Agustus 10

0 comments

Ketahui Chart of Account (CoA) Pada Pencatatan Keuangan

Apa itu Chart of Account (CoA)? Berikut penjelasan mengenai apa yang terdefinisi dengan bagan akun serta manfaat dan cara membuat kode akun.

Penyusunan laporan keuangan biasanya menghadapi kesulitan dalam pencatatan transaksi karena prosesnya yang kompleks. Jika masalah tersebut tidak terselesaikan, laporan keuangan dapat mengakibatkan masalah yang berkepanjangan. Masalah-masalah ini mengharuskan setiap pemilik bisnis untuk mulai menggunakan proses Chart of Accounts (CoA). Lalu apa itu CoA?

Singkatnya, CoA adalah bagan yang berisi akun dalam bisnis yang memungkinkan pencatatan yang lebih ringkas dan praktis. Selain itu, Anda dapat menghemat waktu dengan CoA karena setiap akun memiliki kode yang membedakannya dengan akun lainnya sesuai dengan kebutuhan finansial bisnis. Selain hubungannya yang erat dengan akuntansi, hal ini juga dapat selesai dengan Document Management System.

Pelajari lebih lanjut tentang pemahaman, manfaat, dan jenis bagan akun yang lebih dalam di bawah ini.

Pengertian

Kode akun akuntansi atau Chart of Account (CoA) adalah daftar akun perusahaan yang berfungsi untuk mengidentifikasi atau mempercepat proses pencatatan transaksi, baik pendapatan maupun pengeluaran.

Nantinya semua pencatatan transaksi tersebut akan masuk dalam jurnal umum. Setiap perusahaan dapat mengatur bagan akunnya sendiri sesuai keinginan.

Dengan Chart of Accounts, suatu perusahaan dapat mengatur atau mengubah alur dan urutan bagan akuntansi (company accounting system).

Bagan akun selalu memiliki tanda dengan simbol numerik sebagai tanda bahwa ada perbedaan di setiap jenisnya.

Secara umum, fungsi dari metode Chart of Account (CoA) adalah untuk menampilkan laporan keuangan, mulai dari neraca hingga laporan laba rugi.

Kemudian dapat lanjut dengan akun-akun lain, seperti modal (ekuitas), biaya atau pengeluaran dan kewajiban atau hutang.

Manfaat Adanya Kode Akun Akuntansi

Ketahui Chart of Account (CoA) Pada Pencatatan Keuangan

Setelah mengetahui pengertian dari Chart of Account di atas, kini saatnya Anda mengetahui beberapa keuntungan yang bisa muncul jika CoA ini terpakai di tempat Anda bekerja.

  • Catatan atau data yang ada lebih mudah untuk terkontrol, dibandingkan, dan dianalisis secara tepat yang dapat digunakan oleh pengguna yang bersangkutan dalam mengambil keputusan.
  • Mempermudahkan untuk memperbaiki data atau catatan yang berubah karena kesalahan pengguna atau terjadinya transaksi tambahan.
  • Mempercepat dalam pengolahan hasil record atau data yang telah masuk dan pengolahannya akan lebih terkontrol dengan baik.
  • Memudahkan dalam menyusun laporan.
  • Memudahkan dalam membaca laporan sehingga pihak terkait dapat mengambil keputusan dengan mudah dan tepat.
BACA JUGA:  Mengenal Pengertian dan Tujuan Audit Dalam Laporan Keuangan

Jenis Kode Akun Akuntansi

Secara umum, jenis-jenis Chart of Accounts secara umum terbagi sebagai berikut:

  1. Aset: Kas (giro), Kas (penggajian), Stok, Pembayaran di Muka, Piutang, Aset Tetap, Aset Lainnya
  2. Hutang: Gaji Di bayar, Hutang Usaha, Hutang Biaya, Hutang Pajak
  3. Penghasilan: Pendapatan dan Retur Penjualan
  4. Modal Pemegang Saham: Deposito Opinion, Saham Preferen, Saham Biasa
  5. Biaya: Harga Pokok Penjualan, Hutang Bank, Biaya Pajak Penghasilan, Gaji, Biaya Peralatan

Elemen Chart of Account

Dalam Bagan Akun, ada dua elemen utama yang harus ada dan tidak boleh hilang, yaitu kode akun dan nama akun.

1. Kode Akun

Setiap akun atau bagan di Bagan Akun memiliki kode tertentu. Kode-kode ini harus tetap sejak awal agar akuntan tidak melakukan kesalahan pencatatan.

Kode ini bisa berupa huruf (alfabet), angka (numerik), atau kombinasi huruf dan angka (alfanumerik). Tujuannya untuk membedakan jenis rekening yang akan masuk ke dalam CoA.

Contoh kode numerik biasanya urut dari nomor terkecil ke akun umum. Semakin besar angka yang ada biasanya menandakan semakin spesial akun tersebut.

