Juli 6

0 comments

Kerja 24 Jam Cuma Dapat Profit 1%, Kenapa Bisa?

Mengapa Keuangan Penting

Mengapa keuangan penting karena pada suatu waktu, di sebuah sudut kota yang sibuk, terdapat sebuah perusahaan kecil yang berusaha keras untuk bertahan. Mereka mengerahkan semua tenaga dan waktu, namun hasilnya tetap tidak sebanding dengan usaha yang mereka lakukan. Inilah kisah nyata salah satu klien D’Consulting lima tahun lalu, yang menggambarkan betapa pentingnya manajemen keuangan yang baik dalam menjaga keberlangsungan bisnis.

Permulaan: Konsultasi yang Membuka Mata alasan Mengapa Keuangan Penting

Awalnya, pemilik perusahaan ini datang ke D’Consulting dengan harapan untuk memperbaiki sistem pembukuan mereka yang bermasalah. Dengan cermat, kemudian tim konsultan melakukan audit awal untuk memahami situasi secara mendalam.

Ketika tim D’Consulting mulai menyelidiki lebih dalam, terungkaplah bahwa meskipun perusahaan ini memiliki omzet yang signifikan mencapai 50 juta rupiah, kemudian keuntungan yang mereka dapatkan hanya sebesar 1%. Hal ini mengundang keheranan yang mendalam, terutama ketika mereka mengetahui bahwa sang pemilik perusahaan aktif terlibat dalam setiap aspek operasional, bahkan turun langsung dalam proses bongkar muat barang, meskipun memiliki tim karyawan yang memadai.

Mengapa Hanya 1%?

Pertanyaan yang muncul adalah mengapa perusahaan dengan omzet besar seperti ini hanya mampu menghasilkan keuntungan yang begitu kecil? maka dari itu D’Consulting mulai menggali akar permasalahan dan menemukan beberapa faktor kunci yang mempengaruhi:

Biaya Operasional Tinggi

Perusahaan ini terbebani oleh biaya operasional yang tinggi, maka dari itu termasuk biaya sewa tempat, gaji karyawan, dan pengeluaran untuk peralatan. Meskipun omzetnya tinggi, biaya-biaya ini telah menggerus potensi keuntungan perusahaan.

Sistem dan Prosedur Operasional yang Tidak Tertata Baik

Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berantakan kemudian telah menyebabkan kebingungan dalam operasional sehari-hari. Hal ini juga mempengaruhi keakuratan dan kecepatan dalam pelaporan keuangan, yang merupakan salah satu faktor penting dalam pengambilan keputusan strategis.

BACA JUGA:  JD.ID Bangkrut, Ini 5 Fakta Menarik!

Kurangnya Analisis Keuangan

Perusahaan jarang melakukan analisis keuangan yang mendalam. Maka dari itu tanpa analisis yang tepat, mereka tidak dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang muncul secara efektif. Ini berarti bahwa peluang untuk memaksimalkan profitabilitas dan mengurangi pemborosan tidak dapat dimanfaatkan sepenuhnya.

Pentingnya Manajemen Keuangan yang Efektif

Kisah ini mencerminkan pentingnya manajemen keuangan yang efektif dalam mengelola sebuah bisnis. Manajemen keuangan bukan hanya tentang mencatat transaksi dan menghasilkan laporan, tetapi juga tentang merencanakan, mengontrol, dan menganalisis secara sistematis untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan.

Merencanakan dengan Bijak

Sebuah rencana keuangan yang baik adalah landasan dari keberhasilan bisnis. Ini meliputi:

  • Pengelolaan Kas yang Efisien: Memastikan bahwa arus kas perusahaan terkelola dengan baik untuk menghindari masalah likuiditas yang tidak terduga.
  • Pengelolaan Utang dan Kredit: Memiliki kebijakan yang jelas dalam mengelola utang dan kredit agar tidak mengganggu stabilitas keuangan perusahaan.
  • Perencanaan Anggaran yang Akurat: Merencanakan anggaran dengan tepat untuk mengalokasikan sumber daya secara efisien sesuai dengan prioritas bisnis.

Mengontrol dengan Teliti

Kontrol yang baik terhadap keuangan perusahaan meliputi:

  • Pengendalian Biaya: Memantau dan mengelola biaya operasional secara rutin untuk mengidentifikasi potensi penghematan.
  • Audit Internal: Melakukan audit internal secara teratur untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan kebijakan perusahaan.

Menganalisis untuk Keputusan yang Lebih Baik

Analisis keuangan mendalam membantu dalam:

  • Evaluasi Kinerja: Menilai kinerja perusahaan secara berkala untuk kemudian mengidentifikasi tren dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keuangan.
  • Peramalan dan Perencanaan Strategis: Menggunakan data keuangan untuk kemudian meramalkan masa depan dan merencanakan strategi bisnis yang lebih baik.

Kesimpulan: Mengapa Keuangan Penting Untuk Membangun Pondasi yang Kokoh

Bagi perusahaan seperti yang dihadapi oleh D’Consulting lima tahun lalu, kemudian belajar dari kesalahan dan meningkatkan manajemen keuangan adalah langkah yang sangat penting. Maka dari itu dengan mengimplementasikan sistem yang lebih baik, kemudian mereka dapat mengubah mereka dari hanya bertahan menjadi berkembang.

BACA JUGA:  Ketika D'Consulting Bantu Bisnis Skala Kecil dari Kerugian Besar

Kisah ini mengingatkan kita bahwa tidak peduli seberapa besar omzet yang dihasilkan sebuah perusahaan, maka dari itu keuntungan yang seimbang tetap merupakan tujuan utama. Dengan kemudian manajemen keuangan yang baik, perusahaan dapat mengelola risiko, mengoptimalkan kinerja, dan memaksimalkan peluang pertumbuhan jangka panjang.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

SIAP KEMBANGKAN BISNIS!

Otomatisasi Bisnis dengan Metode PSF

Sudah bukan jamannya bisnis malah bikin stres..

Hari
Jam
Menit
Detik