Januari 12

0 comments

Contoh Nota Kontan Yang Penting Untuk Pemilik Bisnis Ketahui

Contoh nota kontan harus ada dalam melakukan segala jenis transaksi. Karena bukti ini bisa di katakan sebagai salah satu faktor terpenting jika ingin sukses berbisnis.

Karena tanpa bukti transaksi, pelanggan pasti akan merasa tidak berdaya jika nantinya produk yang di beli rusak sebelum di gunakan.

Itu sebabnya, pemilik bisnis juga harus memberikan kenyamanan bagi pelanggannya agar nantinya mau membeli produk dari mereka lagi.

Salah satu jenis bukti transaksi yang sering di gunakan saat ini adalah kuitansi kas.

nota kontan

Pengertian Contoh Nota Kontan

Uang tunai adalah bukti transaksi pembayaran dan di berikan oleh pemilik bisnis kepada pelanggan mereka.

Dengan begitu, transaksi bisa di selesaikan tanpa harus ketika menunggu jatuh tempo.

Hal ini sangat berbeda dengan nota kredit dan debet yang masih berkaitan dengan hutang dagang antara kedua belah pihak.

Nota tunai ini merupakan bukti transaksi yang di keluarkan oleh penjual pada saat pembeli melakukan pembayaran atas barang yang dibeli.

Uang kertas juga umumnya di keluarkan oleh penjual yang di berikan kepada pembeli yang melakukan pembelian secara langsung.

Karena proses pembayaran tidak perlu menunggu tanggal jatuh tempo, maka bukti pembayaran ini di sebut juga nota tunai atau uang tunai.

Sama seperti jenis uang kertas lainnya, uang kertas ini memang harus di buat dengan menggunakan salinan, minimal di buat dalam dua rangkap.

Nantinya nota asli ini akan di berikan kepada pembeli, sedangkan salinannya di simpan oleh penjual untuk catatan.

Mengetahui Fungsi Contoh Nota Kontan

Uang kertas ini sendiri memiliki peran bahkan fungsi yang penting bagi setiap bisnis.

Nota kas ini umumnya akan di gunakan sebagai dokumen referensi ketika perusahaan akan membuat laporan keuangan.

BACA JUGA:  Pengusaha Wajib Tahu Apa Itu Dropshipper Untuk Penjualan

Bahkan bisa di bilang ini adalah alat untuk pengecekan ulang.

Saat itulah perusahaan ingin membandingkan jumlah penjualan di data invoice dan keadaan di gudang.

Ini akan di gunakan sebagai bukti transaksi resmi bahkan sah.

Salah satu bukti transaksi untuk membantu pencatatan ini misalnya nota penjualan. Nota penjualan tersebut nantinya akan menjadi bukti pembelian yang sah di mana hal ini akan menjelaskan jika pembeli telah selesai melakukan pembayaran atas barang yang dibeli.

Begitu juga dengan invoice yang berisi informasi penting tentang pembelian, harga, nama, model, alamat, dan sebagainya.

Jadi secara umum dapat di katakan bahwa penerimaan kas penjual merupakan sesuatu yang sangat penting.

Di mana Anda harus menyimpannya dengan rapi agar mudah di temukan nanti saat di butuhkan untuk mendukung laporan keuangan.

Komponen dalam Contoh Nota Kontan

Salah satu faktor penting untuk sukses dalam berbisnis adalah bukti transaksi.

Dengan bukti transaksi ini maka dapat di katakan bersentuhan langsung dengan konsumen dengan memberikan kemudahan kepada pelanggan agar mau datang untuk membeli kembali produk Anda.

Mengapa seperti itu?

Sebab, tanpa bukti transaksi, maka customer Anda pasti tidak bisa komplain jika nantinya di ketahui barang yang di terima rusak.

Salah satu yang penjual gunakan adalah tanda terima kas.

Nota tunai merupakan bukti transaksi bagi nasabah, di mana pada umumnya bukti transaksi pembayaran akan di terbitkan dan kemudian di berikan kepada nasabah.

Tahukah Anda bahwa banyak pebisnis yang menggunakan nota penjualan dalam bentuk kertas bahkan juga membuatnya secara manual?

Misalnya seperti menggunakan Excel dengan tujuan agar tidak rusak.

Jadi, apa saja komponen dalam uang kertas ini?

BACA JUGA:  Pentingnya Balanced Scoreboard Untuk Ukur Kinerja Perusahaan

Berikut adalah daftar komponen penyusun uang kertas, antara lain:

  1. Nama perusahaan/nama toko sebagai penerbit wesel
  2. Nomor catatan
  3. Tanggal transaksi
  4. Jenis barang
  5. Jumlah barang yang diambil/dibeli
  6. Harga satuan barang
  7. Total harga
  8. Setelah memahami cara pembuatan komponen, saatnya mempelajari cara mudah membuatnya sendiri.

Sehingga Anda dapat menyisipkan beberapa teks penting pada catatan tersebut sebagai custom karakter/ciri khas perusahaan Anda.

Cara Membuat Nota Kontan

Anda juga dapat membeli uang kertas siap pakai di toko perlengkapan alat tulis.

Nota ini sudah ready dimana biasanya anda tinggal mengisi sesuai dengan transaksi yang akan di lakukan nantinya.

Atau mungkin Anda juga dapat memesan catatan ke printer dan kemudian meminta untuk menambahkan logo bisnis Anda.

Semua jenis nota ini nantinya akan berlaku dan di gunakan sebagai bukti pembayaran yang berstempel usaha.

Namun, jika Anda ingin membuat sendiri format nota tunai ini, maka Anda bisa menggunakan Microsoft Excel saja.

Berikut ini adalah cara membuat struk kas sendiri menggunakan Ms. Excel, antara lain:

1. Masukkan Kode Produk

Di sini anda bisa langsung mengisi kode produk tanpa harus menggunakan rumus excel.

Lalu sesuaikan dengan kode yang sudah di buat sebelumnya.

Kode produk ini berisi nomor kode produk tertentu maka yang akan di transaksikan.

Dengan adanya kode ini akan memudahkan penjual untuk mengecek produk yang baru saja di transaksikan bahkan tanpa harus menuliskannya secara lengkap.

2. Isilah nama barang dan jumlahnya pada kolom

Nanti di kolom product or item name isikan nama secara manual.

3. Gunakan Rumus VLOOKUP

Jika ingin lebih mudah, maka Anda juga bisa menggunakan rumus VLOOKUP ini: =IFERROR(VLOOKUP(C10,’DATA ITEM’!$3:$D$100,2,FALSE),””).

BACA JUGA:  Rumus Return On Equity Untuk Menghitung Pengembalian Ekuitas

Kemudian isikan jumlah barang yang sudah terjual pada kolom jumlah barang.

4. Buat Harga Satuan Produk

Untuk membuat harga satuan per produk pada uang kertas, sehingga Anda dapat menggunakan rumus yang terdapat di Ms. Excel.

Jadi lebih mudah, praktis, dan minim kesalahan.

Agar lebih mudah nantinya, maka Anda bisa menggunakan rumus Excel berikut ini: =IFERROR(VLOOKUP(C10,’DATA ITEM’!$B$3:$D$100,3,FALSE””).

5. Masukkan Total Harga

Setelah itu buat jumlah barang yang terjual dengan harga satuan untuk bisa mendapatkan harga total.

Gunakan =SUM(G10:G16) untuk memudahkan perhitungan.

Sehingga dengan rumus SUM ini semua kesalahan dalam perhitungan bisa di minimalkan lebih awal.

6. Kurangkan Harga Diskon

Ini nantinya akan menjadi nilai total yang harus di bayarkan oleh pembeli kepada Anda.

Di sini gunakan rumus =G17-G18.

Jadi Anda bisa mengetahui total harga jika ada diskon.

Jadi jika ternyata tidak ada diskon, di samping itu Anda cukup menggunakan rumus SUM sebelumnya.

Contoh Nota Kontan

Contoh Nota Kontan


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

5 Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Usaha

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal

3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top