Desember 17

0 comments

Tabel Contoh Pembukuan Stok Barang Masuk dan Keluar Pemula

Tabel Contoh Pembukuan Stok Barang Masuk dan Keluar merupakan salah satu faktor terpenting yang perlu diperhatikan oleh pelaku usaha. Sebab, ketersediaannya akan berdampak pada kelancaran proses pembuatan produk yang akan diproduksi. Oleh karena itu, suatu bisnis memerlukan contoh pembukuan stok barang yang masuk dan keluar, sehingga dapat dilakukan dengan baik.

Jangan sampai pelaku usaha mengabaikan proses ini, karena akan berakibat fatal bagi kelancaran usahanya. Contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar akan meminimalisir kemungkinan kelebihan stok barang dan kekurangan bahan baku.

Tabel Contoh Pembukuan Stok Barang Masuk dan Keluar

Apa yang dimaksud dengan Pembukuan Stok Barang?

Contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar adalah pencatatan jumlah produk yang tersedia di bagian gudang yang dapat dilihat secara fisik dan digunakan sebagai bahan baku atau dijual. Seringkali proses pencatatan ini disebut juga stock opname

Kegiatan stock opname biasanya dilakukan setiap bulan untuk menempatkan jumlah produk di gudang. Selain itu juga untuk mencocokan apakah data di record dan di fisik sama jumlahnya.

Biasanya contoh pembukuan stok masuk dan keluar ditulis dalam apa yang disebut jurnal buku stok. Namun, meski masih menggunakan software, penyebutannya tidak jauh berbeda, seperti aplikasi stok barang.

Manfaatnya banyak. Contoh pembukuan stok masuk dan keluar juga dapat digunakan untuk menghitung aset piutang kas serta untuk menganalisis perkembangan usaha dari tahun ke tahun.

Karena pemilik usaha bisa membandingkan jumlah stok barang yang dimiliki tahun ini dengan tahun-tahun yang telah berlalu.

Pembukuan Stok Barang yang Di Input Datanya dengan Manual

Pelaku usaha yang melakukan rekapitulasi inventaris barang masuk dan keluar secara aman dengan memanfaatkan aplikasi Excel. Cara ini biasanya digunakan pada perusahaan yang masih berskala kecil dan menengah.

BACA JUGA:  Tips Menata Gudang di Perusahaan Furniture

Aplikasi Excel juga menyertakan program komputer yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas yang melibatkan perhitungan matematis. Ada banyak rumus yang bisa digunakan untuk membuat contoh pembukuan barang masuk dan keluar sesuai kebutuhan.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi Excel di PC atau laptop yang menjadi bagian dari PPIC.
  • Buka lembar kerja baru dan beri judul sesuai dengan bulan yang akan dilakukan pembukuan.
  • Buat lembar kerja baru dan berikan judul yang sesuai.
  • Pada lembar, buat kolom yang diperlukan. Misalkan Anda memerlukan 9 kolom untuk nomor, tanggal, kode produk, nama produk, inventaris awal, status inventaris masuk, keluar, dan terakhir. Beri judul agar tidak tertukar dengan yang lain.
  • Selanjutnya Anda perlu membuat tajuk dengan memblokir semua kolom yang Anda buat sebelumnya dan memberinya judul.
  • Kemudian klik table pada menu insert di kolom tersebut.
  • Beri tanda centang pada opsi “meja saya memiliki tajuk” yang muncul di kolom yang Anda pilih
  • Langkah selanjutnya Isi kolom dengan data sesuai dengan semua produk yang ingin dimasukkan ke dalam pembukuan. Pastikan semuanya masuk ke sistem itu.
  • Kemudian buat lembar kerja baru dan berikan judul produknya.
  • Lengkapi lembar kerja baru dengan kolom yang sama seperti pada langkah nomor 4
  • Selanjutnya aktifkan sip pada kolom barang masuk dan berikan rumus Excel yang diawali dengan “VlookUp”. Fungsi dari formula ini adalah untuk memunculkan nama produk yang telah anda input jika anda mengetikkan kode barang yang telah dimasukan pada lembar kerja sebelumnya.
  • Lakukan langkah nomor 9 untuk worksheet pada item output yang sudah Anda buat tadi
  • Kemudian tambahkan Bukalapak pada kolom data barang dan masukkan formula yang berlaku
BACA JUGA:  6 Ide Usaha Online Yang Menguntungkan Di Tahun 2022

Tujuan Membuat Contoh Pembukuan Stok Barang Masuk dan Keluar

Secara umum contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar adalah skala industri dan manufaktur. Namun, proses ini sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh semua skala industri baik kecil maupun menengah. Karena pada prinsipnya pembukuan stok barang masuk memiliki tahapan dari skala kecil hingga menengah.

