Maret 24

0 comments

Tips Sukses Menjadi Seorang Akuntan Pajak

Secara sederhana, seorang akuntan pajak adalah orang yang memiliki tugas untuk mengurus berbagai hal yang berkaitan dengan perpajakan. Seorang akuntan di bidang perpajakan bertugas menganalisis fenomena ekonomi dan kemduian menentukan strategi perpajakan yang tepat sesuai dengan pengetahuannya.

Seadngkan akuntansi perpajakan merupakan kegiatan pencatatan keuangan pada badan usaha atau lembaga untuk mengetahui besarnya pajak yang harus dibayar.

Dalam dunia perpajakan, akuntansi sebenarnya bukanlah istilah resmi. Istilah yang lebih tepat sebenarnya adalah pembukuan atau pencatatan. Namun karena sistem perpajakan yang ditetapkan oleh pemerintah saat ini, maka suatu lembaga atau badan usaha diharuskan menerapkan sistem akuntansi.

Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah tentang akuntan pajak. Karena biasanya profesi ini akan fokus bekerja di sebuah perusahaan. Dalam menjalankan tugasnya, seorang akuntan di bidang perpajakan akan membantu perusahaan untuk kemudian memenuhi kewajiban perpajakannya.

Dengan keahlian yang dimilikinya di bidang perpajakan, seorang akuntan pajak akan memastikan kewajiban perpajakan suatu perusahaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Seorang akuntan pajak harus dapat memastikan bahwa perusahaan memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak tepat waktu. Hal ini juga memungkinkan perusahaan untuk tidak terlambat membayar kewajibannya dan membayar pajak dengan jumlah yang sesuai.

Tugas dan Tanggung Jawab Akuntan Pajak

Tugas dan tanggung jawab seorang akuntan pajak akan dibahas lebih mendalam dalam pemaparan di bawah ini:

  1. Seorang akuntan pajak memiliki tugas untuk mengoreksi catatan laporan keuangan dan menganalisis peristiwa ekonomi berdasarkan bagan alir dokumen. Hal ini dilakukan karena bertujuan untuk menentukan strategi perpajakan perusahaan dengan menyesuaikan dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
  2. Mencatat pajak atas perusahaan, menganalisa jumlah pajak yang ditanggung perusahaan dan menghitung jumlah yang benar agar jumlah pajak yang dibayarkan tidak melebihi nominal pajak yang seharusnya dibayar.
  3. Kemudian memberikan saran mengenai perencanaan keuangan masa depan untuk perusahaan yang akan berdampak pada perpajakan dan urusan perusahaan.
  4. Mampu memprediksi atau menghitung potensi pajak yang kemungkinan akan ditanggung oleh perusahaan di masa yang akan datang.
  5. Mengontrol data kuantitatif atas laporan keuangan yang berisi perhitungan mengenai pajak atas perusahaan.
  6. Menerapkan standar akuntansi untuk peristiwa perpajakan mulai dari pencatatan pajak, kemudian membuat penilaian atau perhitungan dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan niaga dan laporan fiskal perusahaan.
  7. Pendokumentasian dan penyampaian laporan pajak perusahaan dengan baik yang kedepannya kemudian dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pemeriksaan untuk kepentingan akuntansi di sektor publik.
BACA JUGA:  Begini Cara Mendaftar NPWP Online Dengan Cepat dan Praktis

Penjelasan di atas adalah beberapa tugas dan tanggung jawab umum seorang akuntan pajak. Dapat dilihat juga betapa vitalnya peran seorang akuntan pajak dalam suatu perusahaan, tentunya kehadiran seorang akuntan pajak dalam suatu perusahaan akan memberikan manfaat dan dampak positif bagi perkembangan perusahaan itu sendiri.

Tips Sukses Menjadi Akuntan Pajak yang Profesional

Akuntan Pajak
Tax Incentive Audit Benefit Cash Payment Income Concept

Untuk menjadi seorang akuntan pajak yang profesional, Anda harus memperhatikan beberapa poin dibawah ini:

1. Memiliki Gelar Akuntansi

Tips menjadi akuntan profesional Yang pertama adalah memiliki gelar akuntansi. Bagi anda yang memiliki minat dan bakat di bidang akuntansi sebaiknya terus menekuni ilmu tersebut dan kemudian melanjutkan ke jenjang SMA dan menjadi sarjana akuntansi. Hal ini kemudian untuk meningkatkan pengetahuan Anda tentang akuntansi.

