September 3

0 comments

Pentingnya Membuat Buku Besar Perusahaan Dagang

Buku besar atau buku besar perusahaan dagang merupakan salah satu bagian dari siklus akuntansi. Secara teknis, buku besar adalah buku yang berisi kumpulan data historis transaksi yang terdapat dalam Jurnal Umum dan Jurnal Khusus.

Sebenarnya cara membuat atau memposting buku besar perusahaan dagang bisa saja cukup sederhana. Namun, hal ini akan sulit dalam penerapannya ketika sebuah bisnis memiliki volume transaksi bisnis yang besar.

Pada dasarnya, buku besar adalah riwayat transaksi dan saldo keuangan untuk suatu periode akuntansi. Pada akhir periode akan menjadikan sebagai sumber data untuk pembuatan laporan keuangan perusahaan.

Buku Besar Perusahaan Dagang

Apa Itu Buku Besar Perusahaan Dagang?

Pengertian dari buku besar akuntansi (Ledger) adalah kumpulan akun yang berguna untuk meringkas transaksi yang telah tercatat dalam jurnal yang dapat tersusun dalam bentuk T, Skontro, dan Staffle.

Buku besar akuntansi perusahaan juga dapat mengandung arti sebagai tahapan pencatatan terakhir dalam akuntansi atau buku entri akhir yang menampung ringkasan data yang telah terkelompok atau dalam klasifikasi dari jurnal.

Buku ini berisi perkiraan yang merangkum pengaruh transaksi keuangan terhadap perubahan sejumlah akun.

Akun-akun yang tercatat di dalamnya adalah akun yang berbeda seperti akun aset, kewajiban, dan modal perusahaan.

Penting untuk Anda bahwa jumlah perkiraan yang penting oleh perusahaan bervariasi, karena tergantung pada kekayaan dan keuangan perusahaan, jenis kegiatan, volume transaksi dan informasi yang wajib oleh perusahaan miliki.

Fungsi setiap akun yang terdapat dalam buku besar akuntansi perusahaan berbeda-beda sesuai dengan kondisi masing-masing perusahaan.

Data dalam buku besar akuntansi tidak rinci karena akun terkadang tidak mencerminkan data rinci, seperti hutang, piutang, dan persediaan barang dagangan.

Untuk melihat akun-akun tersebut maka perlu akun lain yang melawati pengelompokan dalam sebuah buku atau kumpulan kartu yang bernama dengan buku besar pembantu atau buku besar pembantu.

BACA JUGA:  Cara Menghitung Biaya Produksi Yang Dikeluarkan Pada Bisnis

Dengan begitu ada buku pembantu hutang, asisten piutang, dan asisten barang dagangan.

Manfaat Buku Besar

Bisa sja fungsi buku besar akuntansi T, Skontro, dan Staffle sangat krusial dalam penyusunan laporan keuangan tahunan perusahaan.

Setiap bentuk buku besar akuntansi perusahaan memiliki kegunaannya sendiri. Hal ini tergantung pada masing-masing perusahaan.

Anda harus menyesuaikan dengan perusahaan Anda dan melihat berapa banyak transaksi yang ada di perusahaan Anda.

Fungsi Buku Besar Perusahaan Dagang

  1. Meringkas data transaksi yang telah tercatat dalam jurnal (umum).
  2. Mengklasifikasikan data keuangan dan dapat mengetahui jumlah atau kondisi sebenarnya dari rekening (rekening) tersebut apakah terdapat perbedaan atau tidak.
  3. Dasar untuk mengklasifikasikan transaksi yang ada atau telah tercatat dalam jurnal.
  4. Bahan atau informasi untuk menyusun laporan keuangan.
  5. Sebagai bukti atau validasi dari semua data yang telah terkumpul.
  6. Pemutakhiran akun-akun yang terdapat dalam buku besar dan file data transaksi.
  7. Pencatatan penyesuaian ke rekening perusahaan.
  8. Penyusunan laporan keuangan excel sederhana pada akhir periode akuntansi.
  9. Media klasifikasi dan pencatatan kode data transaksi yang bersumber dari rekening perusahaan.

Bentuk Buku Besar

Sebelum masuk ke bagian cara membuat dan contoh buku besar perusahaan dagang, ada beberapa bentuk pencatatan akuntansi yang perlu Anda pahami terlebih dahulu, yaitu:

1. Buku Besar Bentuk T

Buku besar perusahaan dengan bentuk T dalam akuntansi atau keuangan adalah salah satu bentuk paling sederhana yang terlihat seperti T besar.

Di sebelah kanan menunjukkan sisi kredit, di sebelah kiri menunjukkan sisi debit. Bentuk dan fungsi buku besar ini cukup sederhana dan mudah. Nama akun berada pada sisi kiri atas dan kode akun yang berada pada sisi kanan atas.

BACA JUGA:  Percepatan Pembayaran Piutang Usaha Ketika Masa Krisis

Jumlah rekening dan transaksi yang tercatat berbeda untuk setiap perusahaan. Tergantung pada jenis perusahaan dan jenis transaksi yang terjadi dalam satu periode perusahaan. Jenis buku besar dengan bentuk T tetap sama meskipun akun-akun yang tercatat berbeda.

Kesamaan mereka adalah format tanggal, debit, kredit, serta nama dan nomor rekening, total di akhir jumlah.

2. Bentuk Skontro

Bentuk skontro biasa saja terdari dari bentuk dua kolom. Skontro sendiri artinya adalah sebelah atau terbagi dua yaitu kanan dan kiri atau debet dan kredit.

Fungsi dari buku besar bentuk skontro cukup penting dan sering ada dalam perusahaan.

Skontro adalah merupakan salah satu bentuk buku besar akuntansi perusahaan yang cukup mudah namun tetap detail dalam setiap catatan transaksi dan nominalnya.

3. Buku Besar Saldo Kolom Tunggal

Buku besar saldo kolom tunggal biasanya digunakan di perusahaan yang memiliki banyak transaksi. Kolom saldo digunakan untuk menuliskan hasil setelah terjadi transaksi debit atau kredit. Hal ini akan memudahkan jika jumlah transaksi yang terjadi besar dalam satu periode.

4. Buku Besar Saldo kolom Rangkap

Yang dimaksud dengan buku besar staf dua kolom adalah bentuk yang menyerupai neraca satu kolom. Menjadi membedakan dengan bentuk staf satu kolom hanya terdapat pada kolom saldo yang terbagi menjadi 2 kolom lagi yaitu kolom debet dan kolom kredit.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Ukur Kinerja Karyawan Dengan Metode Balanced Scorecard

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer

Desainer Wajib Tahu Ini! Pajak Yang Dikenakan Pada Desainer
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top