September 1

0 comments

5 Strategi Meningkatkan Profit Dengan Analisa Laporan Laba Rugi Usaha

Sadarkah Anda bahwa meningkatkan profit bisa melalui analisa Laporan Laba Rugi loh. Banyak perusahaan yang belum bisa menerapkannya, namun kali ini kami akan memberikan Anda rahasia terkait menganalisa laporan laba rugi guna meningkatkan profit usaha.

Kejadian yang sering terjadi di klien kami yang memiliki laporan keuangan hanya sekedar untuk memberikan gambaran keuangan secara global, namun belum dilakukan analisa. Bahkan ada beberapa klien yang kita temui tidak memiliki laporan keuangan!

Hal ini sangat berbahaya, karena dari Laporan Laba Rugi, Laporan Neraca dan Laporan Arus Kas, Anda sebagai pimpinan bisa melakukan analisa dan menetapkan langkah-langkah pengembangan bisnis secara profesional.

Nah bagaimana sih caranya melakukan analisa laporan keuangan? Berikut beberapa poin strategi yang akan kita bahas diartikel ini:

  1. Menentukan harga jual barang yang tepat
  2. Meminimalisir biaya produksi (overhead Cost)
  3. Membedakan mana fix cost dan variabel cost
  4. Meminimalisir biaya fix cost dan variabel cost
  5. Pengembangan bisnis setelah melakukan analisa laporan laba rugi
laporan laba rugi

STRATEGI MENENTUKAN HARGA JUAL BARANG YANG TEPAT AGAR OMSET STABIL

Bagaimana cara perusahaan menentukan harga jual? Langkah pertama, kita harus tahu harga beli terlebih dahulu. Karena dasar dari penentuan harga jual adalah dari harga beli beli per masing-masing barang.

Harga beli barang ini pun harus ditentukan harga pokoknya, yang mana Anda harus tambahkan segala bentuk biaya yang terkait dengan pembelian. Setelah itu harga beli tadi ditambahkan dengan keuntungan (margin) yang diinginkan. Selanjutnya analisa pasar apakah dengan meningkatkan margin pasar bisa menerima.

Misal perusahaan A memiliki barang dengan HPP 1jt, dijual sebesar 1,5jt maka profit yang didapat perusahaan sebesar 50%, namun perusahaan juga harus mempertimbangkan pasar. Dengan cara melihat kompetitor menjual dengan harga berapa? Apabila harga jual kita terlalu tinggi maka bisa menggunakan strategi marketing yaitu di posisi diskon atau barang grouping. Apabila harga jual rendah maka kita bisa gunakan paket promo atau sejenis penggabungan barang atau point pembelanjaan.

Maka dengan penerapan yang baik strategi di pasar Anda aku bisa digunakan dan bisa menyaingi kompetitor lain

cara menentukan harga jual

STRATEGI MEMINIMALISIR BIAYA PRODUKSI (OVERHEAD COST)

Jika perusahaan Anda adalah perusahaan manufaktur atau memproduksi barang maka yang di lakukan meminimalisir overhead cost perusahaan, overhead cost memiliki beberapa varian seperti material, barang sisa, biaya produksi lain-lain. Sehingga controlling produksi sulit, namun ada beberapa cara untuk bisa meminimalisir biaya produksi.

1. Material

Gunakan bahan baku sesuai kebutuhan agar di posisi gudang tidak semua barang di produksi tanpa terencana, jadwalkan agenda produksi setiap minggunya agar bahan baku Anda bisa terkontrol sesuai permintaan produksi

2. Barang Sisa (Waste)

Barang sisa bisa menjadi biaya yang cukup tidak terkendali apalagi perusahaan tidak memiliki standarisasi produksi maupun Bill Of Material (BOM). So, bagaimana cara mengendalikan barang sisa. Pertama perusahaan harus memiliki BOM supaya mengerti bahwa membuat sebuah produk memiliki formulanya. Kedua harus memiliki SPK atau instruksi kerja untuk mengarahkan produksi agar barang sisa bisa terlihat di bagian produksi mana?

3. Biaya Pembantu Produksi (Lain-lain)

Biaya pembantu biasanya di gunakan untuk perlengkapan produksi, namun sering kali bahan perlengkapan jarang sekali untuk di stock maka pembelian bahan pembantu hampir sama dengan nilai waste. So, bagaimana cara mengatasinya, lakukan budgeting setiap pembelian bahan pembantu, dan lakukan kroscek ulang pemakaian bahan pembantu.

laporan laba rugi

STRATEGI MEMBEDAKAN MANA FIX COST DAN VARIABEL COST

Kenapa perlu di bedakan mana fix cost dan mana varibel cost, karena perusahaan juga harus tahu mana saja biaya variabel, misal biaya parkir dan biaya pemeliharaan bangunan itu adalah biaya variabel yang sifatnya bukan setiap bulan transaksi itu ada, namun tidak tetap sifatnya bisa saja ada bisa aja tidak ada. Kalau biaya fix cost apa saja, misal biaya gaji, biaya listrik, biaya air dan sebagainya, yang sifatnya pembayarannya atau jenis transaksi setiap bulan ada. Nah bagaimana tahu kan penting di bedakan variabel dan fix cost?

Jika tidak perlu di identifikasi variabel dan fix cost pengaruh ke mana ya? Pengaruhnya tidak bisa mengontrol profit. Sedangkan target perusahaan dalam finance adalah meminimalkan biaya pengeluaran. Yuk cermati lagi. Kita ada tips untuk membuat daftar akun? Caranya adalah membedakan berdasarkan fix cost terlebih dahulu setelah itu variabel cost untuk mempermudah melakukan analisa laporan laba rugi perusahaan.

Banyak klien yang sering kita jumpai tidak paham apa itu variabel dan fix cost, sehingga biaya perusahaan tercampur aduk jadi satu bagian. Melakukan analisa pun hanya gambaran besar saja atau hanya biaya keseluruhan berapa sih dalam satu bulan? So, itu adalah kegiatan yang belum bisa menggambarkan detail atau rinci pengeluaran perusahaan.

STRATEGI MEMINIMALKAN BIAYA BERDASARKAN LAPORAN LABA RUGI

Dalam pemilihan startegi meningkatkan profit salah satunya adalah meminimalisir biaya fix cost dan variabel cost.

Gimana nih cara meminimalisirnya?

Dengan di lakukannya budgeting variabel cost dan fix cost di masing masing departemen. Mempermudah warning atau controlling perusahaan bila perusahaan sudah di ambang batas budgetnya.

Fix cost apa saja yang bisa di kurangi? Kita ambil asumsi biaya listrik, listrik merupakan biaya tetap namun bisa di ukur di setiap aktivitas operasional atau produksi dengan pemasangan saklar baru. So, di situ contoh pengurangan biaya tetap.

Namun tidak semua biaya tetap bisa di kurangi karena sifatnya adalah tetap namun bisa di gantikan dengan opsional wujud nyata. Seperti perusahaan memiliki Wifi namun karena karyawan banyak yang menggunakan maka menjadi lemot. Sehingga operasional terganggu, ini bisa di ganti dengan internal LAN sehingga operasional tidak terganggu dan bisa di batasi di setiap komputer

Variabel Cost apa saja yang bisa di kurangi? Kita ambil asumsi biaya parkir atau pemeliharaan bangunan. Dalam pemeliharaan bangunan sangat mahal karena berhubungan dengan material.

Cara mengontrolnya adalah agendakan dan budgeting kan karena variabel sifatnya tidak tetap dan bisa di kontrol dengan penekanan biaya yang maksimal sehingga profit yang di hasilkan dalam laporan keuangan bisa tinggi.

bangkrut

STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS SETELAH MENGANALISA LAPORAN LABA RUGI

1. Mengevaluasi Kinerja Perusahaan

Manfaat pertama dari laporan laba rugi yaitu dapat menjadi bahan evaluasi kinerja perusahaan. Melalui laporan laba rugi Anda dapat melihat peningkatan pendapatan atau kerugian yang di dapat oleh perusahaan.

Dengan melakukan evaluasi, selanjutnya Anda dapat meminimalkan risiko kerugian. Misalnya, perusahaan mengalami kerugian terus menerus maka Anda dapat mengambil keputusan untuk bisa berkembang dan tetap bisa menghadapi persaingan.

2. Mengembangkan Perusahaan

Dengan melihat dan mengamati laporan laba rugi pada akhir periode, Anda sebagai pemilik perusahaan dapat menilai pengeluaran-pengeluaran yang efektif dan tidak.

Hal ini akan sangat membantu perusahaan untuk mengembangkan perusahaan. Karena untuk mengembangkan perusahaan, Anda perlu memiliki kemampuan untuk meningkatkan pendapatan / profit atau mengurangi pengeluaran dan laporan laba rugi dapat menyajikan informasi tersebut.

3. Menilai Risiko

Beberapa perusahaan mungkin ada yang sulit untuk mendapatkan profit dan mengalami kerugian terus menerus maka laporan laba rugi dapat berfungsi untuk menilai risiko perusahaan ke depan.

Dengan mengetahui risiko perusahaan atau bisnis, maka secepatnya Anda dapat mencari solusi. Risiko dalam setiap bisnis pasti ada, jadi tugas Anda yang penting adalah meminimalkan risiko yang bisa saja terjadi tanpa dugaan sebelumnya.

4. Menganalisis Strategi Perusahaan

Laporan laba rugi juga dapat di gunakan untuk menganalisis strategi perusahaan. dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan pasti memiliki strategi khusus.

Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya strategi maka dapat di lihat dari beberapa hal contoh laporan laba ruginya. Apakah strategi yang di pilih dapat membuat perusahaan menghasilkan pendapatan yang maksimal di setiap bulannya atau malah sebaliknya strategi yang di pilih tidak cocok.

Begitulah cara meningkatkan profit dengan melakukan analisa laporan laba rugi sehingga perusahaan secara laporan kinerja perusahaan bisa tumbuh baik. Kesimpulannya setiap harga jual mempengaruhi daya tarik pelanggan beli namun bila tidak di imbangi dengan controlling biaya perusahaan bisa mengalami kerugian yang signifikan jadi pemasukan dan pengeluaran harus di imbangi target dan budget. Terima kasih.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Cara Mengelola Keuangan Untuk Meningkatkan Profit Perusahaan Anda

5 Cara Mengelola Keuangan Untuk Meningkatkan Profit Perusahaan Anda

5 Langkah Efektif Membuat Standar Operasional Prosedur (SOP)

5 Langkah Efektif Membuat Standar Operasional Prosedur (SOP)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube