Juni 27

0 comments

Setelah Stock Opname, Ini Yang Wajib Dilakukan Pengusaha

Dalam sebuah perusahaan dagang, pasti di perlukan yang namanya pengecekan stock, atau yang sering kita sebut dengan istilah stock opname. Namun terdapat beberapa orang yang mengabaikan tahap/proses yang harus di lakukan setelah stock opname di lakukan.

Kebanyakan orang bingung apa yang harus di lakukan dan di apakan data dari hasil melakukan stok opname. Yuk cari tahu dalam video berikut ini.

Terdapat beberapa tahapan yang perlu di perhatikan setelah di lakukan stok opname, di antaranya:

1. Cek Hasil Stock Opname

Setelah menghitung stok, anda perlu mengecek hasil perhitungan anda, apakah ada stock yang terlewat belum di hitung, dan apakah ada selisih atau tidak. Apabila terdapat selisih, maka lakukan perhitungan ulang sekali lagi atas selisih tersebut, untuk memastikan ulang atas kuantitas barang tersebut.

2. Validasi stock apabila terdapat Stock yang Selisih

Setelah di lakukan pengecekan ulang ternyata masih terdapat selisih, maka cari tau penyebab atas selisih tersebut. Bandingkan dengan jumlah penjualan, pembelian, transfer barang, atau segala aktifitas yang berkaitan dengan stock persediaan. Komunikasikan juga dengan tim accounting mengenai alokasi beban jika di temukan selisih.

3. Lakukan Evaluasi atas Hasil Stock Opname

Ketika melakukan stock opname pasti anda menemuka beberapa case, misalnya letak barang yang tidak sesuai dengan kategori rak, maka itu berarti atas barang tersebut kurang adanya pengecekan sekaligus penataan yang rutin.

Selain itu, mungkin anda menemuka beberapa barang yang hampir kadaluwarsa atau bahkan sudah kadaluwarsa, berarti manajement stock kurang berjalan dengan baik.

4. Buat Berita Acara Hasil Stock Opname

Setelah proses menghitung stok sudah selesai di lakukan, dan sudah di lakukan validasi, maka tahap terakhir adalah pembuatan berita acara. Berita acara di sini berfungsi untuk memberikan informasi atas hasil menghitung stok, apakah hasilnya semua barang klop atau bahkan ada yang selisih. Dan apabila ada yang selisih, informasikan atas pengalokasian beban untuk barang yang selisih tersebut.

BACA JUGA:  Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Karyawan Perusahaan Anda

Selain itu, apabila terdapat tambahan informasi, misalnya case2 yang di temukan pada tahap evaluasi sebelumnya. Maka atas case2 tersebut bisa di cantumkan juga pada berita acara. Supaya pimpinan perusahaan mengetahui kondisi gudang pada saat itu.

Di dalam berita acara tersebut juga harus mencantumkan tanda tangan dari pihak yang melakukan stock opname, dan di setujui oleh atasan. Jika berita acara tersebut sudah di tandatangani berarti atas hasil stock opname sudah final dan sudah di sepakati oleh semua pihak.

5. Arsip Berita Acara Yang Telah Dibuat

Setelah berita acara selesai di buat jangan lupa untuk mengcopy berita acara tersebut menjadi rangkap 3. Di mana rangkap 3 tersebut akan di serahkan ke owner, admin accounting, dan admin gudang.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top