Juni 2

0 comments

Apa itu Faktur Pajak dan Cara Membuat Faktur Pajak Lengkap

Faktur pajak atau tagihan pajak merupakan hal yang wajib di miliki dalam dunia perpajakan. Tahukah Anda apa itu tagihan pajak? Sebagai wajib pajak yang baik, Anda perlu memahami apa itu tagihan pajak penting untuk digunakan dalam pelaporan pajak Anda, jadi disini telah di siapkan informasi penting di bawah ini yang harus Anda ketahui tentang apa artinya pajak, jenis dan fungsinya.

tidak punya npwp

Apa Itu Faktur Pajak

Faktur Pajak adalah formulir atau bukti pemungutan pajak atas penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP). Untuk mempermudah dan mempersingkat, Faktur digunakan oleh PKP pada saat menjual barang atau jasa yang di kenakan pajak pemilikan.

Untuk setiap barang atau jasa kena pajak yang di jual, PKP harus menerbitkan faktur sebagai bukti bahwa perusahaan telah memungut pajak dari semua orang yang membeli barang atau jasanya. Setelah itu, semua faktur yang di terbitkan harus di laporkan ke fiskus sebagai bentuk transparansi antara PKP dengan Ditjen Pajak agar tidak terlihat sebagai usaha penghindaran pajak.

Jenis-Jenisnya

Menurut peraturan perpajakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, setidaknya ada beberapa jenis Faktur yang umum digunakan. di antaranya adalah :

1. Faktur Standar

Faktur jenis ini paling banyak di gunakan oleh PKP, sesuai dengan peraturan Dirjen Pajak No. Kep53/PJ/1994 terhitung sejak tanggal beroperasi 29 Desember 1994 dan masih di gunakan sampai sekarang.

  • Faktur Standar sekurang-kurangnya memuat informasi sebagai berikut:
  • Berisi NPWP, nama PKP dan alamat usaha yang menjual barang atau jasa kena pajak
  • Berisi informasi tentang barang atau jasa kena pajak yang di jual, dengan rincian lengkap dari harga jual, potongan harga dan jumlah pembelian
  • Terdapat PPN (dan PPnBM jika berlaku)
  • Nomor Faktur dengan tanggal pembuatan
BACA JUGA:  Perbedaan Antara Perusahaan PKP dan Non PKP

Nama, jabatan dan tanda tangan kejelasan kejelasan departemen yang terkait dengan PKP

2. Faktur Gabungan

Faktur gabungan adalah jenis faktur yang sama dengan faktur standar, tetapi di gunakan oleh PKP yang menjual barang atau jasa kena pajak lebih dari satu kali. Dengan demikian, untuk memudahkan dan merasionalkan penggunaan nomor faktur yang  di terbitkan oleh Ditjen Pajak,  PKP dapat menggunakan Faktur Umum untuk memungut pajak dari pembeli.

3. Faktur Sederhana

Faktur sederhana dapat di temukan dalam aktivitas sehari-hari seperti mendapatkan kuitansi atau tagihan setelah makan di luar. Ini hanya di keluarkan oleh PKP sebagai pungutan tunai atau pengurangan kecil dan selalu di anggap sebagai faktur yang harus di ajukan untuk menunjukkan penjualan barang atau jasa kena pajak.

4. Faktur Keluaran

Faktur Pajak yang di terbitkan oleh Pengusaha Kena Pajak atas penjualan Barang Kena Pajak, Jasa Kena Pajak, dan/atau Barang Kena Pajak yang tergolong Barang Mewah.

5. Faktur Masukan

Faktur yang di terima oleh PKP pada saat pembelian Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak dari PKP lain

6. Faktur Pengganti

Menggantikan Faktur yang di terbitkan sebelumnya karena kesalahan pengisian, kecuali kesalahan pengisian NPWP. Oleh karena itu, harus di koreksi agar sesuai dengan situasi yang sebenarnya

Fungsi Faktur Pajak

Bagi Anda yang menjual barang atau jasa kena pajak, Faktur Pajak merupakan hal yang penting dan tentunya bermanfaat bagi bisnis Anda. Memang dengan adanya faktur, Anda memiliki bukti bahwa sebagai PKP, Anda telah memungut pajak dari pembeli dan melaporkannya kepada Dirjen Pajak. Jadi sebagai PKP sudah menjadi badan wajib untuk mengikuti dan mentaati Dirjen Pajak dan juga membantu perekonomian negara.

mengisi eform spt

Cara Membuat Faktur Pajak

Ada dua cara membuat faktur pajak yang perlu di ketahui. Bagi Anda yang masih awam, faktur pajak ini adalah faktur yang akan di buat oleh para PKP atau Pengusaha Kena Pajak, khususnya para PKP yang akan melakukan transaksi Barang atau Jasa Kena Pajak.

