D' Consulting Business Consultant

April 19

0 comments

8 Langkah Membangun Bisnis Startup

Potensinya yang besar membuat bisnis startup semakin populer di kalangan wirausahawan muda. Bahkan tidak sedikit orang yang berani mengambil resiko untuk membangun bisnis ini. Tanpa benar-benar paham bagaimana cara membuat start up yang bisa bertahan lama.

Faktanya, lebih dari 75% startup akan gagal setelah 3-5 tahun beroperasi. Faktor paling umum yang menyebabkan hal tersebut adalah kesalahan dalam merancang model bisnis, kesalahan pemasaran, masalah produk, dan kehabisan dana.

Oleh karena itu, agar startup Anda tidak mengalami hal yang sama, berikut beberapa langkah yang perlu Anda pahami dan lakukan sebelum memulai produksi.

bisnis startup

1. Mengembangkan ide dasar

Hal pertama dalam langkah untuk memulai sebuah startup adalah pengembangan kreativitas.

Perusahaan startup seperti apa yang ingin Anda bangun, keunikan dan potensi kesuksesan seperti apa? Saat mengembangkan ide dasar untuk perusahaan startup, pertimbangkan faktor-faktor berikut. Jangan lupa untuk melakukan riset pasar untuk mengetahui pesaing Anda dan kompetisi yang ada.

bisnis startup

2. Merancang model bisnis

Banyak pengusaha yang percaya bahwa lokasi, produk atau layanan yang mereka buat akan dapat bersaing di pasar. Pada akhirnya, mereka tidak mengalokasikan cukup waktu untuk merancang model bisnis yang sesuai.

Inilah pentingnya desain model bisnis sebelum memulai bisnis. Melalui model bisnis, Anda dapat menggabungkan berbagai observasi tentang target konsumen, kesesuaian produk, dan rencana masa depan.

bisnis startup

3. Merekrut orang yang tepat

Salah satu hal yang di butuhkan untuk membangun sebuah startup adalah bantuan karyawan. Sebelum merekrut, Anda harus terlebih dahulu menentukan posisi apa yang ingin Anda tawarkan. Tentukan juga berapa banyak orang yang Anda butuhkan untuk mengisi posisi tersebut.

Jika perlu, konsultasikan dengan akuntan, pengacara, atau penasihat keuangan agar Anda dapat mempekerjakan orang yang tepat. Mereka akan membantu Anda memahami persyaratan hukum, pajak, kemitraan, asuransi, dan aspek lain berdasarkan struktur bisnis yang Anda rancang.

untung

4. Menyediakan modal yang mencukupi

Pendanaan adalah fondasi dari setiap bisnis. Dana yang di butuhkan untuk setiap bisnis tidak dapat sama satu sama lain. Anda tidak perlu menyediakan modal dalam jumlah besar, tetapi Anda harus memastikan bahwa modal Anda cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar memulai bisnis.

Untuk startup kecil, modal yang di butuhkan biasanya sekitar US $ 10.000 (atau setara dengan Rs 145 juta). Anda bisa mengalokasikannya untuk modal fisik dasar, konstruksi, gaji karyawan, dll sesuai kebutuhan Anda.

lokasi usaha

5. Temukan lokasi untuk bisnismu

Anda membutuhkan lokasi fisik untuk menjalankan bisnis startup Anda. Lokasi sebenarnya dapat di peroleh dengan membeli atau menyewa properti. Namun, menyewa rumah biasanya lebih mahal daripada membeli secara penuh.

Selain itu, salah satu cara untuk membuat digital startup adalah dengan membutuhkan “lokasi” dunia maya berupa website. Situs web ini sangat berguna untuk mengiklankan produk, mempromosikan interaksi dengan konsumen, dan meningkatkan pendapatan. Oleh karena itu, jangan menunggu dan terburu-buru membangun situs web yang bagus.

marketing

6. Menguasai marketing

Setiap pengusaha yang membangun startup harus mampu menguasai pemasaran. Tanpa pemasaran yang tepat, konsumen tidak akan mendengar tentang produk atau layanan berkualitas. Alhasil, penjualan produk tak sesuai target.

Paling tidak, Anda perlu memahami dasar-dasar digital marketing yang mencakup beberapa teknik. Ini termasuk pemasaran konten, pemasaran email, pemasaran media sosial, pemasaran mesin pencari, pemasaran afiliasi, dan pengoptimalan mesin pencari.

hukum usaha

7. Resmikan status perusahaan di mata hukum

Yang tak kalah penting dalam membuat startup adalah melegitimasi posisi perusahaan. Namun sebelumnya, Anda harus mengetahui jenis entitasnya, apakah itu perseorangan, perseroan terbatas, atau persekutuan.

Pasalnya, status entitas penting untuk membantu Anda menangani pajak dan kewajiban perusahaan lainnya dalam sehari. Melalui langkah ini, semoga perusahaan Anda bisa legal dalam pandangan hukum.

konsumen

8. Membangun basis konsumen

Setelah Anda membuat situs web, mempromosikan produk, dan membangun merek untuk bisnis Anda, Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya. Pada tahap ini, Anda perlu membangun basis pelanggan yang kuat untuk menjaga ketahanan bisnis.

Jenis pelanggan yang Anda butuhkan adalah pelanggan yang loyal terhadap produk Anda. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan membangun layanan pelanggan yang memenuhi kebutuhan konsumen. Selama Anda mengutamakan konsumen, basis pelanggan Anda akan lebih kuat.

Setelah melewati langkah-langkah di atas, Anda sekarang dapat mewujudkan keinginan Anda untuk mewujudkan bisnis startup Anda. Sebagai seorang pengusaha, harap selalu persiapkan diri Anda dan tunggu semua kemungkinan yang menguntungkan dan merugikan.

Menjalankan startup memang tidak mudah, namun Anda bisa mengurangi risiko kegagalan dengan mengambil langkah yang tepat. Di masa-masa sulit, silakan terus mengacu pada desain model bisnis untuk menentukan jalan ke depan.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, pajak, peluang


You may also like

5 Strategi Mengelola Toko Online yang Kompetitif

5 Strategi Mengelola Toko Online yang Kompetitif

Konsep Pembukuan / Akuntansi Nirlaba Tanpa Mencari Profit

Konsep Pembukuan / Akuntansi Nirlaba Tanpa Mencari Profit
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Copyright 2019 D'Consulting Business Consultant -

Top