Bagi sebagian orang berorganisasi adalah hal yg umum. Begitu pula dengan segala yg terkait dengan organisasi tadi misalnya pengurus, AD/ART dan struktur organisasi. Kami akan bahas mengenai struktur organisasi yang ideal seperti apa.
Struktur organisasi merupakan sebuah susunan aneka macam komponen atau unit kerja pada sebuah organisasi yg masih ada dalam masyrakat.
Struktur organisasi pula berarti susunan berdasarkan aneka macam komponen atau unit kerja pada sebuah organisasi. Dalam struktur organisasi masih ada pembagian kerja & bagaimana fungsi atau aktivitas-aktivitas berbeda yg telah dikoordinasikan & pula masih ada adanya berbagai spesialisasi berdasarkan sebuah pekerjaan, saluran perintah ataupun penyampaian laporan.
Struktur Organisasi pada suatu perusahaan adalah Suatu susunan & interaksi antara tiap bagian dan posisi yg terdapat dalam suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan aktivitas operasional untuk mencapai tujuan perusahaan. Tetapi dalam fenomena masih di temui fungsi struktur organisasi justru sebagai suatu hal yg bersifat birokratis & merusak operasional yg pada akhirnya tujuan perusahaan tidak bisa tercapai.
Sebagai contoh pada sebuah organisasi yg berkiprah pada bidang distribusi, pengambilan keputusan masih sering mengalami hambatan lantaran setiap bagian tidak mempunyai tujuan & pemahaman akan tujuan perusahaan. Sehingga setiap element pada struktur organisasi tidak berkiprah kearah yg sama.
Ada beberapa element yg menciptakan struktur organisasi yaitu:
- Ada Spesialisasi Kegiatan Kerja
- Adanya standarisasi aktivitas kerja
- Adanya koordinasi & komunikasi aktivitas kerja
Ketiga element diatas yg membangun struktur & strata atau tingkatan pada organisasi. Ketiga element inilah yg membangun disparitas pada hal aktivitas kerja, standar kerja & koordinasi & komunikasi. Tetapi pada hal koordinasi & komunikasi struktur diatas akan menjadi hambatan, hal ini dikarenakan adanya tingkatan atau strata yg terkadang membuat komunikasi & koordinasi terhambat.
Terhambatnya komunikasi akan Mengganggu informasi yg membutuhkan keputusan berdasarkan tingkatan yg lebih tinggi.Untuk organisasi yg dinamis misalnya organisasi distribusi, Informasi & pengambilan keputusan seharusnya sebagai kunci keberhasilan,lantaran dinamika pasar yg terus bergerak dengan cepat apabila tidak diimbangi dengan pengambilan keputusan yg cepat akan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan perusahaan.
Pemahaman Dasar Tentang Alur Operasional Bidang Usaha Distributor
Alur dari operasional distributor merupakan berupa proses usaha yg akan mengerakkan aliran barang supaya mampu hingga ke tangan konsumen atau konsumer.
Alur operasional memberitahukan terjadinya pergerakan barang yg wajib di drive oleh salesman. Tetapi kelemahan dalam alur operasional di bidang bisnis distributor yg umumnya banyak terjadi adalah taraf koordinasi & komunikasi antar para spesialis jabatan terkadang tidak sanggup berjalan dengan baik. Selain itu alur operasional masih kurang terintegrasi antara satu bagian dengan bagian yg lainnya.
Pada alur operasional distributor konventional umumnya para salesman yg wajib mengorder barang, selanjutnya orderan akan divalidasi oleh Sales Coordinator sebelum akan di input oleh bagian admin & di serahkan pada bagian gudang guna untuk proses delivery, dan selanjutnya ketika barang akan datang pada tujuan, bagian merchandiser akan memajang & menata barang. Pada alur yg seperti ini hanya akan mengakibatkan terjadinya komunikasi satu arah saja diantara sesama element, sebagai akibatnya akan semakin Mengganggu sampainya informasi pada pengambilan keputusan dalam level element – element yg telah terlibat pada alur operasional distributor.
Sudah tahu kan betapa pentingnya penyusunan stuktur organisasi yang tepat di bidang usaha distributor agar menghasilkan tujuan kerja yang diinginkan. Oleh karena itu kami membuatkan sebuat video yang menjelaskan mengenai pembuatan struktur organisasi yang ideal dan karyawan Anda bekerja sesuai alurnya. Tonton video berikut ini!