Agustus 27

0 comments

Analisa Fundamental Laporan Keuangan Sebelum Investasi atau Ekspansi

Sudahkah Anda melakukan analisa fundamental terhadap laporan keuangan usaha Anda secara berkala?

Terutama untuk Anda yang ingin mendapatkan investasi dari pihak lain ataupun untuk Anda yang ingin mengembangkan usaha Anda lebih besar lagi?

Misal membuka cabang atau Anda ingin mengembangkan di lini bisnis yang lain? Kalau misalkan jawabannya ternyata belum, maka kali ini kami akan coba ajarkan kepada Anda bagaimana Anda bisa melakukan Analisa Fundamental untuk Laporan Keuangan Anda secara praktis dan sederhana, sehingga akhirnya Anda bisa melakukan investasi dengan maksimal dan tidak takut lagi untuk Anda salah langkah atau salah mengambil keputusan.

Di dalam artikel ini kami akan membahas poin-poin penting untuk Anda, yaitu :

  1. Konsep yang harus Anda pahami dalam laporan keuangan
  2. Bagaimana membuat laporan keuangan dengan versi yang sangat mudah
  3. Bagaimana melakukan analisa terhadap laporan keuangan secara sederhana dan praktis
  4. Langkah yang harus di lakukan setelah mengetahui poin-poin penting di dalam laporan keuangan Anda

Ok mari kita bahas satu persatu!

Konsep yang harus Anda pahami

Pertama-tama yang perlu di ketahui bahwa laporan keuangan ada beberapa macam yang tentunya harus di persiapkan oleh perusahaan Anda. Ada laporan laba rugi, laporan neraca, laporan arus kas dan laporan-laporan lain yang di perlukan. Minimal sebagai pengusaha sebaiknya memiliki 3 laporan tadi ya, yuk kita bahas satu persatu!

Laporan laba rugi

Laporan laba rugi adalah laporan yang mencerminkan laporan hasil kegiatan usaha dari perusahaan Anda, di mana di dalamnya akan ada unsur terkait dengan pendapatan serta biaya yang Ada. Apabila pendapatan yang di dapatkan setiap bulan lebih besar dari pada biaya-biayanya, maka otomatis laporan laba rugi tersebut akan mengalami keuntungan atau dengan kata lain laba/profit.

Agar lebih mudah memahami bagaimana laporan Laba Rugi berikut contohnya : 

laporan keuangan

Laporan neraca

Lalu berikutnya adalah laporan neraca. Laporan neraca adalah laporan yang mencerminkan kondisi kesehatan perusahaan secara general. Di mana di dalam laporan neraca akan mencerminkan 3 faktor penting, yaitu adanya aset / aktiva yang di miliki oleh perusahaan, lalu ada komponen hutang dan yang terakhir adalah komponen ekuitas / harta bersih yang di miliki oleh perusahaan. Untuk memastikan bahwa neraca Anda sehat adalah dengan Anda melakukan perbandingan tiap bulannya dan melihat bahwa komponen daripada ekuitas atau harta bersih Anda selalu bertambah.

Kemudian, kami akan membantu Anda untuk lebih mudah memahami perbedaan laporan L/R dan neraca, di bawah ini adalah salah satu contoh dari laporan neraca, simak baik – baik ya ! 

laporan keuangan

Laporan arus kas

Dan ada satu lagi Laporan Keuangan yang penting untuk dipahami, laporan tersebut adalah Laporan Arus Kas, berikut contoh Laporan Arus Kas : 

laporan keuangan

Laporan yang terakhir yang penting untuk pengusaha adalah laporan arus kas. Sering kali pengusaha menanyakan, “Perusahaan untung, namun uangnya ke mana semua ya?”.

Mungkin ini yang juga terjadi di diri Anda atau di usaha Anda, di mana Anda juga bingung ke mana semua uang yang Anda dapatkan dari keuntungan? Kok tidak ada wujudnya?

Ini yang nantinya bisa di akomodir oleh laporan arus kas! Di mana di dalam laporan arus kas ini menunjukkan ke mana saja aliran uang mengalir di perusahaan Anda. Kadang dari keuntungan bisa di pakai untuk membeli persediaan, kadang juga untuk memberikan piutang usaha kepada customer, ataupun juga untuk membeli aset seperti kendaraan, tanah, bangunan, mesin, dsbnya.

Membuat laporan keuangan dengan versi yang sangat mudah

Membuat laporan keuangan dengan mudah, sekarang ini dapat Anda lakukan dengan Anda menggunakan program akuntansi. Namun sebagai dasar supaya Anda mengetahui langkah-langkahnya, akan kami jelaskan bagaimana cara untuk bisa membuat laporan keuangan dengan mudah.

