Maret 20

0 comments

Cara Laporan Pajak (SPT) Tahunan Secara Online 2023

Batas waktu laporan pajak tahunana atau SPT Tahunan 2022 tinggal beberapa hari lagi. Bagi Wajib Pajak (WP) orang pribadi, pelaporan SPT paling lambat tanggal 31 Maret 2023. Untuk memudahkan pelaporan, Anda dapat memanfaatkan layanan online atau e-filing.

Bagaimana cara laporan pajak tahunan pribadi? Ada beberapa saluran untuk melakukannya, seperti melalui layanan e-Filing DJP atau melalui aplikasi lapor pajak online yang di sediakan oleh penyedia jasa aplikasi perpajakan mitra resmi DJP. Kali ini kita akan membahas cara laporan pajak secara online.

e-Filing adalah cara penyampaian SPT secara online yang dapat di lakukan dari mana saja dan kapan saja selama terhubung dengan jaringan internet. Melalui layanan ini, wajib pajak dapat menghemat waktu dan biaya karena tidak perlu datang langsung ke kantor pajak.

Melalui layanan e-filling ini, wajib pajak dapat mengisi dan mengirimkan SPT tahunan dengan mudah dan efisien. Wajib Pajak hanya perlu mengisi formulir elektronik pada layanan pajak online yang akan memandu pengguna layanan.

Jenis SPT Tahunan Pribadi

Sebelum mengetahui cara lapor SPT Tahunan Online, ketahui dulu jenis SPT Tahunan Pribadi agar tidak salah dalam mengisi data. Ada tiga jenis SPT tahunan pribadi yang terbagi atas lama seseorang bekerja dan total penghasilan dalam setahun, yaitu:

1. Formulir 1770SS

Wajib Pajak yang bekerja sebagai pegawai dan jumlah penghasilan bruto (gross) tidak lebih dari setiap tahun wajib mengisi formulir 1770SS. Formulir yang sama juga di tujukan bagi mereka yang bekerja pada satu perusahaan atau instansi dalam satu tahun.

2. Formulir 1770S

Berbeda dengan formulir 1770SS, WP wajib mengisi formulir 1770S wajib yang berprofesi sebagai pegawai dan memiliki penghasilan kotor lebih dari Rp 60 juta setiap tahunnya. Yang wajib mengisi formulir adalah wajib pajak yang bekerja di dua perusahaan atau lebih dalam satu tahun.

BACA JUGA:  Tips Mengatur Cash Flow Agar Keuangan Perusahaan Tetap Aman!

3. Formulir 1770

Sedangkan wajib pajak yang penghasilannya dari usaha atau pekerjaan bebas wajib mengisi formulir 1770. Wajib pajak lain yang wajib mengisi formulir adalah mereka yang menerima penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, penghasilan yang dikenai PPh final, atau penghasilan lain dalam negeri atau luar negeri.

Cara Laporan Pajak Online dengan e-Filing dengan Formulir 1770 SS

Sebelum melaporkan SPT, siapkan dokumen untuk pengisian formulir 1770 SS yang merupakan bukti pemotongan dari perusahaan tempat Wajib Pajak bekerja

  • Kunjungi laman pajak.go.id lalu tekan “LOGIN”
  • Isikan NPWP, password, dan kode keamanan.
  • Jika sudah, klik “LOGIN”
  • Setelah masuk ke dashboard perpajakan, klik menu “Lapor” dan klik menu “e-Filing”
  • Klik “Buat SPT”
  • WP akan diberi beberapa pertanyaan untuk dijawab
  • Jika jawaban sudah sesuai, tombol “SPT 1770 SS” akan muncul
  • Langkah selanjutnya, isi data formulir berupa isi tahun pajak dan status SPT.
  • Kemudian klik “Langkah Selanjutnya”.
  • Kolom “Pembetulan” hanya diisi apabila WP memenui kesalahan pada SPT Tahunan pada tahun sebelumnya
  • Kemudian isi Bagian A dengan penghasilan bruto dan pengurang (seperti iuran penisun atau jaminan hari tua (JHT)
  • Pilih status Penghasilan tidak Kena Pajak (PTKP) pada poin ketiga
  • Isi PPh yang telah terpotong perusahaan pada poin 6.
  • Jika sudah lengkap, sistem akan mengarahkan WP ke Bagian B
  • Kemudian isikan penghasilan final maupun penghasilan yang tidak terkena pajak pada Bagian B
  • Isikan Bagian C dengan nominal harta dan hutang
  • Centang pernyataan “Setuju/Agree” pada kolom pernyataan
  • Kemudian masukkan kode verifikasi yang dikirimkan melalui email dan klik “Kirim SPT”
  • WP akan menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) atas pelaporan SPT ke email.

Cara Laporan Pajak Online dengan e-Filing dengan Formulir 1770 S

Menyiapkan dokumen pengisian formulir 1770 S yang merupakan bukti pemotongan dari perusahaan tempat WP bekerja.