BACA JUGA:  Mengenal Apa Itu Rekonsiliasi Fiskal Terhadap Perpajakan

Hal ini termasuk juga BKP yang telah terhitung golongan barang mewah. Faktur ini ada hubungannya dengan PPN atau Pajak Pertambahan Nilai yang akan di ambil oleh PKP saat menyerahkan BKP atau JKP kepada pembeli. Agar tidak lagi bingung tentang cara membuat faktur ini, Anda bisa membaca ulasan lengkap di bawah ini.

Cara Membuat Faktur Keluaran Manual

Pertama, ada cara membuat faktur yang di lakukan dengan sistem manual. Sebenarnya, untuk pembuatan faktur jenis seperti ini sudah tidak lagi terlalu efektif sejak tahun pada 2016. Semua ini untuk pembuatan faktur sudah di alihkan secara online.

Faktur manual ini adalah dokumen berisi data nama, alamat, serta NPWP milik PKP. Ini termasuk informasi rinci tentang pertukaran BKP/JKP. Informasi PPN dan PPnBM yang di kumpulkan juga harus di sertakan. Jangan lupa  kode dan nomor seri serta tanggal faktur. Pastikan juga nama petugas pajak yang memeriksa dokumen dan memastikan keabsahannya. Cukup rumit, bukan?

Cara Membuat Faktur Secara Online

Sekarang cara paling efisien untuk membuat Faktur Pajak adalah melalui formulir online. Sistem online ini juga dapat mengurangi penipuan berupa faktur palsu dan potensi penipuan lainnya. Perlu di ingat juga bahwa pihak PKP yang menerbitkan faktur keluaran adalah penjual PKP.

Artinya, Anda memerlukan data pembeli yang lengkap, karena pada saat proses input untuk menerbitkan faktur, data pembeli akan di perlukan. Ini adalah metode online untuk menghasilkan faktur keluaran menggunakan aplikasi eFaktur.

  • Setelah Anda login, maka pilih menu Faktur, kemudian klik sub menu Administrasi Faktur.
  • Kemudian pilih tombol Rekam Faktur, selanjutnya pilih detail transaksi yang cocok atau sesuai.
  • Untuk menu Jenis Faktur, maka pilih nomor 1 untuk bisa membuat faktur baru.
  • Pada Nomor Referensi Anda isi NPWP lawan transaksi, setelah itu jika tidak ada maka cukup cantumkan NIK. Kemudian klik Lanjutkan.
  • Selanjutnya isilah identitas pasangan Anda sebanyak-banyaknya. Setelah selesai, klik Lanjutkan.
  • Pada tabel selanjutnya, pilih Simpan Transaksi untuk mengisi rincian pengiriman BKP/JKP. Klik untuk menyimpan.
  • Dalam menu Administrasi Faktur, periksa faktur yang tidak di setujui, jika ada, klik Perbarui pada faktur.
  • Selanjutnya, upload Faktur yang telah di buat sebelumnya pada menu Upload Administrasi.
BACA JUGA:  Begini Cara Mendaftar NPWP Online Dengan Cepat dan Praktis

Setelah di unggah dan di setujui oleh sistem,  Anda dapat mengunggah faktur yang di terbitkan. Biasanya, file faktur keluaran akan berupa file PDF yang mudah di simpan dan di akses. Dengan cara ini Anda telah berhasil membuat faktur Keluar Anda sendiri  yang di perlukan untuk transaksi.

Fasilitas Demi Kemudahan Penerbitan Faktur

Sangat mudah bukan? Untuk informasi  perpajakan, Anda dapat menggunakan aplikasi pajak online. Tapi pilihlah aplikasi terpercaya yang merupakan PJAP resmi dan di awasi langsung oleh DJP untuk membantu masalah pajak pribadi atau bisnis Anda, misalnya seperti eFiling, eBiling, eFaktur, atau bahkan untuk konsultasi pajak.

Ini adalah penjelasan format faktur yang di perlukan hanya untuk faktur manual. Saat membuat faktur elektronik, format faktur tersedia di aplikasi eFaktur dalam format faktur standar. Jadi tidak perlu bingung lagi bagaimana cara membuat faktur secara online atau cara memasukkan faktur keluar kan? Karena cara import faktur keluar atau cara membuat faktur keluar atau cara membuat eFaktur sangat mudah.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Ingin Penjualan Lancar? Ketahui Apa Itu Segmen Pasar!

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan

Usaha Bidang Keuangan? Wajib Tahu Apa Itu Otoritas Jasa Keuangan
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top

WEBINAR GRATIS!!

3 Langkah Menyusun SOP Untuk Membangun Bisnis Autopilot

Hari
Jam
Menit
Detik