Januari 19

0 comments

Manfaat Manajemen Strategi Yang Wajib Anda Ketahui

Ketika Anda sedang menjalankan sebuah bisnis, tentunya Anda butuh manajemen strategi karena ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Nah, keuntungan tersebut bisa Anda dapatkan lebih cepat dengan menerapkan manajemen strategi dalam jangka panjang.

Namun, apa itu manajemen strategis, hal-hal apa saja yang harus di lakukan dalam membuat manajemen strategis? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang manajemen strategis di bawah ini sampai akhir.

manajemen strategi

Apa itu Manajemen Strategi?

Pada dasarnya manajemen strategis adalah proses pengambilan keputusan, pelaksanaan tindakan dan evaluasi atas apa yang telah di lakukan dengan baik guna mencapai tujuan jangka panjang perusahaan.

Proses ini di lakukan secara terus menerus dengan mengevaluasi dan juga mengontrol bisnis internal, melakukan analisis pesaing, dan menetapkan strategi untuk dapat bersaing dengan baik.

Setelah itu di lanjutkan dengan evaluasi ulang strategi secara lebih berkala agar dapat di tentukan tindakan yang akan di ambil nantinya dan memantau perkembangannya atau di ganti dengan menggunakan strategi lain.

Strategi ini harus dapat di terapkan oleh semua pihak dalam perusahaan agar dapat menghadapi persaingan dan menunjukkan keunggulan perusahaan.

Konsep perspektif nantinya akan di gunakan ketika masalah belum muncul atau sebagai rencana yang harus di kembangkan. Sedangkan konsep deskriptif akan di terapkan untuk memecahkan masalah yang harus di selesaikan oleh perusahaan.

Ketika sebuah perusahaan telah mengetahui dan memahami visinya, maka sumber daya yang tepat dapat di tempatkan pada departemen yang tepat sehingga dapat mencapai tujuan dari rencana perusahaan. Adanya keputusan dan komitmen terhadap perencanaan strategis mampu memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan pasar dalam jangka panjang.

Tentu saja ini akan memberikan keuntungan finansial. Di samping itu, Perusahaan yang secara terus menerus menilai kinerja dengan menggunakan cetak biru perusahaan akan mendapat respon dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kekuatan pasar.

Selain itu, manajemen strategis akan membantu perusahaan untuk lebih proaktif dan tidak reaktif dalam menentukan perkembangan perusahaan di masa depan.

BACA JUGA:  Tips Membuat Contoh Jurnal Umum Perusahaan Dagang

Apa Kegunaan Manajemn Strategi?

Bagi perusahaan, banyak manfaat yang dapat di rasakan apabila menerapkan manajemen strategis dengan baik, yaitu:

1. Memberikan keunggulan yang tinggi di bandingkan kompetitor karena sifatnya yang proaktif, sehingga mampu merespon dan menyadari perubahan pasar dengan cepat.

2. Menjaga agar tujuan perusahaan dapat di capai dengan proses yang jelas dan dinamis dalam merancang strategi dan menerapkannya

3. Faktanya, membantu kinerja perusahaan yang mengarah pada pengembangan berkelanjutan.

4. Menciptakan tim yang kohesif dengan menerapkan komunikasi dan implementasi strategi secara bersama-sama menuju tujuan perusahaan.

5. Menerapkan strategi yang dapat membantu manajemen perusahaan untuk lebih mengetahui tren dan tantangan industri, sehingga di masa mendatang dapat lebih siap untuk menjawab tantangan di masa depan.

Manfaat Manajemen Strategi

Manfaat utama penerapan manajemen strategis adalah dapat membantu perusahaan dalam membuat strategi yang lebih baik dengan pendekatan yang lebih logis, rasional dan sistematis untuk setiap opsi yang akan di temukan.

Bahkan perusahaan yang menggunakan sistem manajemen dan perencanaan yang baik menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan dalam hal profitabilitas, produktivitas, dan penjualan.

Selain itu, manfaat lain dari penerapan manajemen strategis adalah sebagai berikut:

1. Memberikan pandangan objektif tentang masalah manajemen perusahaan
2. Menekan dampak perubahan yang bisa membawa kerugian bagi perusahaan.
3. Membantu memilih keputusan besar yang mampu mendukung tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
4. Desain kerangka kerja untuk komunikasi internal untuk setiap individu.
5. Berikan pendekatan yang lebih kooperatif, terintegrasi dan antusias untuk mengatasi masalah dan peluang lain.

4 Langkah Melakukan Manajemen Strategi yang Efektif

Tentu saja, perusahaan memiliki tujuannya sendiri, bahkan dengan manajemen strategisnya. Berbagai langkah yang dapat Anda lakukan untuk menciptakan manajemen strategis yang efektif adalah sebagai berikut:

1. Menetapkan Visi dan Misi

Tahap awal yang di perlukan dalam membuat manajemen strategis adalah menjelaskan tujuan perusahaan dan juga menggunakannya sebagai tolok ukur kinerja dan perkembangan perusahaan. Visi perusahaan harus spesifik, dapat di tindaklanjuti dan terukur.