Perusahaan juga akan lebih tertarik jika Anda memiliki latar belakang pendidikan akuntansi yang sesuai dengan posisi yang Anda lamar yaitu akuntan.

2. Mengikuti Program Internship

Bagi Anda yang baru saja lulus kuliah dengan jurusan akuntansi, tidak ada salahnya jika Anda kemudian mengikuti program magang akuntan di berbagai perusahaan.

Hal ini sangat bermanfaat untuk menambah pengalaman di bidang akuntansi sehingga diharapkan ilmu dan pengalaman semakin bertambah dan nantinya menjadi akuntan profesional di perusahaan.

Anda kemudian bisa mencari perusahaan yang membuka program magang, banyak sekali. Cari saja di jobstreet atau portal pekerjaan lainnya.

3. Memiliki Kemampuan Analisa yang Baik

Pekerjaan akuntansi membutuhkan mata yang teliti dan berorientasi pada detail. Akuntan harus menyaring catatan keuangan yang besar dan kuat untuk memastikan setiap detail akurat dan terkini.

Jika tidak, maka analisis akuntan dapat menghasilkan hasil yang tidak konsisten. Menurut Bob Prather – general manager akuntansi dan rekrutmen keuangan untuk sebuah perusahaan besar di Inggris seperti dikutip dari Bright Network, para akuntan terbaik dapat melihat laporan analitik dengan cermat dan cepat menentukan apakah fakta dan angka dapat dihitung atau tidak.

BACA JUGA:  Cara Membuat NPWP Online Dengan Cepat dan Mudah!

4. Berpikir Kritis

Akuntan terus-menerus menemukan kesalahan, ketidaksesuaian, dan ketidakakuratan. Jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan segera, kesalahan ini dapat berakibat serius bagi perusahaan dan klien. Untuk itu, akuntan kemudian harus mampu menangani situasi kritis dengan mempertimbangkan semua variabel pengukuran dan potensi risiko.

5. Penghitungan Harus akurat

Seorang akuntan yang profesional tentunya harus memiliki pengalaman yang cukup dan tentunya harus teliti dalam menangani segala perhitungan.

Karena akuntansi selalu berhubungan dengan angka, akuntan profesional harus dapat membuat perhitungan yang akurat dan benar untuk perusahaan.

6. Mahir Menggunakan Tools

Akuntan saat ini mengandalkan berbagai program perangkat lunak untuk menyelesaikan berbagai tugas. Seseorang yang berprofesi akuntan pasti sudah tidak asing lagi dengan Google Spreadsheet atau Microsoft Excel. Untuk itu, agar cepat sukses dalam karir, Anda bisa mengasah kemampuan spreadsheet atau Microsoft Excel sejak dini, seperti mulai dari bangku kuliah.

7. Harus detail dan teliti

Sekali lagi, karena seorang akuntan akan selalu bersinggungan dengan perhitungan angka dan laporan keuangan perusahaan, maka seorang akuntan harus bekerja secara profesional, detail, dan teliti agar semua perhitungan yang dilakukan tidak salah.

tidak ada jaminan bahwa suatu pekerjaan akan selalu berhasil di masa depan. Untuk itu, melakukan on the job training sangat penting dilakukan sebelum memasuki dunia kerja untuk meminimalisir resiko kegagalan dalam pekerjaan yang dilakukan.

Masa studi merupakan waktu yang tepat untuk kemudian melakukan magang untuk mendapatkan pengalaman kerja di bidang perpajakan.

Belajar bekerja dengan angka dan mencari ilmu tentang perpajakan di dunia kerja untuk menambah ilmu di luar kampus. Untuk menjadi seorang akuntan pajak yang profesional, Anda harus memperhatikan beberapa poin dibawah ini: karena itu, pengalaman kerja adalah sesuatu yang diperhitungkan dalam wawancara kerja dan menambah keterampilan pribadi.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, pajak, perpajakan


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

SIAP KEMBANGKAN BISNIS!

Otomatisasi Bisnis dengan Metode PSF

Sudah bukan jamannya bisnis malah bikin stres..

Hari
Jam
Menit
Detik