Juni 22

0 comments

Begini Cara Menganalisa Pembukuan Perusahaan Jasa

Analisis laporan keuangan sangat penting, tidak hanya menjadi dasar untuk menentukan dan menilai posisi keuangan perusahaan, tetapi juga berguna bagi pihak-pihak berkepentingan dalam mengambil keputusan. Berikut informasi lengkap mengenai analisis pembukuan dan cara menganalisa pembukuan perusahaan jasa beserta metode-metodenya, mari simak artikel ini.

Pengertian Analisis Pembukuan Perusahaan atau Laporan Keuangan

Sebelum mengetahui apa itu analisis pembukuan, mari ingat jenis-jenis pembukuan atau laporan keuangan perusahaan jasa. Laporan keuangan perusahaan jasa terdiri dari laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan laporan neraca.

Tentu laporan-laporan keuangan ini berfungsi sebagai sumber informasi yang dapat digunakan baik oleh perusahaan itu sendiri maupun stakeholder seperti investor.

Informasi pada laporan keuangan tentu tidak bisa langsung ditelan mentah-mentah sehingga perlu dilakukan analisis untuk menghasilkan informasi yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Jadi apa sebenarnya analisis pembukuan atau laporan keuangan itu?

Analisis pembukuan atau laporan keuangan adalah proses mengevaluasi hubungan antara bagian-bagian komponen laporan keuangan yang mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas dan berbagai catatan tambahan lainnya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, mendalam dan menyeluruh tentang situasi keuangan sebuah perusahaan

Metode Analisis Pembukuan Perusahaan atau Laporan Keuangan

Tujuan dari setiap metode analisis adalah menyederhanakan data sehingga dapat lebih dimengerti dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Secara umum ada dua metode analisis laporan keuangan yaitu metode horizontal dan vertikal

1. Analisis Horizontal

Metode analisis keuangan horizontal adalah metode analisis dengan membandingkan pos-pos laporan keuangan yang sama pada periode yang berbeda. Biasanya perbandingan laporan keuangan yang dianalisis menggunakan dua atau tiga periode sebelumnya.

Analisis ini melihat presentase penurunan dan kenaikan pos-pos laporan keuangan dari periode yang di bandingkan.

BACA JUGA:  Rasio Solvabilitas, Sanggupkah Perusahaan Lunasi Hutang?

2. Analisis Vertikal

Analisis vertikal adalah dengan membandingkan pos-pos keuangan yang berbeda pada satu laporan keuangan yang sama dan di satu periode yang sama.

Adapun yang termasuk ke dalam analisis laporan keuangan vertical adalah sebagai berikut.

  • Analisis Common Size, analisis yang membandingkan pos-pos laporan keuangan dengan menggunakan persentase dalam satu periode.
  • Analisis Break Even, analisis yang di gunakan untuk menentukan tingkat pendapatan yang harus di capai perusahaan.

Dengan adanya analisis break even membantu perusahaan untuk menganalisis berapa produk yang harus di jual atau berapa rupiah yang harus di terima pada satu periode tertentu.

  • Analisa Rasio Keuangan, analisis yang di gunakan untuk menilai suatu kinerja perusahaan berdasarkan pos-pos laporan keuangan pada satu periode tertentu. Analisis rasio keuangan berfungsi sebagi tolak ukur dalam mengambil langkah strategis perusahaan pada periode selanjutnya dan mengevaluasi sumber daya¬† perusahaan.
pembukuan perusahaan

Cara Menganalisis Pembukuan atau Laporan Keuangan

1. Memahami Latar Belakang Perusahaan

Langkah pertama dalam menganalisis laporan keuangan perusahaan jasa adalah dengan memahami latar belakang perusahaan anda. Anda harus mengerti model bisnis, cara pencatatan pembukuan, layanan yang anda miliki dan sebagainya.

Tujuannya agar Anda mengerti operasi perusahaan, aliran uang dan lain sebagainya sehingga akan memudahkan dalam menghitung dan mencari hasil saat melakukan analisis.

2. Memperhatikan Faktor-faktor yang Berpengaruh

Cara menganalisis laporan keuangan selanjutnya adalah Anda harus memperhatikan faktor apa saja yang mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan. Misalnya faktor inflasi, pajak, tingkat suku bunga, perombakan manajemen dan lain sebagainya.

Termasuk juga di dalamnya adalah faktor kemajuan industri dan teknologi karena dunia usaha saat ini tidak bisa terlepas dari kedua hal tersebut.

BACA JUGA:  Manajemen Keuangan Efektif Ketika Kondisi Usaha Sedang Krisis

3. Mereview Laporan Keuangan

Anda juga harus meriview laporan keuangan yang sudah di buat. Beberapa hal yang bisa di lakukan seperti apakah laporan keuangan tersebut di buat sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), apakah angka dalam laporan keuangan tersebut sudah benar, bagaimana cara akuntan membuat laporan keuangan tersebut.

Jika laporan keuangan tersebut di buat secara manual tentunya tingkat kesalahan yang di sebabkan oleh human error lebih tinggi jika di bandingkan dengan menggunakan software akuntansi seperti Accurate.

4. Melakukan Analisis Rasio Laporan Keuangan

Dalam analisis rasio laporan keuangan dapat di bandingkan antara 2 kuantitas. Rasio selalu mewakili satu angka yang berkaitan dengan angka yang lainnya. Rasio yang sering di gunakan dalam analisis laporan keuangan antara lain:

  • Likuiditas, yaitu kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Rasio likuditas di bedakan menjadi 3 jenis, yaitu rasio lancar (current ratio), rasio cepat (quick ratio), rasio kas (ratio of cash).
  • Solvabilitas, yaitu kemampuan perusahaan memenuhi semua kewajiban baik jangka pendek maupun jangka panjangnya.
  • Profitabilitas, merupakan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dalam periode tertentu.
  • Aktivitas, merupakan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya yang di milikinya.

5. Membuat Kesimpulan

Langkah terakhir adalah membuat kesimpulan atas analisis yang sudah di lakukan. Tentunya setelah menghitung dan melakukan analisis rasio keuangan maka Anda akan mendapatkan hasil.

Jadi buatlah kesimpulan, saran dan keputusan sesuai dengan perhitungan dan hasil analisa yang di dapat.

Dengan melakukan analisis pembukuan perusahaan jasa, semua pihak yang berkepentingan akan mendapatkan informasi yang lebih akurat atau dapat di andalkan untuk kepentingan pengambilan keputusan.

Mereka tidak akan mengandalkan hanya pada asumsi subyektif dan mengira-ngira semata. Dengan demikian hasil analisis ini mampu untuk mengurangi unsur ketidakpastian yang di hadapi oleh para pengambil keputusan.

BACA JUGA:  Konsultan Bisnis Kuliner Terbaik

Semoga informasi di atas bisa membantu Anda mengetahui cara menganalisa pembukuan perusahaan jasa dengan baik dan benar. Apabila ada yang ingin di tanyakan ataupun di diskusikan, silahkan tulis di kolom komentar, dan jangan lupa share jika informasi yang kami sampaikan bermanfaat.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Pentingnya Nomor Akun Akuntansi Perusahaan Dagang Untuk Anda

Pentingnya Nomor Akun Akuntansi Perusahaan Dagang Untuk Anda

Contoh Aset Tidak Berwujud Yang Pengusaha Wajib Tahu!

Contoh Aset Tidak Berwujud Yang Pengusaha Wajib Tahu!
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top