Membuat laporan keuangan di awalnya selalu di mulai dengan melakukan pencatatan, di mana Anda harus merekap semua transaksi yang ada di dalam perusahaan Anda. Anda merekap terlebih dulu berapa penjualan yang Anda miliki setiap hari, setiap minggu sampai setiap bulan. Lalu dari sana juga Anda merekap semua transaksi pembelian, baik pembelian bahan baku, pembelian alat-alat kantor, pembelian aset, ataupun pembelian-pembelian lain yang terkait dengan usaha Anda.

Setelah mereka penjualan dan pembelian yang ada, Anda juga harus merekap transaksi pengeluaran biaya-biaya yang terjadi di dalam perusahaan. Mulai pengeluaran untuk membayar gaji karyawan, pengeluaran untuk membayar listrik kantor, dsbnya.

Tentunya setiap transaksi yang ada di dalam perusahaan semua juga harus memiliki bukti-bukti pendukungnya. Secara sederhananya Anda harus memiliki nota-nota dari pada proses-proses yang terkait mulai pembelian, penjualan sampai dengan pengeluaran-pengeluaran di dalam usaha Anda.

Tentunya di dalam membuat laporan keuangan pun Anda harus melakukan penjurnalan atau pencatatan transaksi satu persatu. Hingga membuat buku besar, lalu baru di arahkan untuk membuat laporan laba rugi dan sebagainya. Tentunya hal tersebut tidak bisa kami ketikan dalam kata-kata, untuk itu Anda bisa mempelajarinya dalam modul pembelajaran yang kita buat dengan judul “Mahir Accounting dalam waktu 30 hari”. Anda bisa mempelajarinya dari link berikut ini

Oh ya bagi Anda yang mungkin juga ingin menggunakan program, berikut adalah materi pembelajaran atas program Accurate yang pernah kami buat. Apabila mungkin Anda sudah pernah membeli program tersebut, Anda tinggal mempelajari cara menggunakannya dalam link yang kami berikan ini.

Analisa laporan keuangan secara sederhana dan praktis

Tentunya setelah laporan keuangan selesai Anda buat dengan valid. Maka langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah Anda melakukan analisa terhadap laporan keuangan Anda. Sebagai contoh bagaimana kalau Anda melihat persentase profit bersih Anda hanya di bawah 5%?

Bisa jadi di usaha-usaha tertentu ini adalah indikator yang kurang baik. Contoh yang lain apakah Anda memiliki hutang lebih banyak dari pada saldo kas dan bank Anda? Ini juga menjadi indikator yang kurang baik apabila Anda memiliki saldo hutang lebih besar dari pada saldo kas dan bank.

Hal yang harus diperhatikan

Lalu apa saja hal-hal yang perlu di perhatikan di dalam analisa keuangan Anda? secara sederhana saya akan menjabarkannya di dalam poin-poin ini :

  1. Profit atau keuntungan bersih usaha Anda tidak boleh lebih kecil dari pada batas-batas tertentu.
  2. Posisi hutang jangka pendek Anda, seperti hutang usaha dan hutang bank jangka pendek Anda tidak boleh lebih besar dari pada aset lancar Anda (kas, bank, piutang usaha, piutang lain)
  3. Perputaran persediaan Anda tidak boleh terlalu lama. Dengan kata lain apabila persediaan Anda terlalu lama tertimbun di dalam gudang akan menyebabkan tambahan kerugian untuk usaha Anda
  4. Perputaran piutang usaha juga tidak boleh terlalu lama! Atau dengan bahasa yang sederhana, Anda jangan memberikan termin piutang terlalu panjang kepada customer Anda.
  5. Dan tentunya banyak aspek lain yang perlu Anda perhatikan. Untuk itu kami sudah membuatkan Anda video mengenai poin-poin penting yang harus di lakukan untuk melakukan analisa keuangan. Silahkan pelajari di link berikut.

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah memahami hal-hal yang baik maupun kurang baik di dalam laporan keuangan Anda tentunya dengan melakukan perbaikan-perbaikan yang di butuhkan. Anda harus menganalisa ulang, apakah Standar Operasional prosedur (SOP) di dalam usaha Anda sudah di jalankan dengan efektif atau tidak?

Kemudian Anda juga perlu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap strategi operasional dan menganalisa kinerja dari masing-masing departemen. Siapa tahu ada team Anda yang kurang produktif dan perlu di tingkatkan lagi kinerjanya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda dan terus semangat untuk melakukan pengembangan usaha Anda ya !


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

5 Keutamaan Menerapkan Siklus Akuntansi Pada Bisnis Anda

5 Keutamaan Menerapkan Siklus Akuntansi Pada Bisnis Anda

5 Cara Mengelola Keuangan Untuk Meningkatkan Profit Perusahaan Anda

5 Cara Mengelola Keuangan Untuk Meningkatkan Profit Perusahaan Anda
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube