April 15

0 comments

Apa Yang Dimaksud Dengan Audit, Auditor, Auditee

Audit, Auditor, Auditee – Seperti kita ketahui bersama, kepemilikan data merupakan aspek penting dalam menjalankan bisnis atau perusahaan. Mulailah dengan data penjualan, inventaris produk yang dimiliki, dan kebutuhan finansial para pelaku bisnis atau pemilik perusahaan agar lebih mudah untuk mengevaluasi. Dengan cara ini, perusahaan atau perusahaan dapat beroperasi lebih efisien dan tumbuh lebih cepat.

Namun jika tingkat akurasinya rendah, maka memiliki data yang banyak menjadi tidak berguna. Faktanya, informasi yang salah dalam data dapat menyebabkan keputusan yang salah. Kesalahan dalam pengambilan keputusan ini dapat berdampak pada bisnis yang belum berkembang atau bahkan menyebabkan kerugian skala besar.

Oleh karena itu, untuk menghindari kemungkinan kesalahan informasi data, biasanya perusahaan melakukan pekerjaan yang di sebut audit. Singkatnya, audit mengacu pada aktivitas mengaudit informasi atau data tertentu dalam sebuah laporan agar akurat.

Walaupun terkesan sepele, proses ini memegang peranan yang sangat penting dalam kinerja suatu perusahaan. Setiap pedagang atau pemilik perusahaan harus melakukan audit untuk membuat keputusan yang tepat berdasarkan data yang di kumpulkan. Oleh karena itu, kita perlu memahami apa yang di maksud dengan audit, dan perbedaan dengan auditor dan auditee seperti apa.

Audit, Auditor, dan Auditee

Audit adalah pekerjaan mengumpulkan dan memeriksa bukti terkait informasi untuk menentukan apakah informasi yang di peroleh dan di laporkan sesuai dengan standar yang di tentukan.

Kegiatan ini harus di lakukan oleh personel yang kompeten dan independen. pada umumnya bagi menjadi tiga kategori, yaitu audit operasional, audit kepatuhan dan audit laporan keuangan.

1.Audit operasional

Dalam jenis audit ini, fokus audit adalah memeriksa efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan. Bukti yang di kumpulkan tentang operasi perusahaan akan di bandingkan dengan standar atau kebijakan perusahaan. Hasil audit di sampaikan kepada perusahaan dalam bentuk rekomendasi.

2. Audit kepatuhan

Audit kepatuhan bertujuan untuk menentukan tingkat kepatuhan auditee terhadap aturan, prosedur, atau regulasi yang telah di tetapkan. Hasil kajian kepatuhan ini akan di laporkan kepada manajemen sebagai entitas utama terkait kepatuhan perusahaan terhadap prosedur dan peraturan

3. Audit laporan keuangan

Fokus pekerjaan auditor adalah untuk menentukan kewajaran dan konsistensi antara laporan keuangan dan standar akuntansi yang berlaku seperti PSAK, IFRS dan GAAP. Tingkat kewajaran laporan keuangan di tentukan berdasarkan bukti yang di kumpulkan oleh auditor. Hasil audit atas tingkat kewajaran laporan keuangan di masukkan ke dalam laporan audit yang memuat opini auditor.

Auditor adalah orang yang bertanggung jawab untuk melaksanakan audit, dan yang di sebut auditee adalah orang yang di audit atau pihak yang di audit oleh auditor. Setelah proses audit yang di lakukan oleh auditor selesai, semua temuan tersebut harus di laporkan kepada auditee. Tujuan pelaporan hasil audit adalah agar auditee mengetahui perbedaan yang terjadi sehingga auditee dapat segera melakukan koreksi.

Penjelasan di atas adalah gambaran singkat mengenai audit, auditor, dan auditee. Selanjutnya lebih jelasnya kami rangkum dalam video berikut ini. Simak videonya hingga akhir.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

Tips Mengubah Bisnis Apapun Agar Bisa Punya Untung Besar

Sebuah Perusahaan Rugi Puluhan Milyar Sebab Tak Terapkan Strategi Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube