Februari 26

0 comments

Cara Mengukur Biaya Tenaga Kerja Atau Gaji Usaha

Mengukur Biaya Gaji – Di dunia ini, seseorang pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi atau tidak. Untuk memenuhi permintaan, seseorang harus membeli dengan uang.

Bagaimana Anda menghasilkan uang? Cara menghasilkan uang adalah dengan bekerja, bisnis atau apapun yang bisa menghasilkan uang. Namun ingat, jangan mencopet, mencuri atau menjual barang ilegal, karena bisa merugikan diri sendiri.

Nah, uang yang kita hasilkan melalui kerja disebut gaji. Orang yang telah melakukan sesuatu untuk perusahaan akan diberi penghargaan berdasarkan apa yang telah dilakukannya, yang disebut gaji.

Oleh karena itu, banyak orang yang menempuh pendidikan paling tinggi untuk mendapatkan pekerjaan dan gaji yang layak, oleh karena itu jika gaji tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan atau keinginannya.

Oleh karena itu, Anda harus bisa menentukan gaji yang tepat untuk karyawan Anda!

Lantas, bagaimana cara menghitung biaya gaji karyawan?

Pertama, Anda harus mengetahui komponen gaji. Oleh karena itu, komponen gaji meliputi tunjangan, pemotongan, upah lembur dan gaji pokok. Komponen-komponen tersebut memiliki penjelasannya masing-masing.

Komponen pertama ada tunjangan, tunjangan sendiri merupakan komponen sebagai pelengkap gaji. Antara lain, jenis tunjangan itu ada tunjangan makan, transport, jabatan, pendidikan, kesehatan, dan berbagai macam lagi.

Kamu perlu memberikan tunjangan untuk karyawan yang bekerja di perusahaan kamu sekarang. Hal ini dilakukan untuk menimbulkan bentuk kepedulian serta agar karyawan lebih semangat lagi dalam bekerja.

Kedua, ada komponen potongan. Komponen ini berhubungan dengan hal-hal pribadi karyawan. Lalu meliputi apa saja potongan ini? Komponen potongan ini meliputi iuran kesehatan, pajak, atau hal lainnya.

Komponen yang ketiga ada uang lembur, uang lebur ini biasanya diberikan setelah karyawan melakukan kerja ekstra untuk perusahaanmu. Biasanya ia bekerja sesuai dengan jam regular, namun pada lembur ia menambah jam kerjanya sampai 1 atau 2 jam.

Tetapi, kadang ada juga perusahaan yang tidak memiliki uang lembur untuk karyawan. Hal itu balik lagi dengan kebijakan karyawan masing-masing.

Gaji pokok, komponen yang terakhir namun paling utama. Seperti yang sudah diatur dalam undang-undang no 13 tahun 2003 tentang UMP atau upah minimum provinsi, gaji seorang karyawan harus mempunyai minimum yang sudah diatur, tetapi hal ini akan berbeda-beda dengan provinsi-provinsi lain.

Namun, faktor pengalaman dan juga lama kerja menjadi pertimbangan untuk menentukan nominal gaji yang diberikan pada karyawan. Informasi lebih detail dan jelas kami buat dalam bentuk video agar lebih mudah dipahami dan lengkap. Lihat dalam video berikut ini.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, pajak, peluang


You may also like

Rahasia Sukses Buka Ratusan Cabang Ala Kopi Janji Jiwa

5 Kesalahan Utama Dalam Membangun Bisnis F&B

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube