Juli 13

0 comments

Bisnis Model Canvas Untuk Mulai Membangun Sistem Bisnis

Memiliki bisnis yang sukses adalah impian setiap pengusaha. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha untuk merancang bisnisnya dengan sebaik-baiknya. Salah satunya menggunakan bisnis model Canvas.

Model bisnis Canvas adalah konsep bisnis yang banyak digunakan saat ini. Bahkan beberapa perusahaan besar seperti Honda, Toyota, dan Amazon memiliki konsep bisnis yang sesuai dengan model bisnis Canvas.

Model bisnis kanvas penting bagi Anda yang ingin mendesain ide bisnisnya dengan cara yang mudah dan terstruktur, lho. Menarik bukan?

Jangan khawatir, artikel ini akan menjelaskan secara detail cara membuat model bisnis Canvas. Tanpa basa-basi lagi yuk simak penjelasannya.

Apa itu Bisnis Model Canvas?

Kanvas model bisnis adalah kerangka kerja manajemen bisnis yang dibuat untuk merancang bagaimana strategi bisnis akan dijalankan.

Sesuai dengan namanya, bisnis kanvas dibuat dalam kerangka sederhana yang pertama kali diciptakan oleh Alexander Osterwalder, seorang pengusaha Swiss, pada tahun 2005.

Dengan outline yang sederhana, business model canvas akan memudahkan Anda untuk cepat melihat gambaran sebuah ide bisnis dan rencana realisasinya. Jadi, jauh lebih ringkas sebuah rencana bisnis.

Untuk itu perlu dibuat kanvas model bisnis untuk disimpan sebagai ide bisnis yang dimiliki dan dikembangkan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa lebih cepat mengambil keputusan apakah ide bisnis Anda menguntungkan untuk dilanjutkan atau tidak.

Semua itu bisa dilihat berdasarkan sembilan elemen yang dipecah menjadi. Apa saja elemen-elemen ini?

9 Elemen Bisnis Model Kanvas

Sebelum mempelajari cara membuat model kanvas, ada 9 elemen kanvas model bisnis yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu, yaitu:

  1. Segmen Pelanggan
  2. Proposisi Nilai
  3. Saluran
  4. Hubungan Pelanggan
  5. Aliran Pendapatan
  6. Kegiatan Utama
  7. Sumber Daya Utama
  8. Mitra Utama
  9. Struktur Biaya

Dalam visualisasi, setiap elemen diwakili oleh kolom atau kotak. Inilah yang kemudian dikenal sebagai template kanvas model bisnis.

Bisnis Model Canvas Untuk Mulai Membangun Sistem Bisnis

Dengan menggunakan template di atas, Anda dapat memvisualisasikan ide dan konsep bisnis Anda secara terstruktur dan mendefinisikan setiap elemen dengan mudah.

Mari simak penjelasan masing-masing elemen business model canvas berikut ini:

1. Segmen Pelanggan

Elemen pertama dari kanvas model bisnis adalah segmentasi pelanggan. Jadi, Anda perlu menentukan pelanggan mana yang cenderung membeli produk Anda terlebih dahulu. Hal ini penting karena tanpa konsumen yang jelas, produk Anda tidak akan laku di pasaran.

Untuk memudahkan penjelasan, kami akan menggunakan contoh kanvas model bisnis untuk toko buku online.

siapa pelanggan potensial Anda? Tentu saja para penggemar buku, baik pelajar maupun masyarakat umum. Jika perlu, Anda dapat mengelompokkannya ke dalam kategori tertentu, misalnya berdasarkan tingkat pendidikan, lokasi, dan sebagainya.

BACA JUGA:  Apa Itu Mentoring Bisnis dan Pentingnya Bagi Pengusaha

Either way, tentukan segmen pelanggan Anda di depan. Jika perlu, Anda perlu membuat persona pembeli khusus.

2. Proposisi Nilai

Sekarang setelah Anda mengetahui siapa calon pelanggan Anda, Anda perlu menentukan mengapa Anda perlu membuat produk? Apa manfaatnya bagi konsumen?

