Juli 10

0 comments

Cara Membuat SOP Digital Marketing di Perusahaan Start Up

Standard Operating Procedure (SOP) merupakan suatu standar, acuan untuk menjalankan suatu proses kerja di dalam perusahaan. SOP sangat penting untuk memastikan pelayanan atau tindakan operasional selalu seragam dan konsisten khususnya pada divisi digital marketing.

Setiap perusahaan akan membutuhkan SOP untuk proses kerja dan kegiatan operasional yang berbeda dengan perusahaan lain. Oleh karena itu yang bisa adalah mempelajari langkah-langkah pembuatan SOP, tidak bisa hanya melihat contoh SOP saja.

Pembuatan SOP di perusahaan biasanya menjadi salah satu tanggung jawab divisi digital marketing. Namun, tim dari bagian umum juga dapat membentuk SOP yang terdiri dari para ahli.

Jika saat ini perusahaan baru pertama kali membuat SOP atau sedang dalam proses evaluasi untuk memperbaiki SOP yang ada, simak langkah-langkah dan contoh SOP di bawah ini.

Digital Marketing

Pengertian SOP (Standar Operasional Prosedur)

Standar Operasional Prosedur adalah seperangkat aturan, pedoman, atau acuan yang ada pada suatu perusahaan. Tujuannya menjadi acuan dalam menjalankan proses kerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SDM di perusahaan.

SOP juga menjadi indikator penilaian kinerja baik instansi pemerintah maupun perusahaan swasta. Hal ini karena SOP telah dibuat sesuai dengan indikator teknis, administratif, dan prosedural yang telah disesuaikan dengan proses kerja dan unit kerja yang terlibat.

Selain itu, penyusunan SOP secara kronologis sehingga menjadi acuan prosedur penyelesaian suatu pekerjaan dengan cara yang paling efektif.

Fungsi SOP (Standar Operasional Prosedur)

Menurut penjelasan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan No.PER/21/M-PAN/11/2008), manfaat SOP secara umum bagi organisasi adalah:

  1. Sebagai standarisasi cara pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan khusus, mengurangi kesalahan dan kelalaian.
  2. SOP membantu staf menjadi lebih mandiri dan tidak tergantung pada intervensi manajemen, sehingga akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam pelaksanaan proses sehari-hari.
  3. Meningkatkan akuntabilitas dengan mendokumentasikan tanggung jawab khusus dalam melaksanakan tugas.
  4. Menciptakan ukuran standar kinerja yang akan memberikan pegawai. cara konkret untuk memperbaiki kinerja serta membantu mengevaluasi usaha yang telah berjalan.
  5. Menciptakan bahan-bahan training yang dapat membantu pegawai baru untuk cepat melakukan tugasnya.
  6. Menunjukkan kinerja bahwa organisasi efisien dan terkelola dengan baik.
  7. Menyediakan pedoman bagi setiap pegawai di unit pelayanan dalam melaksanakan pemberian pelayanan sehari-hari.
  8. Menghindari tumpang tindih pelaksanaan tugas pemberian pelayanan.
  9. Membantu penelusuran terhadap kesalahan-kesalahan prosedural dalam memberikan pelayanan. Menjamin proses pelayanan tetap berjalan dalam berbagai situasi.
BACA JUGA:  8 Langkah Membangun Bisnis Startup

SOP (Standar Operasional Prosedur) Bagi Digital Marketing

SOP digital marketing merupakan standar operasional perlu dalam operasional digital marketing, mulai dari strategi digital yang dibuat, implementasi pembangunan infrastruktur hingga implementasi konten hingga analisis, terdapat standar yang baku, sehingga proses kreatif tidak membuat sumber daya yang ada tidak memiliki standar dalam bekerja.

Meskipun digital marketing merupakan proses bisnis yang penuh kreativitas, namun tetap membutuhkan standar yang memang perlu dalam bekerja. Oleh karena itu, dalam pemasaran digital strategis, tidak hanya hal-hal teknis yang terkait dengan strategi pemasaran digital, tetapi aturan main tetap perlu. SOP pemasaran digital akan membantu perusahaan memaksimalkan kinerja departemen digital perusahaan.

SOP (Standar Operasional Prosedur) di Perusahaan Start Up

Perusahaan berbasis start-up, alias startup, identik dengan segala sesuatu yang baru. Kantor baru, manajemen baru, budaya baru, dan tentu saja aturan baru. Karena baru memulai, tidak jarang perusahaan startup masih belum memiliki SOP Perusahaan atau Standard Operating Procedures (SOP) saat mulai beroperasi.

