Juli 24

0 comments

Tips Menaikan Penjualan Baju Lebaran Diluar Musim Ramadhan

Momen lebaran merupakan momen yang paling ditunggu oleh para pebisnis karena banyak orang yang mengalokasikan uang THR mereka untuk berbelanja. Baik untuk kebutuhan primer maupun tersier seperti baju lebaran.

Meski pola konsumsi cenderung meningkat, namun fenomena ini tidak serta merta menjamin semua bisnis akan berjalan lancar. Sebaliknya, para pebisnis ditantang untuk tetap bertahan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat.

Berbagai upaya juga dilakukan para pelaku bisnis untuk mencuri hati konsumen. Mulai dari membuat berbagai konten digital terkait liburan, hingga memberikan diskon besar-besaran. Strategi tersebut tentunya tidak salah untuk ditiru. Namun waspada terhadap langkah yang salah belum terlalu paham bagaimana merencanakan sebuah strategi pemasaran.

Nah, artikel kali ini akan membahas perencanaan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan beju lebaran diluar dari ramadhan. Baca artikel ini sampai habis, ya!

Melakukan Performa Analisis

Sebelum menentukan strategi pemasaran yang efektif untuk bisnis Anda. Anda perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana pola perilaku konsumen Anda dengan menganalisis kinerja bisnis. Misalnya dengan menganalisis kinerja sebuah website bisnis dan mudah bagi Anda untuk menilai apakah website sudah efektif menjangkau target konsumen atau belum. Sehingga optimasi dapat dengan mudah dan cepat.

Proses analisis ini akan sangat membantu jika Anda menggunakan alat analisis yang berasal dari Google, yaitu Google Analytics. Meskipun gratis, jika memaksimalkan dengan benar, Anda dapat melihat data yang sangat berguna untuk meningkatkan bisnis Anda di masa mendatang. Lalu, data apa saja yang bisa berasal dari Google Analytics?

A. Laporan Audience (Audience Report)

Laporan ini berisi semua informasi yang terkait dengan pengunjung situs Anda. Seperti usia, jenis kelamin, dan lokasi pengunjung, serta bahasa dan teknologi yang harus tayang.

Dengan semua informasi ini, Anda dapat menyesuaikan situs web dan konten bisnis Anda dengan kebutuhan pasar. Misalnya, jika pengunjung banyak berasal dari pengguna perangkat seluler, maka sangat penting untuk menerapkan situs web yang ramah seluler. Contoh lain, jika pengunjung banyak berasal dari remaja dibandingkan dewasa, maka konten yang membuatnya harus melakukan penyesuaian dengan konten remaja.

BACA JUGA:  Tips Menerapkan SOP ada Bisnis Franchise Indomaret

B. Laporan Akuisisi (Acquisition Reports)

Laporan ini akan menjawab pertanyaan tentang bagaimana pengunjung menjangkau situs web , baik melalui mesin pencari, dan lainnya. Selain itu, Anda juga dapat melihat lalu lintas situs web atau jumlah kunjungan situs web. Informasi ini penting untuk diperhatikan saat menentukan taktik pemasaran online apa yang akan mendatangkan pengunjung terbanyak ke situs web atau media sosial Anda.

C. Laporan Perilaku (Behavior Reports)

Informasi yang akan tampil dalam penjelasan dari laporan ini adalah informasi tentang perilaku pengunjung di website Anda, mulai dari halaman (pages) yang paling banyak pencarian pengunjung, hingga tindakan yang paling banyak pengunjung lakukan. Informasi ini membantu Anda menemukan konten yang akan berhasil melibatkan pengunjung dengan situs web Anda.

D. Conversion

Setiap pebisnis tentunya memiliki tujuan masing-masing dari website yang mereka bangun, apakah untuk mendapatkan pengunjung untuk mendaftar newsletter, mendownload company profile, melakukan transaksi, atau ketiganya.

Nah, konversi adalah tindakan pengunjung yang sesuai dengan apa yang pengelola situs web dan pebisnis alami. Oleh karena itu, dapat juga bahwa semakin tinggi tingkat konversi, semakin efektif situs web Anda dalam menarik pengunjung untuk melakukan tindakan yang menguntungkan bisnis.

Laporan konversi ini mengacu pada tindakan pengunjung yang banyak memiliki harapan bisnis, sehingga informasi yang diperoleh mencakup proses konversi, dan bagaimana kinerja penjualan. Dengan begitu, Anda dapat memahami tingkat efektivitas website Anda dalam menarik pengunjung untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan.

Menggunakan ‘Keyword’ Musiman

Menargetkan kata kunci yang tepat untuk setiap konten Anda akan mendorong lebih banyak pengunjung untuk masuk ke situs web, sehingga lalu lintas situs web akan meningkat. Meskipun Anda mungkin sudah memiliki kata kunci yang ampuh dalam mendatangkan pengunjung, ada beberapa kata kunci musiman yang biasanya muncul di momen-momen tertentu. Kata kunci musiman ini berperan penting dalam meningkatkan trafik website pada momen-momen tertentu, dalam hal ini Idul Fitri.

BACA JUGA:  3 Kunci Sukses Franchise Teh Poci Membangun Sistem

Untuk mengetahui kata kunci apa yang pengguna internet cari selama momen menjelang lebaran ini, Anda bisa menggunakan Google Trends dan Google Analytics. Dengan begitu, ketika calon pelanggan mulai mencari kata atau frasa tersebut, situs web Anda dapat mudah tampil sebelum konsumen menemukan pesaing Anda.

Selain bantuan Google Trends dan Google Analytics, Anda juga dapat memikirkan sendiri kata kunci apa yang mungkin banyak minat dari konsumen Anda saat ini. Misalnya, jika toko online Anda menjual baju lebaran untuk wanita, konsumen mungkin menulis “jubah lebaran” atau “kaftan lebaran” di mesin pencari. Manfaatkan istilah pencarian terkait baju lebaran terpopuler seperti ini dan arahkan konsumen ke website Anda. Anda juga dapat menambahkan tahun ke kata kunci Anda, misalnya, “Gamis Lebaran 2020”, untuk menarik konsumen yang mencari penawaran atau tren terbaru.

Setelah Anda mengetahui kata kunci yang tepat, pastikan untuk memasukkannya ke dalam semua posting dan halaman yang relevan.

Membuat Promosi Baju Lebaran Yang Menarik

Bulan Ramadhan memang identik dengan sebagian besar pelaku bisnis dari berbagai sektor bisnis melakukan berbagai penawaran menarik karena banyak orang yang rela mengeluarkan dana lebih dalam untuk belanja.

Namun, apa yang harus Anda lakukan jika ternyata konsumen lebih tertarik menabung di masa krisis pandemi ini? Untuk itu, Anda perlu memikirkan beberapa bentuk penawaran yang menarik konsumen dan mendorong penjualan. Memberikan promo diskon khusus untuk hari raya juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Anda bisa memberikan promo diskon dengan rentang waktu yang singkat untuk meningkatkan urgensi pembelian.

Banyak perusahaan telah melakukan promosi menarik ini. Misalnya, Tokopedia memberikan cashback, gratis ongkos kirim, flash sale, hingga diskon 80%. Selain itu, dengan hastag khusus #ShopeeDariRumah, Shopee mengadakan Big Ramadhan Sale yaitu setiap pengguna bisa mendapatkan diskon 50% dan gratis ongkos kirim.

BACA JUGA:  Tips Menentukan Jenis Usaha Yang Menguntungkan Bagi Pemula

Agar dapat menyampaikan informasi terkait promosi ini dengan sukses kepada setiap konsumen Anda, Anda perlu membiasakan diri berinteraksi dengan konsumen. Interaksi ini dapat melalui media sosial atau email marketing.

Memanfaatkan Media Sosial Untuk Penjualan Baju Lebaran

Selain website, pastikan untuk mengoptimalkan konten media sosial Anda dengan segala sesuatu yang bertema Ramadhan dan Idul Fitri. Artinya, Anda perlu menyesuaikan identitas visual dan konten di dalamnya.

Hal pertama yang bisa untuk melangkah adalah memasukkan berbagai ikon terkait, seperti masjid, ka’bah, atau sajadah setiap kali mengunggah foto produk. Jika Anda menggunakan Instagram, buat tampilan toko online Anda se-instagramable mungkin dengan mengikuti tren tampilan Instagram terbaru. Jadi, Anda tidak hanya perlu menjaga kualitas foto yang tampil, tetapi juga ikon terkait di dalamnya.

Selain identitas visual, konten seperti ucapan selamat menyambut hari raya, dan trik khusus Lebaran juga berpeluang menjangkau target lebih luas. Buat konten yang juga relevan dengan fenomena pandemi saat ini. Anda juga bisa menggunakan hashtag dan kata kunci ‘musiman’ yang relevan dan menarik agar bisnis Anda mudah oleh konsumen.

Untuk inspirasi, lihatlah identitas visual dan konten apa yang telah tersusun oleh pesaing Anda, baik tahun ini maupun tahun sebelumnya. Menganalisis konten tulisan dan gambar apa yang berhasil membawa keuntungan bagi pesaing. Setelah menganalisis, baru kemudian Anda dapat menyesuaikannya dengan bisnis Anda sendiri.

Membangun hubungan baik dengan calon pelanggan melalui konten yang tentunya juga akan membangun loyalitas mereka terhadap bisnis Anda. Oleh karena itu, segera pertimbangkan mulai sekarang bagaimana Anda bisa memaksimalkan konten bisnis Anda di semua media sosial untuk efek yang maksimal.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top