Maret 27

0 comments

Pandemi COVID-19 Berdampak Pada Perusahaan Konstruksi

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan kita, terutama bagi pengusaha dan juga banyak industri dan perusahaan, termasuk perusahaan konstruksi juga ikut terdampak.

Perusahaan konstruksi adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan, renovasi, perbaikan, dan pemeliharaan infrastruktur seperti gedung, jalan, jembatan, jaringan listrik dan telekomunikasi, dan lain sebagainya. Mereka dapat bekerja untuk proyek-proyek pemerintah maupun swasta, dan mereka biasanya bekerja sama dengan arsitek, insinyur sipil, dan subkontraktor lainnya untuk menyelesaikan proyek-proyek mereka.

Mereka juga mempekerjakan banyak tenaga kerja dan memberikan dampak positif pada perekonomian.

Beberapa jenis perusahaan konstruksi yang ada antara lain:

  1. Perusahaan konstruksi umum, yang bergerak dalam berbagai jenis proyek konstruksi.
  2. Perusahaan konstruksi khusus, yang fokus pada jenis proyek tertentu seperti pembangunan jalan raya, jembatan, atau gedung-gedung tinggi.
  3. Perusahaan konstruksi besar, yang biasanya terlibat dalam proyek-proyek skala besar dan kompleks.
  4. Perusahaan konstruksi kecil, yang biasanya terlibat dalam proyek-proyek skala kecil hingga menengah.
  5. Perusahaan konstruksi swasta, yang biasanya bekerja untuk klien swasta seperti pengembang properti.
  6. Perusahaan konstruksi milik negara, yang biasanya dikelola oleh pemerintah dan terlibat dalam proyek-proyek publik seperti pembangunan jalan raya, jembatan, dan gedung pemerintah.
Perusahaan Konstruksi
Manager meeting with engineer at outdoor site stack hand for teamwork

Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Perusahaan Konstruksi

  1. Penundaan proyek, pandemi COVID-19 menyebabkan penutupan pabrik dan pemasok bahan baku, serta kesulitan dalam pengiriman bahan dan peralatan dari luar negeri. Hal ini menyebabkan penundaan dalam proyek konstruksi.
  2. Pengurangan tenaga kerja, beberapa dari mereka terpaksa mengurangi tenaga kerja mereka karena terdampak oleh penutupan pabrik dan penghentian proyek akibat pandemi COVID-19.
  3. Peningkatan biaya, keterbatasan pasokan bahan dan peralatan menyebabkan kenaikan harga, yang berdampak pada peningkatan biaya proyek.
  4. Penerapan protokol kesehatan dan keselamatan, mereka harus menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat untuk melindungi pekerja dari paparan COVID-19 di lokasi kerja.
  5. Peningkatan permintaan, meskipun banyak proyek konstruksi mengalami penundaan, ada beberapa proyek yang mengalami peningkatan permintaan, terutama yang berkaitan dengan sektor kesehatan, seperti pembangunan rumah sakit dan pusat karantina.
  6. Keterbatasan pembiayaan, beberapa dari mereka mengalami kesulitan dalam memperoleh pembiayaan karena dampak ekonomi pandemi COVID-19.
  7. Perubahan dalam cara bekerja, pandemi COVID-19 telah mempercepat penggunaan teknologi di industri konstruksi, seperti penggunaan drone, pemodelan 3D, dan konstruksi modular, yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan mempercepat waktu konstruksi.
BACA JUGA:  TIPS Sukses Bisnis F&B, Omzet Bisa Sampai Miliaran Rupiah

Kesimpulannya, pandemi COVID-19 telah memengaruhi industri konstruksi di berbagai aspek. Namun, sektor konstruksi telah menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat dan terus mencari cara untuk mengatasi tantangan ini dan mengembangkan solusi yang inovatif.

