Juli 9

0 comments

Barcode Scanner Penting Dalam Gudang Perusahaan

Alat yang bernama Barcode Scanner ini merupakan sebuah perangkat elektronik yang sudah tidak asing lagi di dunia bisnis. Khususnya bagi petugas yang menerima sejumlah uang, yaitu kasir.

Penggunaan perangkat ini untuk kasir sudah menjadi hal yang mutlak harus dikuasai. Dapat mengoperasikan alat ini untuk memudahkan atau mempercepat transaksi pembelian.

Mengenal Apa Itu Barcode?

Kode huruf dan angka yang terdiri dari kombinasi garis atau batang dengan spasi yang bervariasi disebut kode batang. Ini adalah cara memasukkan data ke dalam komputer.

Sebelumnya, saat kasir atau operator memasukkan penjualan secara manual menggunakan nama barang atau kode barang. Kehadiran barcode tentu sangat membantu dalam pekerjaan.

Data deskriptif suatu barang tidak ada di barcode, tetapi ada enkripsi sejumlah digit. Jika kasir melakukan scan, kode akan otomatis terbaca dan langsung terhubung dengan data barang.

Berisi data dari berbagai produk, antara lain nama vendor, harga, nama produk, dan data pendukung lainnya untuk barcode scanner. Mengenai hal ini komputer tidak bisa langsung membaca data di bar code.

Oleh karena itu, sebelumnya seseorang harus menangkap dan menerjemahkan kode tersebut ke dalam format data agar dapat dibaca oleh komputer. Alat yang dapat membaca dan mengirim ke komputer disebut Barcode Reader atau Barcode Scanner.

Terdiri dari pemindai, dekoder, dan kabel untuk menghubungkan dekoder ke komputer, itu adalah perangkat pemindai kode batang.

Cara Kerja Barcode Scanner

Satu set pemindai Barcode terdiri dari pemindai, dekoder, dan kabel yang menghubungkan dekoder ke komputer. Pemindai kode batang memindai simbol, menangkap dan mengubah kode batang menjadi data listrik dan kemudian mengirimkannya ke komputer dalam format data sederhana.

BACA JUGA:  Cara Mengatasi Barang Yang Tidak Laku dan Expired

Jenis Barcode Reader

Saat ini ada 4 jenis barcode reader yang umum tersedia di pasaran, masing-masing jenis barcode scanner memiliki perbedaan dalam hal membaca atau encoding sebuah barcode.

A. Pen Type Readers atau Bar Code Wands

Pada pembaca barcode jenis ini, terdapat photo diode di sebelah ujung pena. Untuk membaca, kode diletakkan di ujung pena dan kemudian digeser ke semua batang secara stabil, kemudian dioda dapat mengukur intensitas cahaya yang dipantulkan dari sumber cahaya dan dan menghasilkan gelombang yang sesuai dengan lebar batang dan ruang di Kode. Setelah itu, pembaca kode batang mengirimkan gelombang ke dekoder kemudian mendekodekannya dan mengirimkannya ke komputer dalam format data sederhana.

B. Laser Barcode Scanner

Pada intinya cara kerjanya sama dengan jenis pena, namun barcode reader ini menggunakan sinar laser sebagai sumber cahayanya. Secara umum, gunakan cermin prisma atau kaca bolak-balik untuk memindai laser melintasi kode batang.

Barcode Pada Gudang

Sistem barcode gudang ini sangat penting untuk diterapkan. Kegiatan pergudangan ini tidak pernah berhenti walaupun kegiatan usaha lainnya terhenti sehingga ketelitian dan ketelitian dalam kegiatan pergudangan ini sangat diperlukan. Mengelola secara manual saja tidak cukup tetapi membutuhkan suatu sistem yang saling terintegrasi dengan sistem yang lain.

Ada beberapa masalah yang bisa terjadi jika menggunakan proses manual dan yang paling sering terjadi adalah data yang tidak real time, kesalahan input dan transaksi, dan masih banyak lainnya. Untungnya, saat ini sudah ada sistem barcode dengan sistem ini Anda akan dengan mudah mengoperasikan aktivitas di gudang Anda. Tidak hanya itu, dengan sistem ini memudahkan Anda dalam mengelola gudang Anda. Meskipun memiliki banyak manfaat, penting bagi Anda untuk memilih sistem barcode untuk gudang yang benar-benar berkualitas tinggi.

BACA JUGA:  Jual Online: Strategi Merubah Sistem Offline ke Online

Tren Sistem Barcode Scanner Pada Gudang

barcode scanner

Mungkin Anda kesulitan melacak item di inventaris Anda. Sekarang Anda tidak perlu khawatir karena sudah ada sistem barcode. Dengan sistem ini memudahkan Anda untuk melacak dan juga mengklasifikasikan barang yang ada di gudang Anda. Berikut ini adalah beberapa tren sistem barcode yang muncul:

A. Proses Checkout

Tren sistem barcode pertama adalah self-checkout. Dengan tren ini, konsumen tidak perlu mengantri untuk pembayaran. Tidak hanya di penjualan, di gudang ini proses checkout barang juga akan lebih cepat. Anda akan lebih mudah mengetahui barang apa saja yang keluar dari gudang.

Tidak hanya barang keluar, barang masuk juga akan mudah untuk melewati proses pengaturan dengan baik. Anda tidak perlu khawatir menggunakan sistem ini karena dapat mendukung kelangsungan bisnis Anda. Teknologi ini terbukti mampu mengurangi jumlah karyawan yang terlibat langsung dalam pelayanan, waktu tunggu, dan juga meminimalkan proses operasional yang berdampak pada efektifitas proses bisnis Anda.

B. Aplikasi Beberapa Layanan

Sistem pemindai kode batang ini tidak hanya berguna dalam bisnis tetapi juga berguna dalam beberapa layanan lainnya. Misalnya pada bidang kesehatan, barcode ini untuk mempercepat proses pelayanan dan juga untuk melacak informasi pasien.

Kelebihan Penggunaan Sistem Barcode Scanner

Bukan hanya trend saja yang perlu , namun kelebihan sistem ini juga wajib untuk diperhatikan. Simak beberapa keunggulan sistem barcode untuk gudang menarik di bawah ini:

1. Menghemat Waktu

Untuk mengoptimalkan pekerjaan persediaan, perusahaan akan menghemat waktu. Umumnya, menulis menggunakan kertas dan pulpen akan memakan banyak waktu. Kegiatan inventarisasi ini akan membuat proses berjalan lebih lambat, apalagi jika ada banyak barang yang ada dalam proses inventarisasi.

BACA JUGA:  3 Cara Membuat Standar Operasional Prosedur Perusahaan yang Ideal

2. Efisien

Mencatat barang secara manual jauh lebih melelahkan daripada menggunakan barcode pada barang digital. Masalah yang sering terjadi adalah lamanya proses perekaman sehingga semuanya berjalan lebih lambat.

3. Operasi Internal Lancar

Keuntungan dari sistem barcode untuk gudang ini adalah menyederhanakan operasi internal. Misalnya, sebuah perusahaan menghitung asetnya untuk mengukur perkembangan bisnis. Jika perusahaan masih menggunakan cara lama, akan memakan waktu berjam-jam bahkan bertahun-tahun, maka operasional internal ini masih akan bermasalah.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top