Agustus 17

0 comments

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan

Apa itu otoritas jasa keuangan perlu seluruh masyarakat pahami. Otoritas Jasa Keuangan merupakan lembaga yang berfungsi mengatur sektor jasa keuangan suatu negara. OJK berperan melakukan pengawasan terhadap lembaga atau industri keuangan secara terintegrasi.

OJK membawahi berbagai macam lembaga jasa keuangan, seperti perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, dan sebagainya. Lembaga ini terbentuk pada tahun 2012.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga yang independen dan bebas menjalankan fungsinya tanpa campur tangan pihak lain. Untuk itu, Anda perlu memahami tugas, fungsi, dan tujuan.

Pengertian OJK

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan

OJK terbentuk pada tahun 2012 berdasarkan UU No. 21 Tahun 2011. OJK menggantikan tugas Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bappepam-LK) dan mengambil alih tugas Bank Indonesia di bidang pengawasan perbankan.

Pengertian OJK adalah lembaga independen yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. OJK terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan.

Pengertian OJK atau Otoritas Jasa Keuangan ini terbentuk untuk menghadirkan lembaga yang mampu menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan sektor keuangan, seperti halnya lembaga keuangan perbankan maupun lembaga keuangan bukan bank.

Pemahaman terhadap OJK baru terlaksana pada akhir tahun 2013, sehingga saat pengawasan perbankan masih menjadi tugas Bank Indonesia dan setelah itu tugas serta fungsi OJK.

Berawal sejak tahun 2012, OJK beroperasi secara bertahap satu per satu sehingga pada tahun 2013 resmi beroperasi penuh sesuai dengan fungsi dan tugasnya.

Tugas serta Wewenang OJK

Berikut ini adalah tugas Otoritas Jasa Keuangan yang perlu Anda ketahui dan pahami:

  1. Menata dan mengontrol kegiatan lembaga jasa keuangan di bidang perbankan
  2. Mengatur dan mengawasi kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal
  3. Mengatur dan mengawasi kegiatan jasa keuangan di bidang lain. Contohnya seperti dana pensiun, asuransi, dan masih banyak lagi lembaga keuangan lainnya yang wajib Anda ketahui.
BACA JUGA:  Fungsi Arus Kas Bagi Usaha atau Bisnis Anda

Singkatnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tugas mengatur dan mengawasi kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.

Dengan tugas tersebut, sehingga OJK memiliki beberapa kewenangan dalam mencapai tujuannya, yaitu mampu menetapkan peraturan perundang-undangan di bidang jasa keuangan, membuat dan menetapkan peraturan dan kebijakan mengenai pengawasan dan pelaksanaan di lembaga jasa keuangan, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan sektor jasa keuangan. industri jasa keuangan.

Dengan peran yang begitu penting di sektor industri jasa keuangan, sehingga tentunya OJK menanggung beban yang berat dalam mencapai tujuannya dalam pembangunan sistem keuangan negara.

Tujuan OJK

Bukan hanya makna OJK saja yang perlu Anda ketahui, sehingga tujuannya juga perlu Anda pahami. Dengan slogan Mengatur, Mengawasi, Melindungi, untuk industri keuangan yang sehat, OJK terbentuk dengan beberapa tujuan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbentuk dengan tujuan:

  1. Seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan terlaksana secara tertib, adil, transparan, dan akuntabel.
  2. Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan
  3. Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki visi menjadi lembaga pengawas industri jasa keuangan yang terpercaya, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat, sehingga mampu menjadikan industri jasa keuangan sebagai pilar perekonomian nasional yang berdaya saing global dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan visi di atas, sehingga terbentuk beberapa misi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu:

  1. Mewujudkan terselenggaranya seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan secara tertib, adil, transparan, dan akuntabel;
  2. Mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil;
  3. Melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.‚Äč

Fungsi Adanya OJK

OJK berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan.

BACA JUGA:  Apa Yang Dimaksud Dengan Audit, Auditor, Auditee

Kesimpulan

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK merupakan salah satu lembaga negara yang fungsinya menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi di seluruh sektor jasa keuangan.

Secara garis besar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tugas dan peran penting bagi sektor keuangan dan ekonomi di Indonesia.

Pada tahun 2020, OJK telah mengadopsi kebijakan tersebut di atas. Beberapa kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung pembiayaan di berbagai sektor prioritas pemerintah dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan UKM dan UMKM serta masyarakat kecil.

Keberadaan lembaga keuangan ini memiliki peranan penting untuk membantu kelangsungan usaha, seperti sistem akuntansi atau sistem pembukuan keuangan suatu perusahaan.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top