Nah, itulah yang disebut dengan value proposition, yaitu nilai yang Anda tawarkan kepada konsumen yang akan menggunakan produk Anda.

Dalam kanvas model bisnis, proposisi nilai dapat menjadi solusi untuk masalah pelanggan. Baik solusi yang sudah ada sebelumnya, atau solusi dengan pendekatan baru yang lebih efektif. Jadi cobalah untuk menciptakan nilai-nilai unik.

Jika Anda menggunakan contoh model bisnis kanvas toko buku online, maka Anda dapat memberikan nilai dengan memberikan buku versi asli impor yang tidak banyak ditemukan di Indonesia. Contohnya seperti yang ditawarkan oleh opentrolley.

Tidak hanya jenis produk, Anda bisa memberikan nilai untuk kemudahan pembelian. Misalnya banyak penggemar buku yang tidak sempat ke toko buku dan ingin membeli buku yang lebih praktis atau tidak banyak buku di daerah tertentu akan terbantu oleh toko buku online. Proposisi nilai lain yang ditawarkan adalah kemasan anti penyok sehingga buku yang diterima pelanggan dalam kondisi baik.

3. Saluran

Elemen saluran dalam kanvas model bisnis adalah sarana interaksi antara pelanggan dan bisnis Anda, baik untuk promosi atau pembelian produk dan layanan Anda.

Misalnya, untuk membangun bisnis toko buku online, Anda bisa menggunakan website sebagai saluran utama. Selain untuk menampilkan katalog buku yang Anda jual, website juga menjadi tempat untuk bertransaksi.

Selain situs web, Anda dapat memanfaatkan saluran lain untuk menjangkau pelanggan Anda seperti media sosial. Media sosial cocok untuk membangun awareness terhadap produk yang Anda jual melalui berbagai postingan yang di bagikan.

Misalnya, saat Anda memposting salah satu katalog buku Anda, pelanggan yang membaca postingan tersebut mungkin di ingatkan bahwa toko buku online Anda menjual buku yang selalu mereka butuhkan.

Selain website dan media sosial, Anda juga bisa menggunakan marketplace sebagai channel produk Anda, seperti Tokopedia atau Shopee. Namun, pastikan channel tersebut sesuai dengan target konsumen Anda.

4. Hubungan Pelanggan

Anda sudah tahu siapa pelanggannya dan saluran mana yang akan di gunakan. Saatnya menentukan bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan mereka melalui elemen hubungan pelanggan.

BACA JUGA:  Pentingnya "TEAM BUILDER" Untuk Pengembangan Bisnis

Elemen ini membantu Anda memilih strategi terbaik untuk berinteraksi dengan pelanggan. Strategi yang di maksud bukan hanya kapan produk akan di pasarkan atau saat promosi, tetapi juga saat merespon keluhan, hingga bagaimana mencegah konsumen membeli produk tersebut.

Dalam mempromosikan toko buku online misalnya, Anda bisa menggunakan media sosial seperti Twitter atau Instagram jika ingin lebih dekat dengan segmentasi pasar anak muda. Kemudian, gunakan komunikasi biasa dengan memanggil “sis” untuk menyapa pelanggan.

Anda juga dapat menggunakan program loyalitas untuk membuat pelanggan Anda membeli buku favorit mereka di toko online Anda. Bentuk programnya bisa berupa giveaway, atau lucky draw point khusus.

5. Aliran Pendapatan

Aliran pendapatan adalah sumber pendapatan bisnis Anda. Pada elemen ini, Anda perlu mengetahui dari mana dan bagaimana toko online mendapatkan pendapatannya.

Pada contoh model bisnis toko buku online kanvas, penghasilan utama Anda tentunya berasal dari penjualan buku, baik fisik maupun digital (ebook). Namun, Anda juga dapat mengembangkannya dengan membangun sistem berlangganan dengan menawarkan akses membaca buku secara online.

Seiring berkembangnya bisnis Anda, Anda bisa menjual berbagai produk yang dekat dengan kegiatan membaca seperti ebook reader dan lain-lain.

6. Kegiatan Utama

Aktivitas Utama adalah elemen kanvas bisnis yang menggambarkan bagaimana operasi bisnis Anda berjalan.

Misalnya untuk toko buku online, aktivitas utamanya adalah mengelola website yang menjadi pusat transaksi bisnis Anda. Anda harus memastikan bahwa situs web mudah di akses dari berbagai perangkat dan ramah pengguna.

Selain itu, Anda perlu memastikan bahwa penyimpanan buku di gudang berjalan dengan baik. Hal ini untuk memudahkan ketika Anda harus mendistribusikan buku ke konsumen terkait.

Selain itu, kegiatan utama juga mencakup upaya promosi untuk memberi tahu audiens Anda tentang bisnis Anda. Nah, karena bisnisnya di ranah online, ada baiknya mempelajari digital marketing dan mengaplikasikannya.

7. Sumber Daya Utama

Apa yang di butuhkan untuk melaksanakan kegiatan utama? Jawabannya adalah sumber daya utama. Anda perlu menentukan sumber daya yang sesuai dan di butuhkan dalam menjalankan aktivitas utama bisnis Anda.

Bisnis toko buku online sendiri membutuhkan beberapa sumber daya utama. Yang pertama adalah produk yang di jual. Pada contoh kanvas model bisnis toko buku online, Anda perlu memastikan ketersediaan buku yang memenuhi kebutuhan konsumen sasaran Anda.

Jika produk yang di jual adalah buku fisik maka Anda membutuhkan gudang khusus untuk menyimpan semua produk tersebut.

BACA JUGA:  Bisnis Online vs Offline. Manakah yang Lebih Menguntungkan?

Selain itu, Anda harus memiliki situs web yang ramah pengguna, dapat di akses, dan ramah seluler dengan sistem katalog produk yang baik. Kemudian, Anda juga membutuhkan developer untuk mengelola website tersebut agar berjalan dengan lancar.

Kebutuhan akan sebuah website tentunya membuat Anda memiliki sumber daya lain seperti komputer, akses internet, dan layanan hosting yang handal.

8. Mitra Utama

Mitra utama adalah daftar sumber daya luar yang Anda pesan untuk membuat model bisnis Anda berfungsi.

Untuk bisnis toko buku online, partner utama yang penting adalah penerbit yang akan menyediakan buku untuk dijual. Selain itu, Anda juga dapat bekerja sama dengan pihak ekspedisi untuk dapat mengirimkan buku pesanan konsumen tepat waktu.

Selain memiliki partner penyedia layanan hosting yang terpercaya, partner utama yang di butuhkan dalam bisnis toko buku online adalah investor. Dana segar dari investor untuk mendukung bisnis Anda memiliki target pasar yang lebih luas dari rencana awal Anda.

9. Struktur Biaya

Elemen terakhir dalam kanvas model bisnis adalah struktur biaya. Bagian ini berisi tentang biaya-biaya yang harus di keluarkan untuk menjalankan bisnis toko buku online Anda.

Beberapa elemen yang di gunakan untuk menghitung struktur biaya adalah aktivitas kunci, sumber daya utama, dan saluran.

Salah satu kegiatan dan saluran utama di toko buku online adalah website. Kemudian biaya yang harus di keluarkan adalah biaya pembuatan website dan pembelian hosting dan domain untuk usaha tersebut. Jadi, usahakan selalu menggunakan jasa dengan harga terjangkau.

Selain itu, sumber utama toko buku online adalah produk buku yang di jual. hitunglah dengan baik biaya yang harus di keluarkan untuk membeli buku dari penerbit untuk di jual kembali ke konsumen.

Sepanjang jalan, biaya saja dapat menurun atau meningkat. Jadi pastikan Anda menghitung struktur biaya ini dengan lebih cermat, oke?

Sudah Siap?

Kanvas model bisnis adalah strategi untuk merencanakan bisnis menggunakan kerangka kerja yang mudah dan terstruktur. Dalam bisnis kanvas ada sembilan unsur yang harus di jelaskan dengan baik. Mulai dari segmen pelanggan, saluran hingga mitra utama.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top