September 24

0 comments

Negosiasi Utang ke Bank atau Supplier dalam Strategi Keuangan

Dimasa pandemic yang notabene sulit membuat hampir seluruh aspek bisnis di Indonesia mengalami kesulitan, hal ini ditandai dengan sebagian besar perusahaan yang mengalami penurunan omset. Penurunan omset tersebut bisa dikatakan signifikan, yakni berada pada kisaran 30% – 70% bahkan ada juga yang mengalami penurunan hampir diangka 100%. Sebagai pelaku usaha tentunya hal ini cukup memusingkan karena biaya yang terus ada. Belum lagi adanya kondisi lain seperti perusahaan masih memiliki tanggungan berupa cicilan bank. Untuk menghadapi kewajiban pembayaran hutang entah ke bank ataupun ke supplier, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk negosiasi utang:

  1. Jangan lari, ya !

Menghadapi kenyataan bahwa ada tanggungan berupa hutang, jangan sampai memilih opsi untuk menghindarinya karena hal ini akan memberikan citra yang kurang baik bagi perusahaan Anda. Langkah selanjutnya adalah, jelaskan kondisi yang sebenar – benarnya terjadi.

2. Menjelaskan Kondisi secara Real

Memberikan pengertian kepada pihak pemberi hutang atas realita kondisi perusahaan sesungguhnya adalah salah satu solusi yang benar. Melalui penjelasan secara baik – baik bisa memberikan kemungkinan diberikan keringanan pada tanggungan hutang perusahaan Anda. Opsi yang mungkin bisa diambil disini adalah dengan rekalkulasi hutang dapat dilakukan ke bank. Opsi berikutnya adalah dengan meminta ke pihak bank agar memberikan keringanan pembayaran dengan pembayaran pokok bunganya saja. Tentunya opsi – opsi diatas masih mencerminkan rasa tanggung jawab dan itikad baik dari perusahaan.

Apabila berhutang pada pihak supplier, perusahaan juga bisa melakukan penawaran dengan cara yang sama yakni mengkomunikasikan kondisi perusahaan secara apa adanya, tetapi apabila pihak supplier masih belum bisa menerima maka ada beberapa hal yang bisa menjadi pilihan :

3. Retur barang

Coba kembalikan terlebih dahulu barangnya dan sisanya dibayar pelan-pelan.

4. Perpanjanng termin

Minta perpanjangan termin pembayaran dengan menegosiasikan waktu perpanjangannya. Pilih-pilih supplier mana yang kiranya bisa negosiasi dan mana supplier yang tidak. Hal ini untuk melihat kondisi supplier yang berbeda ada yang memiliki cash yang lebih ada pula supplier yang kondisinya juga sedang masa sulit dan harus didahulukan.

5. Bayar secara dicicil

Mencoba mengkomunikasikan untuk melakukan pembayarannya dengan cara mencicil misalnya bisa dengan perbulan, atau per 2  minggu sekali, atau sesuai kesepakatan dan semampu perusahaan dengan berkomitmen bahwa hutang harus dibayar dan membuktikan kepada supplier bahwa berkomitmen untuk membayarnya. Berkaca dari beberapa masalah diatas maka sebagai pelaku usaha atau pebisnis harus memiliki kredibilitas yang baik, karena dimasa seperti ini kredibilitas seseorang menentukan bertahan setiap masing – masing individu.

Sekian penjelasan terkait cara negosiasi utang ke bank atau supplier. Harapannya dengan melakukan hal-hal tersebut, pihak bank atau supplier lebih memahami kondisi finansial usaha Anda dan memberikan keringanan. Namun Anda tetap harus bertanggung jawab untuk membayar ya! Jika masih bingung dengan penjelasan di atas atau ingin tahu lebih detail pembahasan terkait ini. Kami buatkan sebuah video yang membahas tentang negosiasi utang. Simak video berikut di bawah ini.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Langkah Mudah Melakukan Audit di Perusahaan Anda

5 Langkah Mudah Melakukan Audit di Perusahaan Anda

Istilah Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui di Dunia Bisnis

Istilah Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui di Dunia Bisnis
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top