Agustus 26

0 comments

Mengenal Pengertian dan Tujuan Audit Dalam Laporan Keuangan

Ada yang belum tahu apa itu audit dan apa tujuan audit dan apa saja tahapan audit atas laporan keuangan? Audit merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada stakeholders.

Audit ini juga dilakukan oleh akuntan publik sebagai pihak independen. Sebelum kita mendalami apa itu audit dan apa tujuan serta tahapan audit atas laporan keuangan, mari kita pelajari dulu apa itu audit.

tujuan audit

Pengertian Audit

Menurut The American Accounting Association’s Committee on Basic Auditing Concepts (Auditing: Theory And Practice, Edisi 9, 2001:1-2), auditing adalah proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan tentang kegiatan dan peristiwa ekonomi dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditentukan dan menyampaikan hasilnya kepada pengguna yang berkepentingan.

William F. Meisser, Jr. (Auditing and Assurance Service, A Systematic Approach, 2003:8), auditing adalah proses sistematis dengan tujuan mengevaluasi bukti mengenai tindakan dan peristiwa ekonomi untuk memastikan tingkat kesesuaian antara penugasan dan kriteria yang telah ditetapkan, hasil penugasan. dikomunikasikan kepada pengguna yang tertarik.

Tujuan Audit Laporan Keuangan

Tujuan pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut adalah untuk memperoleh nilai wajar atau kelayakan penyajian laporan keuangan yang telah tersusun oleh suatu perusahaan. Dalam kewajaran dan kelayakan juga terkandung dalam prinsip-prinsip akuntansi yang dapat tercermin dalam opini audit. Laporan keuangan yang telah melalui porses audit ini memiliki 4 pendapat yang berbeda, antara lain:

A. Wajar tanpa kecuali, adalah laporan keuangan yang tersusun berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.

B. Wajar dengan pengecualian, adalah laporan keuangan yang telah ada tetapi masih harus banyak realisasinya agar tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan.

BACA JUGA:  3 Strategi untuk Memiliki Laporan Keuangan yang Valid

C. Tidak wajar, laporan keuangan yang penyusunannya tidak sesuai dengan standar akuntansi pada umumnya.

D. Tidak memberikan pendapatan, laporan keuangan yang tertampil mengandung kesalahan material dan terdapat keterbatasan audit sehingga auditor tidak dapat menemukan bukti yang cukup untuk mengidentifikasi suatu kesalahan.

Tahapan Tujuan Audit Laporan Keuangan

Seperti yang telah terjabarkan bahwa untuk pengertian dan tujuan audit atas laporan keuangan, dalam audit ini juga terdapat beberapa tahapan yang harus anda ketahui agar tidak salah dalam mengartikan audit itu sendiri.

A. Penerimaan Perikatan Audit

Pada tahap ini merupakan kesepakatan antara dua pihak yaitu auditor dan perusahaan yang terwakili oleh manajemen. Tahap pertama dalam mengaudit laporan keuangan adalah membuat keputusan antara penolakan atau penerimaan. Dalam hal ini auditor tidak langsung memutuskan apakah hal tersebut terus berlajut atau tidak karena banyak pertimbangan yang menjadi fokus terlebih dahulu agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

B. Perencanaan Proses Audit

Pada tahap ini, auditor harus terlebih dahulu memahami bisnis dan industri yang kepemilikannya bersumber dari klien, melakukan prosedur analitis, menentukan materialitas, menentukan risiko audit dan risiko bawaan, memahami struktur pengendalian internal dan menentukan risiko pengendalian, mengembangkan rencana audit dan program audit. Hal ini ada agar pelaksanaan perencanaan audit atas laporan keuangan dapat berjalan dengan benar dan tepat

C. Pelaksanaan Pengujian Audit

Setelah melakukan perancangan, tahap selanjutnya adalah pelaksanaan pengujian audit. Pada tahap ini auditor akan melakukan pengujian analitis, pengujian pengendalian dan pengujian substantif. Pengujian ini memiliki tujuan untuk mempelajari data klien untuk dibandingkan dengan data dan informasi lainnya. Pengujian ini sangat penting karena dalam pengujian ini menentukan apakah audit laporan keuangan layak untuk ada atau tidak.

BACA JUGA:  5 Hal Terkait Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

D. Pelaporan Audit

Tahap terakhir adalah hasil akhir dari pekerjaan audit yang telah ada. Bentuk laporan ini merupakan bentuk komunikasi antara auditor dengan pihak lain. Pemberlakuan audit tidak boleh dengan sembarangan karena menyangkut keuangan bisnis atau perusahaan yang sedang Anda kembangkan. Laporan audit berisi tentang jenis atau jasa yang ada, objek yang audit, ruang lingkup audit, tujuan audit, hasil audit dan rekomendasi yang muncul jika ada kekurangan, dan informasi lainnya.

Penyusunan laporan audit merupakan tanggung jawab audit yang besar sehingga untuk memutuskan dan membuat laporan ini harus hati-hati. Jika tidak, nama kantor akuntan publik biasanya akan tercemar dan akan ada sanksi dari pihak yang berwenang.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top