Oktober 24

0 comments

Persiapan Sebelum Memulai Bisnis yang Wajib Dilakukan

Seperti yang kita ketahui bersama, memulai bisnis dan menjalankannya tidak semudah mengedipkan mata. Ada banyak hal yang harus kita pertimbangkan, pelajari dan prediksi untuk masa depan. Strategi demi strategi harus kita persiapkan sejak awal sebagai landasan utama kita dalam berbisnis. Persiapan yang matang akan membuahkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, banyak kisah para pengusaha baru yang memiliki proses panjang dalam mempersiapkan bisnisnya.

memulai bisnis

Ada beberapa tahapan yang harus dipersiapkan dalam memulai bisnis.

Putuskan produk mana yang akan dijual

Aturan pertama dan paling mendasar dalam memulai bisnis tentu kita sudah tahu apa yang harus diperdagangkan. Dalam hal ini, yang perlu kita lakukan adalah penelitian. Baik penelitian lapangan, atau dalam literatur (melalui buku atau artikel online).

Pemahaman ini perlu kita kuasai sejak awal agar tidak terjadi kasus gulung tikar di masa-masa awal memulai bisnis. Sebab, banyak kasus kebangkrutan bisnis hanya karena mereka terlibat dalam bisnis tanpa pemahaman sepenuhnya.

Jenis badan usaha

Ada berbagai jenis badan usaha. Di sini, kita perlu menentukan jenis apa yang paling terjangkau untuk kita gunakan. Ada empat pilihan badan usaha yang perlu kita pahami;

Kepemilikan tunggal: jenis bisnis yang menjadikan kita pemilik tunggal bisnis tersebut. Misalnya, kita berdagang makanan. Kami memikirkan segalanya dari awal hingga akhir. Jadi, kita berhak atas semua keuntungan setelah pajak. Risikonya, kita juga akan menanggungnya sendiri jika mengalami kerugian.

Firma: Bisnis ini adalah bisnis yang didirikan oleh beberapa orang. Anggota perusahaan yang terlibat harus bertanggung jawab untuk melunasi hutang bisnis mereka.

Kemitraan Terbatas/CV: Usaha ini adalah usaha yang fleksibel dalam kemitraan. Ada dua jenis mitra dalam usaha ini. Yang pertama aktif, dimana mereka aktif dalam mengelola usaha. Yang kedua pasif, artinya mereka hanya menyetor modal usaha.

BACA JUGA:  Trik Jitu Membuat Laporan Laba Rugi bagi Penjual E Commerce

Perseroan Terbatas: Jenis bisnis ini membutuhkan proses pendirian yang panjang. Hal ini dikarenakan modal perusahaan berasal dari saham, dimana pemilik memiliki bagian yang sama dengan saham yang diberikan.

Nama perusahaan atau jenis usaha

Sebelum produk di luncurkan, tentunya kita harus memiliki nama perusahaan atau jenis usaha yang kita kelola. Pastikan nama bisnis yang akan di berikan belum pernah di keluarkan sebelumnya dan telah memperhatikan ketersediaan domain website.

Di sini kita bisa cek sebelumnya di pdki-indonesia.dgip.go.id untuk mengetahui ketersediaan paten nama perusahaan dan checkdomain.net untuk mengecek ketersediaan nama domain untuk website jika kita jual secara online.

Sumber dana atau modal

Baik memulai bisnis kecil-kecilan seperti bisnis rumahan, atau bisnis skala besar, pencarian modal harus di perhatikan dengan matang. Dalam hal ini Anda bisa membelanjakan uang Anda sendiri, bisa melalui keluarga atau kerabat, Anda juga bisa menggunakan jasa simpan pinjam. Tapi pastikan untuk menggunakannya dengan bijak ya, jika modal ini tidak datang dari kantong sendiri. Sehingga hubungan kita dengan orang lain tetap baik.

Jika kita ingin meminjam modal dari lembaga simpan pinjam atau lembaga keuangan, jangan lupa pelajari kebijakannya agar jelas dari awal.

Persiapan Sumber Daya Manusia

Tidak semua bisnis dapat di kelola sendiri. Seringkali kita membutuhkan energi orang lain untuk menjalaninya. Bagi yang membutuhkan SDM, pastikan kita memilihnya agar memiliki satu visi dan misi, ya! Baik personel SDM tersebut berasal dari keluarga sendiri, atau orang lain yang kita rekrut.

Hal ini di karenakan kualitas manajemen usaha sangat penting dalam menentukan maju tidaknya suatu usaha. Banyak kasus bisnis yang terpaksa bangkrut karena ketidaksesuaian sumber daya manusia yang menjalankannya.

BACA JUGA:  Stock Opname Adalah Kunci Pencegahan Kerugian Bisnis Anda

Pelajari tentang pesaing terbesar

Dalam dunia bisnis tentunya ada kompetitor yang mengiringi langkah kita. Terkadang, nasib bisnis pesaing berada di atas kita, namun terkadang juga bisa di bawah. Misalnya, kami memulai bisnis fashion wanita dengan pasar menengah ke atas. Produk yang kami jual adalah pakaian semi formal hingga formal.

Di Indonesia, ini bukan hal baru. Banyak sekali persaingan dalam bisnis fashion yang bisa kita pelajari. Baik yang berhasil maupun yang gagal. Bisnis yang sukses bisa di jadikan tolak ukur dan motivasi. Di sisi lain, kita dapat mengevaluasi bisnis yang gagal untuk mencegahnya.

Ada banyak cara untuk menemukan data tentang pesaing kita. Mulai dari mendengarkan berita yang muncul dari mulut ke mulut sekitar, mencari tahu melalui mesin pencari internet, atau menghadiri konferensi dan seminar kewirausahaan.

Sasaran pasar

Bisnis yang baik adalah bisnis yang mengetahui target pelanggannya. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk mengatur strategi promosi dan mendeskripsikan produk yang akan kita tawarkan. Misalnya usaha kami termasuk dalam kategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan target penjualan ibu rumah tangga.

Kemudian strategi penjualan bisa di lakukan melalui gathering atau pengajian ibu-ibu. Jika kita melakukan bisnis online yang menyasar anak muda sebagai pembeli, maka kita harus pintar-pintar membuat promosi yang menarik untuk menggaet anak muda. Semakin kreatif dan unik mereka, semakin menarik mereka.

Hal ini juga berlaku ketika kita ingin beriklan. Pengetahuan kita tentang target pasar harus sejalan dengan konten iklan yang akan di pasang.

Keadaan emosional

Aspek penting ini seringkali di lupakan oleh para pelaku bisnis, padahal menjalankan bisnis seringkali tidak semulus yang di harapkan. Ada kalanya sebuah bisnis terasa hanya bergerak di tempat, tidak mencapai target, dan mengalami kemunduran dan kerugian. Jadi sebagai pengusaha, yang kita butuhkan adalah motivasi untuk tidak menyerah di tengah jalan.

BACA JUGA:  Mengenal Tarif Pajak PPH21 Beserta Cara Perhitungannya

Jika kita sampai pada titik ini, yang kita butuhkan hanyalah menarik napas dalam-dalam; melakukan relaksasi dan rekreasi. Dengan begitu, pikiran dan langkah kita akan terasa jernih untuk mengambil keputusan.

Kewirausahaan merupakan tantangan yang cukup menguras tenaga, waktu, dan juga emosi. Kedelapan tahapan di atas dapat di pertimbangkan dengan matang agar tidak menimbulkan banyak risiko di kemudian hari.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top