Agustus 19

0 comments

PPh 21 Bagi Karyawan Yang Mulai Kerja Tidak Dari Awal Tahun

Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPH 21) merupakan jenis pajak yang dikenakan terhadap penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain yang diterima oleh pegawai, bukan pegawai, mantan pegawai, penerima pesangon dan lain sebagainya. PPH 21 ini didasarkan pada Peraturan Direktorat Jendral Pajak (PER) Nomor PER-16/PJ/2016 Bab V Pasal 9.

Perhitungan PPH 21 ini juga termasuk untuk tenaga kerja yang memulai pekerjaannya tidak di awal tahun. Karena pada umumnya perhitungan tenaga kerja yang mengawali pekerjaannya adalah pada masa 12 bulan (1 tahun) yakni di bulan Januari berbeda perhitungan pajaknya dengan tenaga kerja yang masuk di pertengahan Mei, sehingga hanya terhitung 8 bulan kerja. Karena hanya 8 bulan kerja saja, maka tarif pajak harus dikalikan 8 bulan saja. Apabila dikalikan 12 bulan kerja, yang terjadi adalah adanya LB / lebih bayar. Selama 8 bulan kerja karyawan/tenaga kerja tersebut akan tetap mendapatkan bukti potong selama 1 tahun dari perusahaan tempat dimana yang bersangkutan.

Bagaimana contoh perhitungan untuk PPH 21 untuk karyawan yang memulai kerja tidak dari awal tahun ? Kami akan berikan sedikit ilustrasi sebagai contohnya :

Pak Adi adalah seorang karyawan yang baru saja diterima bekerja di CV Ceria pada bulan Mei 2019. Pak Adi kebetulan saat ini belum menikah sehingga masih belum memiliki tanggungan apapun, yang berarti didalam perpajakan Pak Adi dikategorikan kriteria TK/0. PTKP Pa Adi adalah 54.000.000, asumsinya apabila gaji atau penghasilan perbulan diatas 4.500.000 maka akan otomatis dipotong oleh kantor untuk PPH 21. Anggaplah perbulan Mei Pak Adi mendapatkan gaji sebesar 5.000.000, dibawah ini adalah perhitungannya:

  • Gaji Netto                          = 5.000.000
  • Disetahunkan                   = 5.000.000 x 8 bulan

= 40.000.000

  • (40.000.000 x biaya jabatan)
  • 40.000.000 x 5%               = 2.000.000
  • Penghasilan selama 1 tahun
BACA JUGA:  Perhitungan Pajak Penghasilan Bagi Profesi Dokter Sebagai Wajib Pajak

40.000.000 – 2.000.000 = 38.000.000 (dibawah PTKP)                          

Karena penghasilan Pak Adi masih dibawah PTKP jadi pada akhir tahun tidak perlu lagi dipotong PPh 21. Secara bulanan dengan asumsi gaji perbulan diatas 4,5 juta yang harusnya dikenakan PPh 21 diakhir tahun, tapi karena Pak Adi ternyata hanya terhitung kerja selama 8 bulan jadi gaji dalam setahun tersebut masih dibawah PTKP. Berikutnya adalah contoh apabila Pak Adi mendapatkan gaji lebih dari 4,5 juta yakni 10.000.000, begini perhitungannya :

  • Misal Gaji Netto               = 10.000.000
  • Disetahunkan                   = 10.000.000 x 8

= 80.000.000

  • (80.000.000 x biaya jabatan)
  • = 80.000.000 x 5%
  • = 4.000.000

Penghasilan selama 1 tahun = 80.000.000 – 4.000.000 = 76.000.000 (diatas PTKP)

  • Penghasilan kena Pajak = 76.000.000 – 54.000.000 = 22.000.000
  • Karena dikenakan tariff progresif dibawah 54.000.000 jadi 22.000.000 x 5% = 1.100.000

Dari sini dapat disimpulkan apabila diasumsikan gaji Pak Adi selama 1 bulan mencapai 10.000.000 sehingga meskipun terhitung aktif kerja hanya 8 bulan, Pak Adi dikenakan PPH 21 sejumlah 1.100.000. Ketika diakhir tahun perusahaan akan memberikan bukti potong PPH 21 untuk Pak Adi. Untuk mendapatkan penjelasan terkait PPH 21 untuk karyawan yang mulai kerjanya tidak dari awal tahun, dapat disimak melalui video dibawah ini :


Tags

bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, karyawan, kena pajak, keuangan, kuliner, lapor pajak, mengatur keuangan, modal, online, pajak, pajak bisnis online, pajak dokter, pajak hotel, pajak makelar, pajak penghasilan


You may also like

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

WORKSHOP MARKETING SYSTEM

4 Formula Menentukan Strategi Marketing yang Tepat di Bisnis untuk Tetap Berkembang di Masa Sulit

Hari
Jam
Menit
Detik