Maret 30

0 comments

Belajar Bisnis Mulai Dari Nol

Kami pun menyadari dalam membuat bisnis itu bukanlah suatu hal yang mudah. Namun itu bukan berarti tidak bisa di lakukan. Ketika kita mau belajar bisnis hingga mengetahui step-step yang harus di lakukan, maka akan lebih mudah. Mungkin karena Anda suka dengan dunia kuliner kemudian ingin membuka bisnis restoran sendiri? Atau tertarik dengan dunia fashion hingga Anda ingin membuat clothing line milik sendiri?

Don’t worry, here are their answers. Berdasarkan catatan hasil dari riset yang sudah di lakukan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), jumlah penduduk pengusaha di Indonesia kini mengalami peningkatan dari yang sebelumnya hanya 1.67% menjadi 3.10% dari seluruh populasi penduduk Indonesia saat ini (225 juta jiwa). Angka dari catatan tersebut di katakan cukup tinggi.

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga – Menteri Koperasi dan UKM

Dari kutipan di atas kita dapat menilai optimisme masyarakat Indonesia dalam memulai bisnis. Namun jumlah ini bisa saja turun karena beberapa pengusaha memulai bisnis tanpa belajar langkah-langkah yang harus di lakukan. Sehingga terjadi kerugian dan akhirnya tutup.

Tetapi jangan patah semangat, Anda masih ingin memulai bisnis? Kami akan memberikan beberapa tips dan langkah-langkah yang bisa Anda pelajari dalam menjalankan bisnis. Simak penjelasannya berikut ini.

belajar bisnis
Sumber: Jurnal Entrepreneur

Tentukan Bisnis yang Tepat

  1. Mencari ide

Mulailah dengan mencari ide: Apa kesulitan yang sedang di alami di sekitar tempat tinggal atau lingkungan Anda? Apa yang biasanya di butuhkan teman Anda? “Identifikasi kekurangan di daerah Anda,” kata Amy Wilkinson, dosen di Fakultas Bisnis Universitas Stanford, penulis The Creators Code. Mungkin kota Anda memiliki banyak tempat wisata, tetapi tidak ada pemandu wisata resmi, atau ada banyak sanggar yoga di kota Anda, tetapi sangat sedikit kelas sepeda. Maka dari itu, dari sekian banyak pilihan, pilihlah bisnis yang paling Anda minati. “Saat ingin membangun bisnis, Anda harus siap berkomitmen penuh pada bisnis itu. Jadi, pilih yang paling Anda sukai,” kata Amy.

  1. Kenali siapa kompetitor yang dihadapi

Tina Wells, CEO dan pendiri Buzz Marketing Group, berkata: “Cari tahu siapa pesaing Anda.” Misalnya, Anda ingin membangun kedai burger bebas gluten dan beri jarak antara kedai burger lain kurang lebih 10 kilometer dari kedai Anda. Lalu lihat seberapa banyak burger bebas gluten, tidak banyak? Berarti Anda bisa mencoba ide ini. Namun perlu di ingat bahwa Anda mungkin harus bersaing dengan kedai serupa lainnya di luar kisaran ini. Pastikan Anda memiliki keunggulan lain, seperti pengiriman 24/7.

  1. Kenali seperti apa pelanggan Anda

Jika Anda tidak dapat menyebutkan sebanyak lima pembeli produk atau layanan Anda, maka bisnis Anda mungkin tidak ada artinya. Cobalah cara ini, tutup mata Anda dan bayangkan Anda adalah pelanggan. Apa profilmu “Nama saya Hana, saya suka kopi, dan saya ingin kuliah master di Inggris. Selama ini orang tua saya masih bisa membantu saya secara finansial. Saya pasti beli kopi di cafe favorit saya minimal seminggu sekali. Kopi saya seperti itu seperti …”. Dengan memposisikan diri Anda sebagai pelanggan, Anda dapat memahami kebutuhan pelanggan Anda yang sebenarnya.

Anda harus belajar dari pesaing Anda, tetapi jangan pernah hanya meniru. Menirulah dan Anda tamat.” 

