Desember 7

0 comments

Pentingnya Balanced Scoreboard Untuk Ukur Kinerja Perusahaan

Setiap perusahaan membutuhkan strategi atau cara agar perekonomian perusahaan tetap berjalan. Balanced scoreboard merupakan salah satu cara yang dapat dipilih perusahaan untuk menjaga stabilitas ekonomi perusahaan.

Balanced scoreboard merupakan cara tercepat dan termudah untuk mengetahui kenaikan atau penurunan penjualan perusahaan. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya balanced scoreboard itu? Simak penjelasan lengkap tentang Balanced Scoreboard di bawah ini!

Apa Itu Balanced Scoreboard?

Balanced Scoreboard adalah suatu sistem manajemen strategis (strategic based responsibility accounting system) yang menjelaskan misi dan strategi suatu perusahaan ke dalam tujuan operasional dan tolok ukur kinerja perusahaan.

“Scoreboard” sendiri memiliki arti papan skor. Intinya adalah score board yang akan digunakan dalam perencanaan score yang akan dibuat nantinya.

Sedangkan “Balanced” memiliki arti seimbang, artinya dalam mengukur kinerja seseorang atau suatu organisasi harus terukur secara seimbang dari dua sudut pandang seperti keuangan dan non keuangan, jangka panjang dan jangka pendek, internal dan eksternal.

Dari penjelasan di atas dapat tersimpulkan bahwa balanced scoreboard merupakan suatu mekanisme dalam suatu sistem manajemen yang mampu menerjemahkan visi dan strategi organisasi ke dalam tindakan nyata di lapangan.

Sehingga balanced scoreboard merupakan alat manajemen yang terbukti banyak membantu perusahaan dalam mengimplementasikan strategi bisnisnya.

Mengapa Perlu Balanced Scoreboard?

Pentingnya Balanced Scoreboard Untuk Ukur Kinerja Perusahaan

Perkembangan dunia bisnis saat ini semakin kompetitif sehingga menimbulkan persaingan yang luar biasa.

Pengaruh perkembangan bisnis tersebut membuat perubahan dalam hal atau aspek lain seperti produksi, pemasaran, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan cara menangani transaksi antara perusahaan dengan pelanggan atau antara perusahaan dengan perusahaan lain.

Akibat dari permasalahan tersebut, manajemen harus dapat meninjau ulang pedoman yang telah berjalan selama ini agar tetap bertahan dan terus mengembangkan usahanya di tengah persaingan yang semakin ketat ini.

BACA JUGA:  Prosedur Yang Tepat Dalam Pengadaan Bahan di Perusahaan Kontraktor

Oleh karena itu, pengukuran atau penilaian kinerja menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah perusahaan.

Sejak awal, pemahaman tentang pengukuran kinerja dalam suatu organisasi sangatlah penting dan vital.

Dengan hasil pengukuran kinerja yang baik, akan tercipta informasi tentang keberadaan bisnis dan bagaimana hal itu berjalan dan di mana hal itu terjadi.

Singkatnya, pengukuran kinerja adalah kartu laporan bagi perusahaan.

Untuk mengukur kinerja tersebut, alat ukur kinerja yang baik adalah balanced scoreboard.

Fungsi Balanced Scoreboard Bagi Perusahaan

Awalnya, balanced scoreboard hanya berguna untuk memperbaiki sistem pengukuran keuangan. Kemudian meluas dan berfungsi untuk mengukur empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan.

Selanjutnya, balanced scoreboard memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Sebagai alat ukur perusahaan apakah visi dan misi yang dianut telah tercapai.
  • Sebagai ukuran keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan Anda.
  • Sebagai panduan strategis untuk menjalankan bisnis Anda.
  • Alat analisis efektivitas strategi yang telah digunakan.
  • Memberikan gambaran kepada perusahaan mengenai SWOT yang dimilikinya.
  • Sebagai alat indikator kinerja utama bagi perusahaan.
  • Sebagai umpan balik kepada pemegang saham perusahaan.
  • Sebagai alat komunikasi, informasi, dan sistem analisis pembelajaran perusahaan
  • Balanced Scoreboard dapat dikatakan sebagai alat ukur yang paling sederhana dalam suatu perusahaan, sehingga memiliki banyak kelemahan.

