Oktober 14

0 comments

Ketahui Pentingnya Bukubank Bagi Jalannya Perusahaan

Dalam industri perbankan dikenal istilah kategori bukubank. Kegiatan Usaha BUKU atau Bank Umum tentunya mempengaruhi kegiatan usaha bank.

Sebenarnya, apa itu BUKU? Dan apa pengaruhnya terhadap harga saham bank?

Yuk simak artikel ini untuk mendapatkan jawabannya.

bukubank

Apa Itu Bukubank?

BUKU ini adalah singkatan dari Bank Umum untuk Kegiatan Usaha. BUKU ini merupakan tingkat kelompok perusahaan perbankan berdasarkan jumlah modal inti mereka.

Setiap Bank, baik Bank Umum maupun Bank Umum Syariah, dalam operasionalnya harus memiliki modal yang di sebut Modal Inti.

Modal Inti ini terdiri dari modal disetor ditambah keuntungan yang di peroleh Bank setelah dikurangi pajak.

Katagori Bank Menurut Kelas BUKU

Sesuai ketentuan Bank Indonesia, bisnis perbankan konvensional di kelompokkan menjadi 4 kelas BUKU. Peraturan ini mengkategorikan Bank ke dalam 4 kategori BUKU.

Saat ini Bank terbagi menjadi 4 (empat) kategori BUKU, yaitu:

  • yang pertama adalah Bank dengan Modal Inti < Rp1 triliun.
  • Kedua merupakan bank dengan modal inti antara Rp1 triliun – Rp5 triliun.
  • ketiga merupakan bank dengan modal inti antara Rp5 triliun – Rp30 triliun.
  • keempat adalah Bank dengan Modal Inti >= Rp30 triliun.

Misalnya, Bank dengan modal inti Rp35 triliun dikategorikan sebagai Bank BUKU 4, dan Bank dengan modal inti Rp4,5 triliun di kategorikan sebagai Bank BUKU 2.

Khusus untuk unit usaha syariah, pengelompokan BUKU akan di dasarkan pada modal inti yang dim iliki oleh bank umum konvensional yang menjadi induknya.

Sampai dengan semester 1 tahun 2017, terdapat 43 emiten Bank yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Sebagai gambaran, dari 43 bank emiten tersebut, bank dengan modal inti terbesar adalah Bank Mandiri (Rp 154 triliun) dan bank dengan modal inti terkecil adalah Bank Artos (Rp 142 miliar).

BACA JUGA:  Tips Mengatur Cash Flow Agar Keuangan Perusahaan Tetap Aman!

Coba bayangkan, jika terjadi force majeure yang menyebabkan kondisi ekonomi terganggu, bank mana yang lebih aman? Tentunya bank dengan modal inti yang lebih besar.

Oleh karena itu, dapat di katakan, bank dengan Modal Inti yang lebih besar relatif lebih aman di bandingkan dengan Bank dengan Modal Inti yang lebih kecil.

Cakupan Kegiatan Kategori Bukubank

Cakupan produk dan aktivitas yang dapat di lakukan oleh setiap kategori BUKU juga berbeda:

Bank Buku 1

BUKU 1 Bank hanya dapat menghimpun dan menyalurkan dana yang merupakan produk atau kegiatan pokok dalam Rupiah.

Aktivitas trade financing, aktivitas sistem pembayaran, dan e-banking yang di perbolehkan masih sangat terbatas. Dibebakan karena bank ini juga memiliki aktivitas transaksi valuta asing terkecil sebagai pedagang valuta asing.

Bank Buku 2

yang kedua dapat melaksanakan seluruh aktivitas produk atau aktivitas Bank BUKU 1 secara lebih luas.

Selain itu, bank BUKU 2 juga dapat melakukan kegiatan tresuri terbatas, termasuk spot dan derivatif. Hal ini karena Bank kategori ini juga mampu berinvestasi 15% di lembaga keuangan domestik.

Bank Buku 3

yang ketiga dapat melaksanakan seluruh aktivitas produk atau aktivitas Bank BUKU 2 secara lebih luas.

Selain itu, bank BUKU 3 juga mampu berinvestasi 25% pada lembaga keuangan domestik dan asing terbatas di kawasan Asia.

Bank Buku 4

Bank BUKU 4 dapat melaksanakan seluruh aktivitas produk atau aktivitas Bank BUKU 3.

Selain itu, bank BUKU 4 juga dapat berinvestasi 35% pada lembaga keuangan di dalam dan luar negeri dengan cakupan area global internasional.

Selain cakupan produk dan aktivitas, masing-masing kategori BUKU juga di bedakan dari target penyaluran kredit atau pembiayaan produktif kepada UMKM dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Pertama Bank minimal 55% dari total kredit atau pembiayaan
  • Kedua bank minimal 60% dari total kredit atau pembiayaan
  • Ketiga Bank minimal 65% dari total kredit atau pembiayaan
  • Keempat bank minimal 70% dari total kredit atau pembiayaan
BACA JUGA:  Cara Bisnis Bisa Berkembang dan Sukses

Menilai Saham BANK dari Kategori Buku

Jika selama ini kita familiar dengan rasio fundamental saham perbankan seperti CAR (Capital Adequacy Ratio), NIM (Net Interest Margin), dan NPL (Non Performing Loan), maka dengan mengetahui Kategori BUKU ini, kini Anda memiliki satu hal lagi. yang perlu di perhatikan, jika ingin berinvestasi di saham perbankan.

Selamat Berinvestasi!


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top