Jack Ma
Sumber: Okezone

Persiapan Utama untuk Membangun Bisnis

  1. Buat nama bisnis yang mudah di kenal

Tentukan nama yang singkat, memiliki keunikan tersendiri, dan yang paling penting mudah di cari di internet. Tips dari kami, buat nama yang terdiri dari suku kata, seperti Twitter, Google, Facebook, WhatsApp, Starbucks, dll. Jika Anda dapat menemukan nama dengan arti pribadi sehingga Anda dapat mempromosikannya dengan lebih mudah, itu jauh lebih baik. Setelah itu, cari tahu apakah merek tersebut sudah digunakan. Periksa situs web http://e-statushki.dgip.go.id/ atau http://www.asean-tmview.org/tmview/welcome. Pilihan lainnya adalah, (jika Anda tidak ingin mencari merek sendiri), Anda dapat menghubungi layanan konsultan HKI.

  1. Persiapkan semua dokumen hukum pada bisnis

Siapkan gambaran atau konsep yang jelas mengenai model bisnis Anda; nama brand, slogan dan desain yang di butuhkan, serta tampilan bisnis. Setelah itu, daftar di Kantor Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual. Ketika mengurus perizinan dengan notaris dalam proses ini jangan menyantumkan PT jika perusahaan Anda bukan perseroan terbatas. Biaya pendaftaran berkisar dari Rp2.000.000 hingga Rp10.000.000. Cek kisaran harga di http://www.dgip.go.id/tarif-merek.

Ini yang terpenting, pastikan Anda telah mendaftarkan perusahaan Anda ke Direktorat Jenderal Pajak untuk mendapatkan izin dan NPWP. Menyiapkan tanda daftar perusahaan, izin usaha perdagangan, rapat pemegang saham dan surat keterangan domisili perusahaan. Hal ini untuk mamastikan bisnis Anda aman dan legal khususnya yang masih belajar.

Sumber: Harmony

Mengelola Keuangan Bisnis dengan Tepat

Menurut survei yang dilakukan oleh perusahaan perangkat lunak bisnis dan keuangan Amerika Serikat, sekitar 64% perusahaan memulai dengan modal Rp 150 juta. Jadi, tergantung pada ide Anda, Anda mungkin bisa memulai dengan dana yang lebih sedikit atau lebih banyak. Berikut yang bisa Anda lakukan untuk mengelola keuangan usaha

  1. Tentukan sumber pendanaan

Menurut Small Business Administration, sekitar 57% bisnis menggunakan dana pribadi sebagai modal awal. Sekarang, jika Anda memiliki banyak tabungan, mendanai bisnis Anda adalah cara termudah untuk memastikan bahwa Anda memiliki otoritas penuh terhadap perusahaan Anda. Namun harap di perhatikan bahwa Tonya Rapley, pendiri My Fab Finance, berkata: “Merupakan keputusan yang tidak bijaksana untuk menggunakan semua tabungan Anda sebagai modal bisnis.” Pastikan Anda memiliki sisa simpanan tabungan untuk membayar sekitar enam bulan ke depan. Biaya hidup. Misalnya, Anda biasanya membelanjakan sekitar Rp 8.000.000 per bulan, lalu pastikan Anda memiliki setidaknya Rp50.000.000 di rekening tabungan Anda.

  1. Buatlah laporan keuangan

Laporan keuangan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga untuk usaha kecil atau usaha kecil dan menengah, pelaporan keuangan juga sangat di perlukan. Dengan menggunakan laporan keuangan, Anda akan menyadari bahwa uang digunakan untuk segala hal dan kebijakan, sehingga uang terus bertambah.

Kesadaran akan Laporan Keuangan

Sayangnya hingga saat ini masih banyak pelaku usaha kecil atau UKM yang masih belajar bisnis mengabaikan laporan keuangan. Akibatnya, keuangan tidak terkontrol dengan baik, dananya bisa habis, dan akhirnya dana UMKM tidak akan mampu untuk mengembangkan UKM sendiri dan kemudian bangkrut.

Kemungkinan besar, tidak mengetahui cara membuat laporan keuangan menjadi alasan penting bagi UKM untuk mengabaikan laporan keuangan bisnis. Oleh karena itu, agar UMKM tetap berjalan dengan lancar, ulasan kali ini akan mencoba memberikan gambar dan ilustrasi sederhana cara membuat laporan keuangan sederhana. Laporan ini mudah di pahami dan di praktikkan oleh yang masih belajar bisnis.