Salah satu kelemahannya adalah informasi yang tersajikan terbatas dan kurang akurat. sehingga tidak dapat melihat faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan.

Misalnya saat terjadi krisis, kebijakan pemerintah, atau insiden pada momen-momen tertentu.

Sudut Pandang atau Perspektif dalam Balanced Scoreboard

Terdapat 4 (empat) perspektif pada scoreboard, yaitu:

1. Perspektif Keuangan

Balanced Scoreboard menggunakan tolak ukur kinerja keuangan seperti ROI dan laba bersih, karena pada umumnya tolok ukur tersebut tentunya setiap perusahaan gunakan dalam mengetahui laba bersih.

BACA JUGA:  Peran Penting Key User di Perusahaan

Balanced scoreboard merupakan metode pengukuran kinerja di mana terdapat keseimbangan antara keuangan dan non keuangan untuk mengarahkan kinerja perusahaan menuju kesuksesan.

BSC selanjutnya dapat mendefinisikan pencapaian misi yang berperan dalam mewujudkan peningkatan kekayaan bagi suatu perusahaan.

Dalam balanced scoreboard, pengukuran keuangan memiliki dua peran penting yaitu semua perspektif bergantung pada pengukuran keuangan yang menunjukkan penerapan strategi yang terencana.

Kemudian yang kedua adalah memberikan dorongan kepada 3 (tiga) perspektif lainnya mengenai target yang harus perusahaan capai.

2. Perspektif Pelanggan

Dari perspektif pelanggan, perusahaan perlu menentukan terlebih dahulu segmen pasar dan pelanggan yang akan menjadi sasaran organisasi.

Kemudian manajer harus menentukan alat ukur terbaik dalam mengukur kinerja di setiap unit operasi dalam upaya mencapai target keuangannya.

Kemudian jika suatu unit bisnis ingin mencapai kinerja keuangan terbaik dalam jangka panjang, maka mereka harus menciptakan dan menyediakan produk dan layanan yang bernilai lebih baik kepada pelanggannya.

Suatu produk baik jika memiliki manfaat yang tinggi.

Terdapat dua kelompok dalam mengukur perspektif pelanggan, yaitu kelompok pengukuran inti dan proposisi nilai pelanggan yang berkaitan dengan atribut produk atau jasa, hubungan dengan pelanggan, serta citra dan reputasi.

3. Perspektif Proses Bisnis Internal

Perspektif ini menghadirkan proses kritis yang memungkinkan unit bisnis memberikan proposisi nilai yang dapat menarik dan mempertahankan pelanggannya di segmen pasar yang tertarget.

Secara umum, ada tiga pedoman dasar, yaitu:

  • Proses inovasi
  • Proses operasi
  • Layanan purna jual

4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan

Perspektif ini menyediakan infrastruktur untuk mencapai tiga perspektif sebelumnya dan menghasilkan pertumbuhan serta perbaikan jangka panjang.

Ada tiga prinsip kapabilitas yang berkaitan dengan kondisi internal perusahaan, yaitu:

  • Kemampuan pekerja: kepuasan pekerja, retensi karyawan, produktivitas pekerja
  • Kemampuan sistem informasi
  • iklim organisasi
BACA JUGA:  5 Langkah Membuat Sistem Operasional yang Sederhana

Kesimpulan

Balanced scoreboard merupakan salah satu upaya yang dapat bisnis Anda gunakan untuk menjadi tolak ukur dalam menilai kinerja perusahaan.

Konsep scoreboard sendiri berfokus pada identifikasi visi dan misi perusahaan, strategi untuk mencapai misi tersebut, hingga menganalisis kinerja strategi yang berjalan berdasarkan hasil akhir yang ada.

Terdapat 4 (empat) perspektif dalam scoreboard, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.

Keempat perspektif ini menjadi dasar pembuatan scoreboard untuk perusahaan Anda.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

SIAP KEMBANGKAN BISNIS!

Otomatisasi Bisnis dengan Metode PSF

Sudah bukan jamannya bisnis malah bikin stres..

Hari
Jam
Menit
Detik