November 26

0 comments

Macam Macam KPI Yang Wajib Di Pahami Oleh Perusahaan

Macam macam KPI atau Key Performance Indicator seringkali di gunakan untuk menilai tingkat kemajuan yang sudah di capai oleh suatu organisasi atau perusahaan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Lantas, apa sebenarnya pengertian KPI?

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara lengkap seluruh hal yang berkaitan tentang pengertian macam macam KPI atau Key Performance Indicator . Dalam bahasa Indonesia lebih di kenal dengan IKU atau Indikator Kinerja Utama.

macam macam kpi

Pengertian KPI

Pengertian KPI atau Key Performance Indicator dalam bidang ilmu manajemen merupakan alat indikator. Hal ini yang memegang peranan penting dalam suatu perusahaan untuk menilai tingkat efektivitas kinerja suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya.

Jadi, definisi macam macam KPI secara sederhana adalah alat yang di gunakan untuk mengukur bebrapa hal. Seperti seberapa baik kinerja perusahaan, unit kerja, proyek kerja, departemen, atau individu. Hal ini bertujuan untuk mencapai tujuan strategis yang telah di tentukan sebelumnya.

Kehadiran KPI akan membantu manajemen perusahaan dan pendiri perusahaan untuk melihat perkembangan perusahaan atau unit kerja di dalamnya. Apakah semua aktivitas yang di lakukan sudah sesuai dengan harapan atau belum optimal.

Beberapa karakteristik Key Performance Indicators atau KPI adalah pengukuran non keuangan, ukuran yang sering di gunakan (pengukuran rutin). Ukuran yang di ketahui oleh manajemen, semua pihak dalam organisasi. Mengetahui dan memahami indikator kinerja utama, tanggung jawab terhadap individu dan tim , ada efek signifikan yang signifikan, menghasilkan efek positif.

Umumnya, setiap perusahaan memiliki KPI yang berbeda satu sama lain berdasarkan strategi, prioritas, dan kriteria kinerja perusahaan. Namun jika di lihat pada intinya. KPI dapat di jadikan tolak ukur dalam menilai perkembangan. Pengembangan meliputi suatu perusahaan, unit kerja, individu atau departemen.terhadap target yang telah di tentukan.

BACA JUGA:  Cara Menentukan Gaji Karyawan Yang Adil dan Sejahtera

2 Jenis Indikator Utama dalam macam macam KPI

Secara umum di bagi lagi menjadi jenis utama yaitu KPI Finansial dan KPI Non Finansial.

Key Performance Indicator (KPI) Finansial

Pengertian KPI keuangan adalah jenis KPI yang berkaitan dengan bidang keuangan. Berikut adalah beberapa contoh KPI Keuangan:

  • Gross Profit atau Laba Kotor, merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur jumlah sisa uang dari pendapatan atau laba setelah dikurangi HPP atau Harga Pokok Penjualan.
  • Net Profit atau Laba Bersih, merupakan indikator yang digunakan untuk menilai besarnya sisa pendapatan perusahaan setelah dikurangi HPP dan biaya lain seperti bunga dan pajak.
  • Margin Laba Kotor atau Gross Profit Margin, merupakan indikator untuk menilai persentase yang dapat dicapai dengan membagi laba kotor perusahaan dengan pendapatan perusahaan.
  • Net Profit Margin atau Net Profit Margin, merupakan indikator yang digunakan untuk menilai persentase yang diperoleh perusahaan dengan cara membagi laba bersih berdasarkan pendapatan perusahaan.
  • Current Ratio atau Rasio Lancar, merupakan indikator yang digunakan untuk menilai neraca keuangan likuiditas dengan cara membagi aktiva lancar perusahaan dengan kewajiban lancar perusahaan.

Key Performance Indicator (KPI) Non-Finansial

Pengertian KPI non keuangan adalah alat indikator yang tidak secara langsung dapat mempengaruhi keuangan atau organisasi. Tetapi tetap dapat mempengaruhi kinerja organisasi perusahaan. Beberapa hal yang termasuk dalam KPI non-keuangan adalah tingkat perputaran tenaga kerja. Matriks kepuasan pelanggan, rasio pelanggan berulang terhadap pelanggan baru, dan pangsa pasar.

Faktor yang Harus Di perhatikan dalam Membuat KPI

KPI atau Key Performance Indicator tidak akan berguna jika tidak di sertai dengan tindak lanjut atas KPI tersebut. Dalam prosesnya, suatu perusahaan dapat membuat KPI yang telah di sesuaikan dengan perusahaan tersebut. Namun secara umum KPI harus di buat berdasarkan beberapa poin yang sering di terapkan di berbagai industri, poin tersebut adalah SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic, Timely).

BACA JUGA:  Pengelolaan Barang Sisa Proyek Pada Perusahaan Kontraktor

Kelima poin ini sangat penting untuk menentukan tujuan tertentu. Berikut penjelasan lengkap poin-poin SMART di atas:

  • Spesifik. Perusahaan harus menentukan tujuan perusahaannya secara spesifik dan mudah dipahami oleh anggota lainnya.
  • Perusahaan harus dapat mengukur pencapaian tujuan tersebut.
  • memastikan bahwa tujuan mereka dapat dicapai dengan cara yang wajar.
  • Wajib mengetahui tujuan tersebut sesuai atau relevan dengan perusahaan.
  • Kerangka Waktu. Perusahaan juga harus menentukan kerangka waktu untuk mencapai tujuan tersebut.

Implementasi Macam Macam Key Performance Indicator (KPI)

Sebelum sebuah perusahaan mengimplementasikan KPI ke dalam kegiatan operasionalnya, ada 4 kriteria dasar yang harus di penuhi oleh perusahaan. Pertama, ada kolaborasi antara karyawan, tim, pemasok, dan pelanggan. Kedua, adanya desentralisasi dari manajemen ke sisi operasional. Ketiga, adanya integrasi atau keterkaitan antara laporan, tindakan, dan kegiatan. Keempat, adanya hubungan antara KPI dengan strategi perusahaan.

Di perlukan proses sistem yang saling berhubungan dalam implementasi KPI, baik dari lingkungan perusahaan seperti manajer, investor dan karyawan, hingga pihak eksternal seperti pemasok dan pelanggan.

Sama halnya dengan laporan. Laporan KPI harus di buat secara tepat waktu, efisien dan harus fokus pada peningkatan pengambilan keputusan. Hal terpenting dalam mengimplementasikan KPI adalah menjelaskan hasil atau tujuan dari masing-masing KPI.

Ada metode penting untuk dapat menerapkan KPI dengan tepat guna mencapai tujuan perusahaan. Metode tersebut akan menggabungkan kriteria SMART yang telah kami jelaskan di atas. Berikut ini adalah caranya.

  • Spesifik : Tujuan atau hasil harus dibuat jelas dan spesifik, agar tujuan tidak merembet ke hal lain yang tidak sesuai dengan harapan. Ketika Anda mampu mencapai tujuan atau hasil tertentu, akan lebih mudah untuk mengetahui kapan mencapai tujuan tersebut.
  • Measurable : Tujuan ini harus dapat diukur dari segi kualitas dan kuantitas. Hal ini dapat dikondisikan pada standar kinerja atau ekspektasi dari suatu perusahaan.
  • Achieveable : Tujuan harus dicapai dan dirumuskan sebagai salah satu tantangan, sehingga akan semakin menginspirasi perusahaan untuk mencapai tujuannya.
  • Realistic : Selain dapat dicapai, tujuan perusahaan juga harus realistis dan berorientasi pada hasil.
  • Time Sensitive : setiap tujuan atau hasil harus memiliki batas waktu kapan mencapai tujuan atau hasil tersebut. Fakta bahwa tujuan adalah sesuatu yang membutuhkan batas waktu akan memudahkan untuk menilai perbaikan atas tujuan atau hasil berikutnya.
BACA JUGA:  Strategi Eatlah Sukses Bangun Bisnis Kuliner

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat di tarik kesimpulan. Pengertian KPI atau Key Performance Indicators adalah alat yang di gunakan dalam kegiatan. Kegiatan yang di maksud adalah perusahaan untuk mengukur dan menilai kinerja perusahaan setiap saat.

Perhitungan ini di gunakan untuk mengetahui tingkat perkembangan perusahaan dalam kegiatan perusahaan sasaran. KPI juga sering di gunakan sebagai alat pembanding keuangan dan kinerja perusahaan terhadap bisnis lain atau kompetitor bisnis.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top