  • Kunjungi laman pajak.go.id lalu tekan “LOGIN”
  • Kemudian isikan NPWP, password, dan kode keamanan.
  • Jika sudah, klik “LOGIN”
  • Setelah masuk ek dashboard perpajakan, klik menu “Lapor” dan klik menu “e-Filing”
  • Klik “Buat SPT”
  • WP akan di beri beberapa pertanyaan untuk dijawab
  • Kemudian klik “pilih dengan formulir” Klik “SPT 1770 S dengan formulir”
  • Isi data formulir berupa isi tahun pajak dan status SPT.
  • Kemudian klik “Langkah Selanjutnya”.
  • Kolom “Pembetulan” hanya diisi apabila WP memenui kesalahan pada SPT Tahunan pada tahun sebelumnya
  • Isikan penghasilan final pada Bagian A
  • Isikan harta pada akhir tahun pada Bagian B
  • Isikan daftar hutang pada akhir tahun pada Bagian C
  • Klik “Lanjut”
  • Kemudia isikan daftar susunan anggota keluarga pada bagian D dan klik “Langkah Selanjutnya”
  • Isikan penghasilan Neto dalam negeri yang bukan final pada Bagian A, seperti bunga, royalti, sewa, hadiah, keuntungan penjualan atau pengalihan harta, atau penghasilan lainnya
  • Isikan penghasilan yang tidak termasuk objek pajak pada Bagian B
  • Isikan daftar pemotongan atau pemungutan PPh dari bukti potong pada bagian C
  • Isi Induk SPT dengan status perkawinan, status kewajiban perpajakan suami/ istri, NPWP suami/ istri Isikan penghasilan Neto pada bagian A
  • Kemudian isikan status perkwainan dan jumlah tanggungan pada Bagian B
  • Isi bagian C hanya bagi WP yang memperoleh penghasilan dari luar negeri
  • Bagian D hanya di isi bagi WP yang pernah membayar angsuran PPh Pasal 25
  • Kemudian simak status SPT pada Bagian E
  • Bagian F hanya di isi WP yang secara rutin status SPT-nya kurang bayar
  • Centang pernyataan “Setuju/Agree” pada kolom pernyataan
  • Kemudian masukkan kode verifikasi yang dikirimkan melalui email dan klik “Kirim SPT”
  • WP akan menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) atas pelaporan SPT ke email.
BACA JUGA:  PAHAMI! Kelebihan dan Kekurangan Kartu Debit

Cara Laporan Pajak Online dengan formulir SPT 1770 e-Form

Siapkan dokumen untuk pengisian formulir 1770 S yang merupakan bukti pemotongan dari perusahaan tempat wajib pajak bekerja.

  • Kunjungi laman pajak.go.id lalu tekan “LOGIN”
  • Kemudian isikan NPWP, password, dan kode keamanan.
  • Jika sudah, klik “LOGIN”
  • Setelah masuk ke dashboard perpajakan, klik menu “Lapor” dan klik menu “e-Form”
  • Pastikan perangkat yang digunakan sudah terinstal IBM Viewer Klik “Buat SPT”
  • WP akan diberi beberapa pertanyaan Klik “SPT 1770 S”
  • Kemudian isi data formulir seperti tahun pajak, status SPT normal, dan klik “Kirim Permintaan”
  • Sistem akan mengunduh e-Form dan buka dokumen yang sudah terunduh
  • Kemudian isi Bagian A pada Lampiran 2 dengan data penghasilan final
  • Isikan daftar harta yang di miliki di akhir tahun pada Bagian B
  • Kemudian lakukan penyesuaian pada Bagian C berdasarkan data utang terkini dan tahun sebelumnya
  • Isikan daftar susunan anggota keluarga pada Bagian D dan klik “Selanjutnya”
  • Kemudian isikan penghasilan Neto dalam negeri yang bukan final pada Bagian A
  • Isikan penghasilan yang tidak termasuk objek pajak pada Bagian B
  • Kemudian isikan pemotongan atau pemungutan PPh dari bukti potong pada Bagian C
  • Lengkapi data identitas
  • Kemudian isikan anguran bulanan pada poin D.14
  • Kemudian lampirkan dolumen pada bagian D
  • Isikan tanggal pembuatan SPT
  • Kemudian masukkan kode verifikasi yang dikirimkan melalui email dan klik “Submit”
  • WP akan menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) atas pelaporan SPT ke email.

Itulah cara lapor SPT Tahunan online di pajak.go.id. Segera laporkan SPT tahunan Anda secara online karena batas waktu pelaporan SPT tahun 2023 adalah 31 Maret.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

SIAP KEMBANGKAN BISNIS!

Otomatisasi Bisnis dengan Metode PSF

Sudah bukan jamannya bisnis malah bikin stres..

Hari
Jam
Menit
Detik