Juni 16

0 comments

Cara Memeriksa Bukti Transaksi atau Voucher dengan Akurat

Dalam membuat laporan keuangan yang lengkap dan akurat, Anda perlu memperhatikan langkah pertama ini, yaitu analisis bukti transaksi. Kesalahan memasukkan bukti transaksi jika tidak valid dapat merusak validitas laporan keuangan yang Anda miliki dan Anda harus membuat laporan keuangan baru. Sungguh sangat merepotkan bukan, artikel kali ini akan membahas tentang cara memeriksa bukti transaksi atau voucher agar tidak terulang kembali.

Menganalisis bukti transaksi yang valid merupakan langkah dalam membuat laporan keuangan dengan baik dan benar.

cara memeriksa bukti transaksi

Ketika Anda mengumpulkan semua bukti transaksi, Anda harus mengidentifikasi keaslian bukti tersebut. Mungkin sebagian dari Anda mungkin masih cross check dengan pembeli mengenai transaksi yang telah terjadi dan dengan pemasok mengenai struk pembelian yang telah di beli. Berikut beberapa cara mudah menganalisis bukti transaksi, sebagai berikut:

1. Memeriksa Keabsahan Bukti Fisik Transaksi

Anda dapat mengecek kembali keabsahan bukti fisik transaksi. Biasanya, keabsahan formal bukti transaksi sesuai dengan prosedur formal yang tercantum dalam bukti transaksi dengan tanda tangan pihak-pihak yang bersangkutan. Dan dari segi materi, perhitungan nilai uang yang tercantum dalam bukti transaksi dilakukan dengan benar sehingga terjadi kecocokan antar transaksi.

Anda dapat menghubungi pihak terkait jika terdapat ketidaksesuaian yang tertera pada bukti transaksi. Pemeriksaan fisik ini untuk meyakinkan kedua belah pihak bahwa bukti transaksi ini benar-benar sah dan dapat di pertanggungjawabkan di kemudian hari.

Secara umum bentuk fisik bukti transaksi ada bermacam-macam, seperti kuitansi, cek, bilyet giro, nota kas, faktur, faktur, bukti kas masuk, bukti kas keluar dan sebagainya.

2. Lihat Bukti Transaksi Sesuai Prosedur

Setelah Anda mengidentifikasi bukti, langkah selanjutnya dalam menganalisis bukti transaksi adalah Anda harus mengidentifikasi apakah bukti transaksi tersebut sesuai dengan ketentuan transaksi di dalam perusahaan.

BACA JUGA:  3 Jenis Laporan Keuangan Penting untuk Bisnis Kamu

Prosedur dan ketentuan yang tepat dalam suatu perusahaan berbeda-beda. Namun ada standarisasi untuk setiap perusahaan yaitu adanya tanda tangan dan stempel perusahaan. Biasanya bukti transaksi harus di cetak dengan menggunakan kop surat perusahaan, logo, nama perusahaan dan lain-lain sesuai standar akuntansi keuangan (PSAK).

Banyak kasus yang terjadi adalah penyalahgunaan pemalsuan tanda tangan pimpinan sehingga dapat merugikan perusahaan jutaan bahkan milyaran nilai kerugiannya.

3. Perhatikan nilai transaksi yang benar

Langkah selanjutnya dalam menganalisis bukti transaksi adalah Anda harus mengamati dan mengecek kembali total transaksi satu per satu dari perhitungan penambahan atau pengurangan pada setiap lembar bukti transaksi. Soalnya kalau ada kesalahan dan transaksi sudah di catat di jurnal, harus bikin jurnal pembalik.

Dalam menganalisa total nilai transaksi, Anda bisa mengecek apakah total nilai transaksi sudah sesuai. Sehingga dapat meminimalisir resiko kerugian yang ada. Sudah banyak kasus yang terjadi dalam menganalisa bukti transaksi dan rata-rata kesalahan dalam menghitung penjumlahan dan pengurangan jika masih menggunakan perhitungan manual.

4. Identifikasi Waktu Transaksi

Langkah terakhir dari analisis bukti transaksi adalah Anda harus mengecek kembali waktu transaksi dari tanggal, bulan dan tahun yang tertera pada struk transaksi. Mengenai waktu transaksi biasanya di cantumkan pada isi yang tertera pada bukti transaksi. Dan biasanya waktu transaksi dapat di cantumkan pada tanda tangan atau stempel perusahaan. Sehingga dapat di cantumkan bukti transaksi. Sepenuhnya sah dan dapat di pertanggungjawabkan di kemudian hari.

Itulah penjelasan tentang cara mudah menganalisis bukti transaksi untuk keperluan akuntansi. Kesalahan fatal dalam menganalisis bukti transaksi mengakibatkan kerugian yang signifikan. Apalagi pengelolaan keuangan perusahaan Anda membutuhkan laporan keuangan yang lengkap dan akurat.

BACA JUGA:  Apa sih Pentingnya Sistem Akuntansi Bagi Perusahaan??

Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Karyawan Perusahaan Anda

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Karyawan Perusahaan Anda

Cara Menentukan Gaji Karyawan Yang Adil dan Sejahtera

Cara Menentukan Gaji Karyawan Yang Adil dan Sejahtera
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top