Situasi perusahaan yang tidak memiliki SOP, terutama untuk perusahaan startup, adalah wajar. Namun jika tidak segera diambil tindakan, situasi perusahaan tanpa SOP seringkali menjadi kendala bagi sistem manajemen pada kemudian hari.

Cara Membuat SOP Digital Marketing(Standar Operasional Prosedur)

Dalam PERMENPAN PER/21/M-PAN/11/2008 tertera bahwa pembuatan SOP harus memenuhi prinsip-prinsip, antara lain kemudahan dan kejelasan, efisiensi dan efektivitas, ukuran, keselarasan, berorientasi pada pengguna, dinamis, kepatuhan terhadap hukum, dan kepastian hukum. . Ada cara yang bisa untuk membuat SOP tanpa lepas dari rekomendasi PERMENPAN.

A. Membuat Susunan Kerja

Mintalah semua manajer atau kepala departemen di perusahaan Anda untuk berbicara dengan bawahannya untuk menentukan hal-hal apa saja yang harus tercakup dalam SOP.

BACA JUGA:  Bagaimana Penyelarasan Strategi Bisnis, Strategi Sistem Informasi, dan Strategi Teknologi Informasi Guna Menciptakan Value Added Perusahaan

B. Menyusun Alur Proses

Dengan menentukan format, menyetujui format dan membuat template, menentukan alur proses, menentukan bagaimana SOP akan berjalan.

C. Pelajari Nilai Inti dan Proses Bisnis Divisi Itu Sendiri

Pada langkah ini, Anda perlu mengasah insting pengamatan karena pada dasarnya Anda perlu mengamati proses bisnis dari awal hingga akhir, dokumen apa saja yang perlu, siapa saja pihak-pihak yang terkait dengan produk yang dihasilkan dari proses bisnis tersebut.

D. Menyusun dan Review Hasil Kerja

Jika Anda telah mempelajari semuanya, maka Anda perlu menggambarkan temuan Anda dalam alur kerja dalam bentuk narasi. Alur kerja ini harus Anda lakukan dengan cermat dan teliti, termasuk menuliskan nama PIC setiap kegiatan, dokumen apa saja yang perlu dan juga durasi setiap kegiatan.

Jika workflow sudah ada, maka Anda wajib melakukan review. Perlu melakukan review agar dapat mengetahui jika ada hal-hal yang kurang dari kesepakatan yang telah dilakukan dengan tim selama ini.

Tidak berhenti sampai di situ, setelah meninjau Anda juga perlu mendiskusikan alur kerja dengan semua pihak yang berkepentingan di kantor. Anda dapat mengumpulkan orang-orang ini dan mendiskusikannya bersama dalam format diskusi kelompok terfokus atau FGD.

Harapannya melalui FGD akan terbentuk SOP dalam bentuk alur kerja dan narasi yang final dan benar tentunya.

E. Simulasi Dan Evaluasi SOP

Sebelum menerapkan di perusahaan, SOP harus mendapatkan otorisasi dari pimpinan untuk dijadikan sebagai dokumen hukum. Namun sebelumnya SOP harus sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dengan melakukan simulasi, Anda dapat segera mengetahui jika ada ketidaksesuaian dan melakukan peninjauan ulang sesegera mungkin.

Jika setelah simulasi terdapat adanya masalah atau ketidaksesuaian, maka tim pembuat SOP harus melakukan evaluasi dan review kembali. Jika perlu melakukan uji ulang hingga dinyatakan tidak ada kendala dalam pelaksanaan dan SOP memang efektif.

BACA JUGA:  Tips Menghindari FRAUD yang Terjadi Diproses Penjualan

Itulah beberapa langkah untuk membuat SOP yang efektif dan sesuai dengan harapan. Bersosialisasi bukan berarti pekerjaan Anda selesai. Anda harus secara berkala mengamati apakah SOP yang Anda buat sudah berjalan dengan baik.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online


You may also like

Tips Jitu Menjalankan Bisnis Usaha Makanan Ringan Serba 2000

Tips Jitu Menjalankan Bisnis Usaha Makanan Ringan Serba 2000

Perhitungan BEP (Break Even Point) Yang Tepat Untuk Pemula

Perhitungan BEP (Break Even Point) Yang Tepat Untuk Pemula
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top