Daftar Perusahaan Konstruksi di Indonesia yang Terdampak Pandemi Covid-19

Banyakdari mereka yang terdampak pandemi COVID-19. Rata-rata pandemi COVID-19 berdampak pada penundaan proyek, pengurangan pendapatan, keterlambatan pembayaran dari klien, dan lain sebagainya. Beberapa daftar nama perusahaan di antaranya adalah:

  1. Waskita Karya, adalah perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 1961 dan ini bergerak di berbagai bidang konstruksi, seperti jalan tol, jembatan, gedung, dan infrastruktur air.
  2. Adhi Karya, Adhi Karya adalah salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 1960 dan bergerak di berbagai bidang, seperti jalan tol, jembatan, gedung, dan infrastruktur air.
  3. Pembangunan Perumahan (Persero) atau PTPP, Pembangunan Perumahan (Persero) atau PTPP adalah perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1960 dan bergerak di berbagai bidang, seperti perumahan, gedung, infrastruktur air, dan jalan tol.
  4. Wijaya Karya, Wijaya Karya atau biasa disingkat dengan nama WIKA, adalah salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 1960 dan bergerak di berbagai bidang konstruksi, seperti jalan tol, jembatan, gedung, dan infrastruktur air.
  5. Nusa Konstruksi Enjiniring, Nusa Konstruksi Enjiniring atau NKE adalah salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1981 dan bergerak di berbagai bidang konstruksi, seperti jalan tol, jembatan, gedung, dan infrastruktur air.
  6. PP (Persero), PP (Persero) atau PT Pembangunan Perusahaan adalah salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1953 dan bergerak di berbagai bidang konstruksi, seperti jalan tol, jembatan, gedung, dan infrastruktur air.
  7. Krakatau Engineering, Krakatau Engineering adalah anak perusahaan dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, yang bergerak di bidang konstruksi dan rekayasa. Krakatau Engineering didirikan pada tahun 1988 dan berlokasi di Cilegon, Banten.
  8. Truba Alam Manunggal Engineering, Truba Alam Manunggal Engineering atau TAME adalah perusahaan konstruksi dan rekayasa yang berbasis di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1974 dan telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun di Indonesia.
  9. Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Jaya Konstruksi Manggala Pratama atau JKON adalah perusahaan konstruksi yang didirikan pada tahun 1972 di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini telah mengerjakan berbagai proyek besar di Indonesia, termasuk gedung-gedung tinggi, jalan tol, jembatan, dan bendungan.
  10. Brantas Abipraya, Brantas Abipraya atau PT Brantas Abipraya adalah salah satu yang terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1980 dan bergerak di berbagai bidang konstruksi, seperti jalan tol, jembatan, gedung, dan infrastruktur air.
BACA JUGA:  10 Ide Bisnis Rumahan yang Mengubah Hobi Menjadi Cuan

Bagaimana perusahaan konstruksi dapat meminimalisir dampak lingkungan dari proyek mereka?

Perusahaan konstruksi dapat meminimalisir dampak lingkungan dari proyek mereka dengan mengikuti prinsip-prinsip sustainability atau keberlanjutan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat meminimalisir dampak lingkungan dari proyek mereka:

  1. Menentukan tata letak konstruksi yang tepat: harus memilih tata letak yang tepat untuk proyek mereka agar tidak merusak lingkungan sekitar. Mereka harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti lokasi, sumber daya, dan wilayah terdekat untuk menentukan tata letak yang optimal.
  2. Menggunakan bahan ramah lingkungan: Perusahaan harus memilih bahan yang ramah lingkungan untuk meminimalisir dampak lingkungan dari proyek mereka. Mereka harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti bahan daur ulang, bahan organik, dan sumber daya yang terbarukan.
  3. Mengurangi limbah dan emisi: Perusahaan harus mengurangi limbah dan emisi dari proyek mereka dengan menggunakan teknologi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Mereka juga dapat menggunakan teknologi untuk mengurangi emisi dari alat berat dan kendaraan yang digunakan selama proyek.
  4. Memperhatikan kesehatan dan keselamatan: Perusahaan harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama proyek mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan memastikan bahwa pekerja yang terlibat dalam proyek memiliki peralatan yang aman dan perlindungan yang cukup.
  5. Memantau dampak lingkungan: Perusahaan harus memantau dampak lingkungan dari proyek mereka secara teratur dan melaporkan hasilnya kepada pihak yang berwenang. Hal ini akan membantu perusahaan untuk memahami dampak proyek mereka pada lingkungan dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk meminimalisir dampak tersebut.

Dengan mengikuti prinsip-prinsip keberlanjutan tersebut, mereka dapat meminimalisir dampak lingkungan dari proyek mereka dan menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.


Tags

bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, covid-19, finance, franchise, grosir, harga, karyawan, kena pajak, keuangan, konstruksi, kuliner, lapor pajak, mengatur keuangan, modal, online, pajak, pajak bisnis online, pajak dokter, perusahaan konstruksi


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top