Faktor utama untuk semua bisnis adalah memiliki contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar karena pentingnya mengetahui jumlah barang yang tersisa di gudang. Karena tidak semua orang memiliki akses untuk melihat secara langsung jumlah bahan baku.

Apalagi jika Anda memiliki jumlah bahan baku yang sangat banyak. Sangat sulit untuk memeriksanya satu per satu, padahal kami selalu melakukan stock opname setiap bulan. Contoh pembukuan stok masuk dan keluar akan membuat kesalahan semakin besar, terutama untuk industri yang aktivitasnya berlangsung tanpa henti.

1. Dapat Mengetahui Jumlah Pasti Produk Tertentu

Manfaat membuat pembukuan sampel stok barang masuk dan keluar yang pertama adalah untuk mengetahui jumlah pasti dari produk yang bersangkutan. Sebab, sebuah industri tidak boleh kekurangan barang.

Akibat yang ditimbulkan tentu akan fatal dan akan berdampak pada peluang untuk memperoleh pendapatan dan keuntungan. Jika data persediaan bahan baku tidak benar maka akan berdampak pada proses produksi. Namun jika data produk yang akan dijual salah, maka akan berdampak pada tertundanya proses pembelian yang akan dilakukan oleh konsumen.

Jika produk yang dibutuhkan konsumen tidak tersedia, maka konsumen dapat mencari pengganti dari kompetitor. Hal ini tentunya merupakan kejadian yang tidak diinginkan oleh para pelaku usaha, karena berpotensi kehilangan pelanggan di kemudian hari.

2. Sebagai Data Inventory Barang

Contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar berfungsi sebagai rekapitulasi jumlah produk yang ada. Sehingga dengan melihat data tersebut, pelaku usaha akan dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk memesan kembali produk yang dibutuhkannya.

BACA JUGA:  Cara Membuat SOP Digital Marketing di Perusahaan Start Up

Oleh karena itu, data ini harus akurat. Karena hal itu juga akan mempengaruhi arus kas dari bisnis yang sedang berjalan. Jika terlalu banyak barang menumpuk, modal akan tertahan. Jika ada kekurangan, keuntungan akan tertunda.

Manfaat Membuat Pembukuan Persediaan Barang

Membuat contoh pembukuan stok barang yang masuk dan keluar tentunya memiliki manfaat yang sangat besar tidak hanya bagi pelaku usaha tetapi juga bagi mereka yang memang bekerja dan membutuhkan informasi mengenai stok barang yang dimaksud.

Dengan melakukan pencatatan keluar masuk barang, setiap orang yang membutuhkan akan mengetahui berapa banyak barang yang tersedia dalam sistem produksi jadi di gudang bahan baku, gudang setengah jadi, dan gudang produk.

Dengan membuat contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar, Anda dapat menghindari kesalahan dalam menghitung inventaris Anda akibat keterlambatan pencatatan. atau misalnya karena ada proses kerugian atau bahkan peristiwa korupsi yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Manfaat lainnya adalah contoh pembukuan stok masuk dan keluar jika dilakukan dengan benar dan teratur dapat membantu bagian keuangan untuk melakukan perhitungan kas setiap bulan. Ini termasuk pembukuan aset keuangan, piutang dan utang milik bisnis yang dijalankan.

Yang paling penting adalah ketika departemen terkait membuat contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar, dapat membantu proses pengambilan keputusan bagi pemilik usaha terkait pasokan barang atau bahan baku saat ini. Karena akan ada resiko besar jika kelebihan atau kekurangan produk dibutuhkan.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top