BACA JUGA:  Cara Membuat Prosedur Quality Control di Bisnis Manufaktur

Belum lagi membuat visi yang detail, perusahaan dapat menggambarkan fokus bisnis yang dapat berupa keuntungan perusahaan dan bagaimana memimpin pasar industri. Menentukan tujuan yang efektif dan melibatkan setiap karyawan dalam tujuan perusahaan yang dapat meningkatkan kinerja dan motivasi setiap karyawan.

2. Merumuskan Strategi

Langkah selanjutnya dalam membuat manajemen strategis adalah merumuskan strategi dan menganalisis SWOT. Analisis strategi harus fokus pada kekuatan dan kelemahan perusahaan, peluang yang dapat memberikan keuntungan, dan ancaman yang mungkin terjadi pada perusahaan.

Di samping itu, melakukan analisis ini, perusahaan dapat menentukan tindakan yang lebih tepat untuk bersaing di pasar.

Berbagai hal yang harus di perbaiki serta memantau keunggulan pesaing nantinya akan membantu perusahaan untuk dapat mengembangkan berbagai ide guna mengalahkan pesaing dan merespon kondisi pasar yang bergerak dinamis.

Pada tahap ini, Anda harus mengidentifikasi eksternalitas perusahaan yang meliputi kondisi sosial budaya masyarakat, kondisi ekonomi, politik dan pemerintahan, serta teknologi dan tingkat persaingan.

Semesntara itu, perubahan kehidupan sosial dan budaya akan berdampak pada terbentuknya trend sosial dan budaya baru yang hadir di masyarakat. Hal ini meliputi cara hidup, bekerja, memproduksi dan mengkonsumsi barang dan jasa, sehingga akan berdampak pada kebutuhan konsumen dan strategi penerapannya.

Jadi, pemerintah sebagai regulator, deregulasi, pemberi subsidi dan pencipta lapangan kerja berdampak serius terhadap perusahaan, termasuk perubahan undang-undang dan tarif pajak nominal.

Selain itu, teknologi yang semakin canggih dan berkembang pesat akan berdampak pada perusahaan, baik itu mengurangi atau menambah biaya lain yang harus di keluarkan oleh perusahaan.

Selain harus mengidentifikasi faktor eksternal, sebagai pebisnis Anda juga harus mengidentifikasi faktor internal perusahaan. Contohnya termasuk pemasaran, keuangan, manajemen, penelitian dan pengembangan, operasi, dan sistem informasi manajemen.

3. Menerapkan Strategi

Strategi yang telah dibuat harus di laksanakan dengan baik untuk menjamin perkembangan, kesinambungan dan perluasan perusahaan.

BACA JUGA:  5 Masalah Utama Dalam Inventory Management Dan Cara Mengatasinya

Sementara itu, beberapa cara yang dapat di lakukan untuk menerapkan strategi tersebut adalah mengembangkan struktur dan sistem, mengalokasikan sumber daya, mengawasi manajemen perubahan, menerapkan strategi manajemen risiko, mengembangkan proses pengambilan keputusan, mengembangkan manajemen proyek, memperkuat kemampuan bersaing, mengkomunikasikan strategi, dan mengelola SDM dengan baik.

4. Evaluasi Strategi

Tahap akhir dalam melakukan manajemen strategis adalah menganalisis dan menilai kinerja strategi perusahaan sehingga nantinya dapat di putuskan apakah akan tetap menggunakan strategi yang ada atau membuat strategi baru. Di samping itu, tindakan yang tepat akan membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di pasar.

Namun, evaluasi ini harus di lakukan secara berkala. Tahapan ini menjadi proses berkelanjutan bagi perusahaan untuk dapat meninjau metrik kinerja kinerja dan juga menerapkan intervensi bila di perlukan nanti.

Evaluasi rencana strategis ini akan memberikan gambaran kepada perusahaan mengenai potensi kegagalan dan juga rencana yang akan di tentukan kemudian.

Keterampilan Manajemen Strategi

Manajemen strategis membutuhkan keterampilan kepemimpinan yang mampu membuat keputusan besar, mengatasi hambatan atau masalah yang ada, dan memanfaatkan peluang secara maksimal.

Eksekutif perusahaan tidak hanya membutuhkan kemampuan analitis yang tajam, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk aktif dengan pemangku kepentingan.

Faktanya, letrampilan lain yang di butuhkan adalah memotivasi setiap karyawan untuk dapat mengimplementasikan strategi yang telah di buat. Seperti halnya mengembangkan keterampilan dalam manajemen strategis, para eksekutif perusahaan akan mampu menciptakan nilai yang tinggi bagi perusahaan.

Sementara itu penjelasan lengkap kami mengenai pengertian, manfaat, tahapan, dan contoh manajemen strategis yang mungkin bisa Anda terapkan pada perusahaan Anda.

Kemudian, dalam menjalankan manajemen strategis, faktor internal yang ada di dalamnya seperti audit keuangan dan akuntansi merupakan hal yang harus di perhatikan dengan seksama oleh manajemen perusahaan.

Di samping itu, dengan memiliki sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang baik, akan memudahkan Anda dalam mengevaluasi, menentukan strategi dan membuat rencana keuangan jangka panjang.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top