Misalnya:

  • 0001 kode akun Kas Besar
  • 0002 kode akun Kas Kecil
  • 0003 kode akun Piutang Dagang

Kode atau huruf akun abjad yang biasanya berupa singkatan agar lebih mudah paham dan hafal oleh akuntan di perusahaan.

Namun penggunaan alfabet khususnya jarang terpakai karena kurang fleksibel. Biasanya terpakai untuk nama perusahaan, supplier, wilayah, dan lain-lain.

Contoh: ILJKT adalah kode pemasok bahan baku ikan laut yang datang dari Jakarta. Atau BDPSJ adalah kode bumbu yang memasok di Pasar Jaya.

Contohnya:

  • KSB adalah Kas Besar
  • KKC adalah Kas Kecil
  • PD adalah Piutang Dagang
BACA JUGA:  Ini Pentingnya Laporan Keuangan Koperasi Bagi Pemilik

Yang terakhir adalah kode kombinasi antara huruf dan angka. Huruf yang terpakai biasanya merupakan singkatan dari nama akun.

Angka berguna untuk membedakan antara akun dengan nama yang sama, tetapi subnya berbeda. Contohnya adalah sebagai berikut:

  • KAS 001 Kas Besar Umum
  • KAS 002 Kas Besar Khusus
  • PD 001 Piutang Dagang Lunas
  • PD 002 Piutang Dagang Tertunggak

Anda dapat melihat perbedaan antara PD 001 dan PD 002, bukan? Meski sama-sama menggunakan singkatan “PD”, seorang akuntan dan pihak terkait di perusahaan sudah bisa membedakan arti dari kode rekening.

2. Nama Akun

Selain kode, nama rekening juga penting untuk memudahkan akuntan perusahaan mengidentifikasi setiap jenis transaksi dalam CoA.

Semua transaksi yang berlangsung harus memiliki nama rekening yang berbeda. Pemilik bisnis juga dapat melihat perkembangan bisnisnya secara keseluruhan.

Untuk nama akun tidak ada ketentuan yang mengikat dan sifatnya memperjelas kode yang sudah terbuat sebelumnya.

Setelah mengetahui cara membuat kode akun dan nama akun, sebaiknya perhatikan juga beberapa hal sebelum membuat CoA, yaitu:

  1. Pembuatan kode akun harus unik. Angka dan/atau huruf yang terpakai sebagai kode untuk satu rekening saja.
  2. Perkiraan akun yang masuk sesuai dengan grup atau sub-grup yang diinginkan. Misalnya, kas besar dan piutang yang lunas termasuk dalam kelompok aset lancar.
  3. Penomoran rekening sebaiknya diberikan range yang cukup jauh untuk memudahkan akuntan menambah rekening baru. Misal rekening saham berkode 500, rekening saham harian berkode 505 dan rekening saham mingguan berkode 510. Jika ada penambahan rekening saham baru, Anda bisa memasukkannya antara 505-510.
  4. Nama akun harus singkat dan jelas.

Cara Membuat Kode Akun Akuntansi

Saat memulai bisnis, salah satu hal yang harus diperhatikan dan dilakukan pertama kali adalah menyiapkan dan menyusun Bagan Akun yang sesuai.

BACA JUGA:  Buku Besar Akuntansi Untuk Mencatat Transaksi Usaha

Setiap jenis bisnis memiliki cara yang berbeda untuk membuat Bagan Akunnya. Cara membuat Chart of Account untuk setiap bisnis berbeda-beda, tergantung kebutuhan Anda. Anda dapat menggunakan perangkat lunak akuntansi pilihan Anda.

Pembuatan CoA juga harus disesuaikan dengan visi dan misi pertumbuhan bisnis Anda ke depan. Masukkan semua poin penting yang akan dicatat dalam Bagan Akun sehingga karyawan atau siapa pun yang berkepentingan dapat dengan mudah menggunakannya.

Misalnya, saat ini Anda masih melakukan semuanya sendirian. Namun Anda harus mulai berpikir bahwa jika suatu saat Anda memiliki karyawan, maka beban/pengeluaran gaji karyawan sudah bisa dimasukkan ke dalam Chart of Account yang telah Anda buat.

Setidaknya ada lima kategori yang harus diterapkan pada CoA saat Anda mulai membuatnya, yaitu aset, kewajiban (utang), modal, pendapatan, dan pengeluaran (pengeluaran).

Kesimpulan

Setelah Anda membaca uraian panjang Chart of Account di atas, apakah Anda siap untuk mulai membuatnya?

Hal terpenting dalam membuat Chart of Accounts adalah menentukan koding yang harus disepakati oleh pemilik bisnis dan karyawan yang memiliki otoritas keuangan.

Demikian penjelasan panjang mengenai Chart of Account termasuk jenis-jenis dan cara membuat Chart of Account sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top