Juli 23

0 comments

Membuat Alur Pengadaan Bahan Baku Produksi Perusahaan Manufaktur

Prosedur pengadaan bahan baku pada perusahaan manufaktur merupakan hal yang paling penting dalam sebuah proses bisnis. Proses menjalankan suatu usaha khususnya suatu industri yang bergerak dalam kegiatan manufaktur membutuhkan bahan baku agar kegiatan produksi dapat berjalan sehingga mampu menciptakan suatu produk yang siap untuk dijual.

Sistem Yang Membentuk Tata Cara Pembelian Bahan Baku Pada Perusahaan Manufaktur adalah sebagai berikut.

1. Prosedur Permintaan Pembelian Bahan Baku

Hal pertama, dalam tata cara permintaan pembelian bahan baku, bagian gudang akan mengajukan permintaan pembelian kepada bagian pembelian berupa surat permintaan bahan baku kepada bagian pembelian.

2. Prosedur Pemilihan Pemasok dan Penetapan Harga

Dalam hal ini bagian Purchasing akan segera mengirimkan surat penawaran kepada supplier untuk mendapatkan informasi harga, kualitas barang dan syarat yang harus di penuhi. Maka, proses ini dapat di gunakan oleh beberapa supplier untuk mengetahui harga termurah dengan kualitas terbaik.

3. Prosedur Pemesanan Pembelian

Selanjutnya pada tahap ini bagian pembelian mengirimkan surat pesanan mengenai barang dan jumlah barang yang akan di pesan kepada pemasok yang telah di pilih dan telah menjalin kerjasama.

4. Prosedur Penerimaan Barang

Dalam prosedur ini, bagian penerimaan barang memeriksa jenis, jumlah dan kualitas barang yang masuk.

5. Prosedur Pencatatan Hutang

Selanjutnya dalam prosedur ini, bagian akuntansi akan memeriksa dokumen yang berkaitan dengan pembelian dan merekapitulasi hutang atau sumber arsip sebagai hutang.

6. Prosedur Pembayaran

Terakhir, dalam prosedur pembayaran, bagian keuangan bertugas membuat perintah pembayaran atau membayar utang pembelian.

pengadaan bahan baku

Dokumen Prosedur Pengadaan Bahan Baku

Menurut Mulyadi, dokumen yang di gunakan dalam sistem informasi akuntansi pembelian bahan baku adalah sebagai berikut:

  1. Surat Permintaan Pembelian (SPP).
  2. Surat Permintaan Penawaran (SPPH).
  3. Pesanan Pembelian (SOP).
  4. Laporan Penerimaan Barang (LPB).
  5. Surat Perintah Perubahan (SPO).
  6. Bukti Pembayaran Tunai (BKK).

Pengendalian Internal Prosedur Pembelian

Sistem pengendalian yang di gunakan dalam prosedur pembelian bahan baku adalah sebagai berikut:

  1. Adanya pemisahan wewenang dan fungsi dari masing-masing divisi sehingga pekerjaan yang di lakukan sesuai dengan ranah divisi, seperti: Divisi Gudang, Divisi Pembelian, Divisi Pendapatan, Divisi Akuntansi, Divisi Keuangan.
  2. Adanya sistem otorisasi dan prosedur pencatatan data terkait pembelian bahan baku. Sistem otorisasi yang di terapkan adalah sebagai berikut:
  • Surat permintaan pembelian bahan baku yang di tandatangani oleh pejabat tertinggi dari divisi gudang.
  • Setiap pemilihan pemasok harus disetujui oleh manajer divisi pembelian dan direktur utama.
  • Setiap pembelian bahan baku harus mendapat persetujuan dari manajer pembelian dan manajer keuangan.
  • Laporan penerimaan barang harus di tandatangani oleh bagian penerimaan dan juga bagian gudang.
  • Setiap pencatatan yang di buat oleh pihak akuntansi harus berdasarkan dokumen yang telah di sahkan oleh manajer akuntansi.
  • Sebelum melakukan pembayaran, harus ada izin terlebih dahulu dari direktur utama, manajer keuangan, dan manajer akuntansi.
  1. Otorisasi tambahan untuk kontrol
  • Setiap dokumen harus memiliki kode dan nomor seri untuk memudahkan pencatatan dan pengarsipan.
  • Pengarsipan dokumen yang masuk atau keluar dari setiap divisi. Tujuan pengarsipan adalah untuk memudahkan saat di cari.
  • Setiap dokumen yang akan di berikan harus memiliki tanda otorisasi dari pihak yang bertanggung jawab.
  • Penyimpanan arsip dilakukan per divisi dengan masa kerja minimal 5 tahun.

Prosedur di atas adalah dasar untuk melakukan pembelian bahan baku paling umum. Bisa jadi bertambah jika perusahaan manufaktur lebih kompleks dalam prosesnya.

Selanjutnya bagaimana tips dalam melakukan atau menerapkan prosedur ini pada perusahaan Anda? Simak video berikut ini untuk lebih jelas mengenai prosedur pengadaan bahan baku.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Cara Mengelola Keuangan Untuk Meningkatkan Profit Perusahaan Anda

5 Cara Mengelola Keuangan Untuk Meningkatkan Profit Perusahaan Anda

5 Langkah Efektif Membuat Standar Operasional Prosedur (SOP)

5 Langkah Efektif Membuat Standar Operasional Prosedur (SOP)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube