Februari 16

0 comments

Strategi Jitu Manajemen Sumber Daya Manusia Bagi Perusahaan

Dalam sebuah perusahaan, sumber daya manusia atau karyawan akan di kelola oleh sebuah divisi yang di sebut Sumber Daya Manusia (SDM).

Tujuannya adalah untuk mengembangkan perusahaan melalui penerapan semua nilai dan budaya perusahaan.

Karena berkaitan dengan nilai dan budaya perusahaan, sumber daya manusia harus di seleksi dengan baik sebelum di terima bergabung dengan perusahaan.

Proses seleksi ke manajemen karyawan termasuk dalam manajemen sumber daya manusia.

Apa yang di maksud dengan manajemen sumber daya manusia? Apa fungsinya? Dan kemudian bagaimana penerapannya di dalam perusahaan? Simak penjelasannya di bawah ini!

sumber daya manusia

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia ( SDM )

Yang di maksud dengan manajemen sumber daya manusia secara umum adalah upaya perusahaan untuk mengelola sumber daya manusianya.

Sumber daya manusia ini nantinya akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuannya.

Segala permasalahan yang terjadi dalam lingkup pegawai, pegawai, buruh, manajer, atau seluruh pekerja yang berhubungan dengan pekerjaan kemudian menjadi perhatian perusahaan.

Melalui divisi SDM, perusahaan berupaya mengelola permasalahan yang terjadi pada SDM-nya agar selaras dengan nilai dan budayanya.

Fungsi divisi HRD sangat di butuhkan perusahaan untuk menyediakan talent management yang nanti di kemudian hari harus berkualitas.

Pelayanan administrasi, pelatihan, pembinaan dan pengawasan SDM juga termasuk dalam fungsi divisi SDM.

Dan tidak ketinggalan menciptakan iklim kerja yang kondusif demi terwujudnya tujuan perusahaan.

Jadi, manajemen SDM adalah salah satu fungsi dalam perusahaan yang berfokus pada perekrutan, pengelolaan dan pengarahan SDM kerja.

Tidak hanya itu, manajemen SDM juga bertanggung jawab untuk memastikan karyawan bekerja secara maksimal dengan memberikan pemberdayaan karyawan.

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia ( SDM )

Manajemen SDM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap upaya perusahaan untuk mencapai tujuan. Hal ini tentunya tidak lepas dari peran fungsi manajemen SDM yang semakin memudahkan pengelolaan karyawan.

BACA JUGA:  Kedai Kopi dengan Sistem Franchise yang Sustainable

Perencanaan atau Planning

Fungsi pertama manajemen SDM adalah perencanaan sadar dalam mengambil keputusan yang di buat dengan hati-hati.

Tujuannya adalah untuk mempersiapkan setiap usaha yang di lakukan oleh perusahaan di masa kemudian untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.

Perekrutan atau Recruitment

Sebagai pengelola tenaga kerja di suatu perusahaan, manajemen sumber daya manusia (manajemen SDM) berfungsi untuk merekrut tenaga kerja dengan berkualitas.

Pengertian rekrutmen sendiri adalah penarikan tenaga kerja sesuai dengan posisi yang sedang lowong.

Jadi rekrutmen ini memberikan kesempatan kepada orang-orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan kualifikasi pekerjaan yang tersedia.

Seleksi

Kegiatan seleksi masih merupakan bagian dari proses rekrutmen dalam pengelolaan sumber daya manusia guna mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan bertanggung jawab sesuai dengan tugasnya.

Seleksi adalah proses mencari karyawan yang cocok dari beberapa kandidat yang tersedia.

Tahap seleksi terdiri dari menerima CV atau curriculum vitae.

Kemudian para kandidat yang kriterianya memenuhi ekspektasi perusahaan akan dipanggil untuk melakukan sejumlah tes.

Divisi HRD akan memberikan tes tertulis atau wawancara atau proses tes seleksi lainnya sebelum karyawan tersebut di terima.

Orientasi, Pelatihan, dan Pengembagan

Hal ini adalah periode adaptasi karyawan baru terhadap pekerjaan baru mereka serta nilai dan budaya perusahaan.

Selama orientasi ini, perusahaan harus memberikan informasi yang ideal, seperti sejarah atau nilai dan budaya perusahaan.

Fungsinya untuk menumbuhkan keterikatan atau interaksi yang baik dengan karyawan baru.

Sedangkan pengertian pelatihan dalam manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses pembelajaran untuk memperoleh keterampilan, pengaturan, konsep atau sikap yang dapat meningkatkan kinerja pegawai.

Setiap kualifikasi pekerjaan dan posisi tentunya memiliki proses pelatihan yang berbeda. Pelatihan karyawan juga telah di atur oleh UU tahun 2003.

Dan pengertian pengembangan adalah proses peningkatan kemampuan pegawai yang di lakukan di lingkungan kerja.

BACA JUGA:  Hal Yang Perlu Diperhatikan Agar Masa Perputaran Persediaan Cepat

Contoh pengembangan adalah mentoring, coaching, dll.

Evaluasi Kerja

Hal ini merupakan kegiatan membandingkan kinerja pegawai dalam satu periode dengan kesepakatan yang telah di sepakati bersama.

Dari hal tersebut maka dapat di simpulkan bahwa merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia (SDM) di perusahaan.

Di dalam evaluasi kinerja terdapat fungsi pelaporan dan pemantauan yang membantu mengevaluasi calon karyawan atau karyawan terpilih.

Divisi SDM telah memiliki standar tertentu untuk menilai kinerja karyawan.

Dengan evaluasi kinerja, karyawan juga dapat memperbaiki kesalahan dan belajar sehingga dapat melakukan pekerjaan dengan baik, benar dan cepat.

Fungsi Kompensasi dan Penggajian Pada Manajemen Sumber Daya Manusia

Kompensasi di berikan kepada pekerja sebagai balas jasa atas kontribusi yang di berikan kemudian kepada perusahaan.

Kompensasi tidak selalu berupa uang, tetapi bisa juga berupa barang.

Prinsip kompensasi ini adalah adil dan pantas sesuai dengan tanggung jawab tenaga kerja dan kemudian dengan prestasinya.

Untuk memberikan tingkat kompensasi yang baik kepada karyawan, manajemen kemudian harus memiliki manajemen dan perencanaan keuangan yang baik.

Oleh karena itu, dengan menggunakan bantuan software akuntansi terpercaya, proses manajemen ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang akurat.

Pengintegrasian

Perusahaan dan karyawan merupakan elemen yang saling membutuhkan.

Oleh karena itu, fungsi integrasi dalam manajemen sumber daya manusia merupakan upaya menyelaraskan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan karyawan.

Sehingga tercipta lingkungan kerjasama yang saling menguntungkan bagi keduanya.

Pemeliharaan Sumber Daya Manusia

Fungsi pemeliharaan merupakan upaya yang di berikan oleh divisi SDM agar kerjasama antara karyawan dan perusahaan berjalan dalam jangka panjang.

Bahkan SDM juga bertanggung jawab untuk meningkatkan mental, fisik, dan loyalitas pekerja.

Cara mempertahankan karyawan adalah dengan menggunakan teknik komunikasi yang baik sehingga SDM mampu memahami kondisi dan kebutuhan karyawan.

BACA JUGA:  Contoh Kwitansi Kosong Yang Wajib Pengusaha Pahami

Pemberhentian

Perlu di ketahui bahwa manajemen SDM juga mengatur proses pemberhentian karyawan atau PHK. Pemutusan hubungan kerja adalah pengaturan hubungan kerja perusahaan dengan tenaga kerja karena suatu hal.

Fungsi ini sangat penting karena meminimalisir tuntutan hukum akibat penyelesaian hak dan kewajiban karyawan yang tidak sesuai dengan undang-undang.

Tujuan Penerapan Manajemen SDM ( Sumber Daya Manusia )

Setiap organisasi atau perusahaan pasti memiliki tujuan yang jelas, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Penerapan manajemen SDM dapat membantu perusahaan dalam menetapkan tujuan dan kemudian mengukur pencapaian tujuan.

Menurut ekonom Sudarmayanti, ada 4 tujuan umum penerapan manajemen SDM di suatu perusahaan.

Sosial

Secara sosial, tujuan pengelolaan dalam suatu organisasi adalah tanggung jawab sosial terhadap tantangan tenaga kerja perusahaan di kemudian hari.

Manajemen SDM yang kemudian bertugas untuk mengurangi dampak negatif yang kemudian muncul dan mengancam pencapaian tujuan perusahaan.

Organisasional

Organisasi merupakan tujuan formal yang di buat untuk memiliki tingkat efektifitas yang tinggi.

Tujuan ini di buat agar perusahaan dapat lebih mudah mencapai tujuan organisasi. Secara organisatoris, tujuan pengelolaan SDM adalah kemudian untuk diakui keberadaannya.

Fungsional

Biasa di sebut sebagai tujuan fungsional, kemudian manajemen SDM bertujuan untuk mempertahankan kontribusi SDM di setiap perusahaan.

Melalui divisi SDM, perusahaan berupaya untuk terus menjaga kualitas sumber daya manusianya agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal bagi kelangsungan perusahaan.

Individual

Untuk memudahkan tercapainya tujuan perusahaan, tujuan individu yang kemudian harus memiliki keselarasan dengan tujuan organisasi.

Setiap manajer dalam perusahaan yang kemudian di berikan kewenangan untuk memperhatikan tujuan pribadi atau individu terhadap sumber daya manusia.

Tujuan pribadi dapat di gunakan untuk meningkatkan motivasi karyawan kemudian memberikan kontribusi yang optimal.

Kontribusi seluruh elemen sumber daya manusia dalam menjalankan tugas secara optimal kemudian memberikan kemudahan dalam mencapai tujuan perusahaan.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

SIAP KEMBANGKAN BISNIS!

Otomatisasi Bisnis dengan Metode PSF

Sudah bukan jamannya bisnis malah bikin stres..

Hari
Jam
Menit
Detik