukur dalam menilai kinerja perusahaan.

Konsep ini sendiri berfokus pada identifikasi visi dan misi perusahaan, strategi untuk mencapai misi tersebut, hingga menganalisis kinerja strategi yang dilakukan berdasarkan hasil akhir yang diperoleh.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

Istilah Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui di Dunia Bisnis

Istilah Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui di Dunia Bisnis

Tips Jitu Menjalankan Bisnis Usaha Makanan Ringan Serba 2000

Tips Jitu Menjalankan Bisnis Usaha Makanan Ringan Serba 2000
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top