DConsulting – 3 Langkah Mudah Melakukan Analisis Keuangan Perusahaan – Analisis keuangan bagi sebagian orang bukanlah hal yang mudah. Seringkali setelah membaca laporan keuangan muncul kebingungan atas data yang di sajikan. Jika sudah mengerti hal-hal apa saja yang perlu di perhatikan, analisis laporan keuangan kemudian bukanlah hal yang memusingkan. Simak 3 langkah melakukan analisa keuangan perusahaan dengan mudah di bawah ini yuk!

Apa itu analisis keuangan?
Analisis keuangan merupakan upaya yang di lakukan untuk kemudian mengevaluasi kelangsungan bisnis, stabilitas hingga profitabilitas perusahaan. Ini di lakukan dengan menggunakan informasi yang didapatkan dari laporan keuangan. Hasil laporan yang di buat oleh analisis keuangan ini kemudian bisa berupa data kuantitatif maupun kualitatif. Selanjutnya hasil laporan tersebut kemudian akan di serahkan kepada pimpinan perusahaan yang nantinya digunakan untuk mengambil keputusan.
Pahami latar belakang dan bisnis proses perusahaan
Memahami latar belakang perusahaan merupakan langkah pertama dalam analisis keuangan. Latar belakang perusahaan meliputi waktu di dirikan, lokasi bisnis, dan kemudian terutama bidang usaha. Memahami latar belakang memberi gambaran seperti apa perusahaan dan aktivitas operasional seperti apa yang di lakukan dalam perusahaan.
Setelah memahami latar belakang perusahaan, kemudian adalah memahami bisnis proses perusahaan. Bisnis proses perusahaan adalah rangkaian aktivitas yang di lakukan perusahaan untuk kemudian mencapai tujuan. Sederhananya, bisnis proses merupakan alur aktivitas di mulai dari pembelian barang (bahan baku) hingga penjualan barang (barang jadi). Bisnis proses bukan hanya proses perpindahan barang, namun kemudian lebih kompleks hingga meliputi alur uang dan dokumen serta kebijakan yang terkait.
Bisnis proses perusahaan seharusnya merupakan konsep yang statis dan bisa di ubah mengikuti kebijakan jika dirasa perlu. Oleh karena itu, perusahaan yang bisnis prosesnya sering tidak sama atau berubah-ubah kemudian dapat di katakan kurang baik. Kejelasan bisnis proses perusahaan merupakan poin penting untuk kemudian menilai baik tidaknya perusahaan dalam mengelola opersionalnya.
Pahami fungsi setiap jenis laporan keuangan perusahaan
Sesuai dengan pengertian di atas, bahwa kemudian analisis keuangan menggunakan laporan keuangan sebagai bahan dan sumber analisis. Laporan keuangan memiliki beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda -beda. Oleh karena itu, memahami fungsi setiap jenis laporan sebelum mulai melakukan analisis merupakan hal yang penting.
- Laporan laba rugi (income statement): Menunjukkan pendapatan, biaya, dan laba atau rugi dari suatu perusahaan dalam periode tertentu.
- Laporan neraca (balance sheet): Menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu titik waktu tertentu.
- Laporan arus kas (cash flow statement): Menunjukkan arus kas masuk dan keluar dari suatu perusahaan dalam periode tertentu.
- Laporan perubahan modal (statement of changes in equity): Menunjukkan perubahan modal suatu perusahaan dalam periode tertentu.
Selanjutnya carilah referensi bentuk laporan keuangan untuk setiap jenisnya.
Analisis keuangan
Setelah memahami latar belakang, bisnis proses, dan fungsi setiap jenis laporan keuangan, maka kemudian selanjutnya adalah analisis keuangan. Terdapat 4 metode yang memiliki fungsi yang berbeda-beda di antaranya:
- Analisis horizontal
Melakukan perbandingan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat sehingga akan terlihat perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.
- Analisis vertical
Melakukan perbandingan laporan keuangan untuk satu periode tertentu sehingga akan terlihat proporsi masing-masing akun dalam laporan keuangan.
- Analisis rasio
Menggunakan rasio-rasio tertentu untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan.
- Analisis common size
Menunjukkan proporsi masing-masing akun dalam laporan keuangan sebagai persentase dari total akun dalam laporan keuangan.
Pilihlah metode yang paling sesuai dengan tujuan anda melakukan analisis keuangan. Sekarang anda sudah mengetahui 3 langkah melakukan analisis keuangan perusahaan dengan mudah.
Kesimpulan
Proses analisis keuangan perusahaan tidak harus rumit atau hanya diperuntukkan bagi ahli akuntansi. Seperti yang dijelaskan dalam artikel “3 Langkah Mudah Melakukan Analisis Keuangan Perusahaan”, setiap pelaku usaha dapat memulai dengan: (1) memahami latar belakang perusahaan dan konteks operasionalnya, (2) mengumpulkan serta meninjau laporan keuangan utama (neraca, laba rugi, dan arus kas), dan (3) menghitung serta menafsirkan rasio keuangan kunci seperti likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas.
Langkah-langkah ini memberikan gambaran objektif tentang kesehatan finansial bisnis, membantu pengambilan keputusan strategis, serta mendeteksi potensi masalah sejak dini. Namun, dalam praktiknya, interpretasi data keuangan sering kali memerlukan wawasan yang lebih mendalam—terutama saat menghadapi kondisi pasar yang dinamis atau struktur bisnis yang kompleks. Di sinilah peran seorang konsultan keuangan menjadi sangat berharga: bukan hanya sebagai pihak yang menganalisis angka, tetapi juga sebagai mitra yang mampu menerjemahkan data menjadi rekomendasi aksi yang realistis dan berdampak nyata bagi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.