Perlu di ketahui bahwa pengetahuan akuntansi sangat diperlukan untuk membuat laporan keuangan. Oleh karena itu, Anda perlu memahami manfaat dan siklus akuntansi. Kedengarannya rumit, tetapi Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Karena hanya laporan keuangan yang sederhana ini tidak akan membuat Anda pusing.

Sumber: Pintaria

Manfaat dan Fungsi Membuat Laporan Keuangan pada UKM

Meski hanya laporan digital, namun akan berdampak sangat baik bagi kemajuan dan perkembangan UKM Anda. Berikut ini adalah beberapa manfaat dan fungsi pembuatan laporan keuangan bagi UKM, antara lain:

  • Dapat mengetahui gambaran terkini terkait kondisi bisnis Anda
  • Dapat memberikan informasi mengenai keuangan bisnis
  • Sebagai bahan dasar untuk mendapatkan investor atau kreditur
  • Di gunakan sebagai landasan dalam mengambil kebijakan

Oleh karena itu, laporan merupakan dokumen penting dan tidak boleh di anggap remeh dalam proses pencatatan transaksi terutama yang masih belajar bisnis. Data transaksi dari setiap pencatatan harus di catat secara akurat dan rinci agar tidak terjadi kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan. Selain manfaat di atas, pelaporan keuangan juga menjadi penting karena fungsi-fungsinya sebagai berikut:

  • Membantu perusahaan mengevaluasi status keuangan perusahaan dalam jangka waktu tertentu.
  • Memberikan informasi atau data yang lengkap tentang status keuangan perusahaan. Misalnya seperti review terhadap status perusahaan secara keseluruhan atau review terhadap status keuangan spesifik perusahaan.
  • Sebagai pertimbangan saat mengambil keputusan penting perusahaan. Terutama keputusan yang berkaitan dengan keuangan perusahaan atau kelangsungan hidup perusahaan.
  • Menciptakan hal-hal baru bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas kinerja perusahaan.
  • Kredibilitas perusahaan juga meningkat, karena perusahaan dengan laporan keuangan yang stabil dan baik berarti dapat berhasil mengelola perusahaan, terutama perusahaan dengan status keuangan yang baik.

Belajar Akuntansi untuk Membuat Laporan Keuangan yang Akurat

Dalam membuat laporan keuangan tidak lepas dengan kegiatan akuntansi. Ketika mendengar informasi akuntansi, sebagian orang langsung memikirkan pekerjaan yang berkaitan dengan perusahaan atau perpajakan.

Dengan menggunakan akuntansi, Anda dapat membaca status perusahaan berdasarkan laporan keuangan, termasuk tingkat risiko yang akan di hadapi di kemudian hari. Selain menganalisis risiko, akuntansi adalah pengetahuan yang di butuhkan oleh personel bisnis dan perusahaan untuk menentukan tingkat “sehat” bisnis melalui laporan keuangan.

Tak sedikit orang yang menggunakan bahasa lembut untuk menyamarkan situasi keuangan perusahaan atau perusahaan. Mereka yang tidak mengerti ilmu akuntansi hanya bisa menganggukkan kepala dan mendengarkan apa yang mereka katakan. Namun, orang yang bekerja di bidang akuntansi tidak akan langsung percaya dan mampu menganalisis laporan keuangan. Pasalnya, Anda bukanlah pihak yang bisa tertipu hanya karena Anda bisa memahami garis bilangan yang tertera.

Walaupun rumit dan membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi, belajar akuntansi akan menyenangkan jika Anda menemukan tempat yang cocok, seperti “Kelas Online Mahir Accounting dalam 30 Hari”. Di sini, Anda akan mendapatkan video materi terbaru dari guru profesional yang akan mengajar akuntansi dengan berbagai metode yang mudah di pahami.

belajar bisnis

Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Rahasia Sukses Buka Ratusan Cabang Ala Kopi Janji Jiwa

5 Kesalahan Utama Dalam Membangun Bisnis F&B

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube