Februari 3

0 comments

Contoh Kwitansi Kosong Yang Wajib Pengusaha Pahami

Kebanyakan orang tidak dapat membedakan antara kwitansi kosong, catatan, dan faktur.

Hal ini karena dokumen-dokumen tersebut memiliki format penulisan dan fungsi yang hampir sama.

Kwitansi pembayaran umumnya memiliki dua rangkap, salah satunya di berikan kepada pihak yang membayar sebagai bukti transaksi yang di lakukan.

Lembar lain di berikan kemudian kepada penerima arsip uang dokumen keuangan.

Kuitansi harus memuat jumlah yang di bayarkan dalam angka dan huruf, tanggal transaksi dan tanda tangan kedua belah pihak.

Bentuk dan Format Kwitansi Kosong yang Benar

Kwitansi kosong memiliki beberapa komponen penting kemudian yang harus di cantumkan.

Meski sudah banyak beredar, kenyataannya masih banyak orang yang belum memahami komponen-komponen tersebut.

Jika Anda akan membuat kwitansi kosong, pertama-tama Anda harus memahami cara membentuk dan memformat template dengan benar.

Berikut adalah komponen-komponen yang terdapat di dalam sebuah template kwitansi pembayaran:

Nomor

Untuk penomoran resi merupakan komponen yang kemudian menunjukkan berapa banyak transaksi yang telah di lakukan.

Sehingga, nomor transaksi ini nantinya akan memudahkan penjual untuk mengumpulkan data penjualan.

Tempat dan Tanggal

Berikutnya adalah tempat dan tanggal. Ini adalah komponen yang berisi tempat dan tanggal transaksi kemudian di lakukan.

Nama dan Tanda Tangan Penyetor

Pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi juga harus di cantumkan dalam template tanda terima.

Sehingga nama dan tanda tangan penyimpan harus di cantumkan karena ialah yang memberikan uang dalam transaksi tersebut.

Nama dan Tanda Tangan Penerima

Berikutnya adalah nama dan tanda tangan penerima.

Komponen ini di cantumkan karena merupakan pihak yang menerima uang.

Umumnya penerimanya adalah suatu instansi atau perusahaan, tetapi perorangan juga bisa

Nominal dalam Angka (Rupiah)

Komponen format struk ini berisi angka nominal yang terdapat pada transaksi yang menggunakan mata uang rupiah, tentunya jika Anda berada di Indonesia.

BACA JUGA:  Strategi Sukses Bisnis Cuci Sepatu Bagi Pemula

Nominal Terbilang

Jumlah yang di hitung dari jumlah transaksi yang telah di lakukan juga perlu di cantumkan.

Hal ini di karenakan pencatatan angka nominal berfungsi untuk meminimalisir kesalahan atau kerancuan yang dapat terjadi pada saat pengisian angka nominal.

Tujuan Transaksi

Komponen lain yang perlu di cantumkan dalam kuitansi adalah tujuan transaksi.

Sehingga, bentuk atau bentuk tujuan transaksi ini dapat berupa Pembayaran.

Adanya opsi ini memudahkan Anda mencatat jenis transaksi.

Tidak ada aturan yang menyatakan sehingga template struk harus dalam bentuk soft copy atau hard copy.

Karena kedua jenis tersebut memiliki fungsi yang sama.

Yang terpenting adalah komponen-komponen tersebut harus termuat dengan jelas.

Dan juga kuitansi harus di catat, di simpan, dan di dokumentasikan dengan baik sebagai data transaksi dari suatu perusahaan.

Contoh Template Kwitansi Kosong

Jika ingin membuat struk pembayaran tentunya harus mengetahui cara membuatnya yang benar terlebih dahulu, karena ada beberapa hal yang tidak boleh di lewatkan.

Seperti di ketahui sebelumnya, akta ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu sub-resi yang terletak di sebelah kiri untuk penerima uang dan sebelah kanan untuk pihak yang membayar.

Biasanya kuitansi lengkap terdiri dari dua lembar, lembar pertama akan di berikan kepada pembayar dan lembar kedua yang merupakan salinan akan di berikan kepada penerima uang.

Untuk membuat struk anda perlu memperhatikan komponen-komponen sehingga mengetahui yang harus di buat.

Komponen tersebut meliputi nama lengkap, jumlah yang di bayarkan, tempat dan tanggal transaksi, nama lengkap, tanda tangan dan alamat penerima uang dan, jika perlu, cap yang sehingga di bubuhkan pada kertas tersebut.

kwitansi kosong

Tatacara Penulisan Format Kwitansi Kosong

Selanjutnya, jika Anda sudah familiar dengan kuitansi, Anda bisa membuatnya sekarang. Ikuti langkah-langkah berikut dalam membuat kwitansi yang baik dan benar.

BACA JUGA:  Tips Mengubah Bisnis Apapun Agar Bisa Punya Untung Besar

Pertama Anda harus menyiapkan kuitansi kosong. Kemudian, Anda juga bisa membelinya yang sudah jadi, karena blanko mudah di temukan di mana-mana.

Kemudian, siapkan selembar kertas karbon sebagai salinannya. Saat membuat struk, pastikan Anda menggunakan bolpoin berwarna hitam agar duplikat struk dapat terlihat dengan jelas.

Jangan lupa siapkan juga stempel perusahaannya atau kalau memang pakai yang buatan sendiri yang sudah mencantumkan nama perusahaannya, kemudian lebih baik karena tidak mudah di tiru.

Isi semua bidang dalam dokumen. Siapkan juga siapkan bahan jika perlu.

Biasa nya materai yang di gunakan adalah Rp. 6000, tapi itu tergantung dari jumlah transaksi yang kemudian Anda lakukan. Anda dapat melihat ketentuan di bawah ini, kemudian dalam menggunakan stempel.

  • Jumlah transaksi di bawah Rp. 250.000 tidak boleh menggunakan materai di setiap bukti pembayaran.
  • Jumlah transaksi antara Rp. 250.000 – Rp. 1.000.000 dengan menggunakan materai Rp. 3000
  • Jumlah transaksi di atas Rp. 1.000.000 dengan menggunakan materai Rp. 6.000.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

SIAP KEMBANGKAN BISNIS!

Otomatisasi Bisnis dengan Metode PSF

Sudah bukan jamannya bisnis malah bikin stres..

Hari
Jam
Menit
Detik