Juni 18

0 comments

Alasan Mengapa Bisnis Grosir Sembako Sangat Menguntungkan!

Ada banyak sekali jenis bidang usaha di Indonesia. Salah satunya bisnis grosir sembako. Sembako itu sendiri merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia yang selalu di butuhkan. Oleh karena itu bisnis grosir sembako tidak pernah mati.

Pada Artikel kali ini, kita akan membahas alasan kenapa membuka bisnis grosir sembako sangat menguntungkan. Penting sekali bagi kita terutama pada UMKM yang saat ini sedang membaca artikel ini untuk mengetahui alasan membuka bisnis grosir sembako sangat menguntungkan.

Pengertian Bisnis Grosir Sembako

Grosir adalah salah satu istilah dalam dunia bisnis, terutama dalam bisnis perdagangan yang sudah banyak di kenal oleh semura orang. Masyarakat umum seringkali memahami grosir sebagai bentuk pembelian dalam jumlah yang banyak dan pembelian dengan harga yang cenderung lebih murah di bawah harga standar.

Namun, secara kebahasaan, grosir merupakan sebuah badan yang membuka usaha dagang dengan membeli serta menjual kembali barang dagangan tersebut kepada beberapa jenis pembeli.

Beberapa jenis pembeli yang di maksud adalah pengecer, pedagang besar, perusahaan indsutri, lembaga pemerintah, lembaga swasta, dan lainnya. Jadi bisa di simpulkan bahwa bisnis grosir sembako adalah sebuah badan usaha yang secara menjual sembako secara grosir.

Kelebihan Bisnis Grosir Sembako

Mengingat sembako adalah salah satu kebutuhan pokok yang selalu di butuhkan oleh setiap orang, maka memiliki bisnis grosir sembako dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

Menjual sembako grosiran tidak hanya dapat menjangkau konsumen secara perorangan tetapi juga konsumen yang lebih besar lagi. Misalnya, seperti toko – toko kelontong untuk dijual kembali. Bagi yang tertatik dengan bisnis ini ada baiknya mengetahui peluangnya seperti berikut ini:

1. Risiko Bisnis Grosir Sembako Tidak Laku Sangat Kecil

Hal yang paling menarik sekaligus menjadi keuntungan dari bisnis grosir sembako yaitu keuntungan tidak laku yang sangat kecil. Karena sembako di butuhkan sehari – hari oleh banyak orang, maka setiap produk sembako pasti akan di cari oleh konsumen.

Apalagi jika bisnis grosir sembako tersebut sudah mendapatkan pelanggan berupa toko – toko kelontong. Karena biasanya toko kelontong tersebut membeli dalam jumlah sangat banyak dengan tujuan di jual kembali.

Oleh karena itu dalam menjual sembako sebaiknya utamakan untuk menarget agen, toko, atau warung sembako. Ketika ada banyak jumlah produk yang di beli, maka risiko tidak lakunya akan semakin berkurang.

BACA JUGA:  Manfaat Manajemen Strategis Yang Belum Pengusaha Tahu!

2. Modal Bisnis Grosir Sembako Cenderung Lebih Cepat Berputar

Tak perlu risau modal yang di gunakan untuk usaha grosir sembako sulit untuk kembali. Berbisnis di bidang ini cukup menjanjikan balik modal yang cepat.

Bagaimana tidak, setiap produk sembako adalah salah satu kebutuhan pokok yang perlu di gunakan sehari – hari oleh konsumen. Maka, semakin sering dan semakin banyak konsumen yang membeli maka akan semakin cepat pula perputaran modal yang di gunakan.  

3. Strategi Pemasaran Bisnis Grosir Sembako Cukup Sederhana

Karena barang yang di jual merupakan kebutuhan sehari – hari, maka anda tidak perlu melakukan promosi besar – besaran untuk memajukan usaha anda. Dalam hal ini juga tentunya bisa menghemat pengeluaran anda sebagai pemilik usaha.

4. Target Konsumen Bisnis Grosir Sembako Beragam

Berbeda dengan usaha lainnya, usaha grosir sembako ini tidak memiliki target konsumen khusus. Karena di akui atau tidak, hampir semua orang mulai dari kalangan atas hingga pelajar atau pekerja membutuhkan sembako untuk keberlangsungan kehidupan mereka sehari – hari.

Hal ini tentu saja menjadi poin plus bagi bisnis di bidang ini. Karenanya semakin luas juga pangsa pasarnya, potensi keuntungan yang akan di dapat akan semakin besar pula. Jadi tidak ada alasan untuk ragu apalagi khawatir bisnis yang di bangun akan sepi peminat.

5. Bisnis Grosir Sembako Tidak Membutuhkan Persiapan yang Rumit

Saat akan membangun sebuah usaha penjualan sembako, banyak orang yang ragu karena minimnya informasi tentang hal – hal terkait bisnis ini. Akhirnya mereka urung mengambil risiko dan menunda keinginan untuk membangun usaha grosir sembako ini.

Padahal jika mau sedikit berusaha mencari informasi, membangun sebuah bisnis grosir sembako bukanlah hal yang rumit. Beberapa hal berikut ini yang perlu di lakukan ketika akan membuka usaha grosir sembako, yaitu:

  • Siapkan tempat untuk memulai usaha dan menyimpan stok,
  • Siapkan furniture dan berbagai peralatan yang di butuhkan seperti rak, meja kasir, kalkulator, kantong plastik, dan lain sebagainya,
  • Menyediakan barang – barang kebutuhan pokok yang paling sering di cari,
  • Menata barang dagangan dengan rapi dan senantiasa peduli terhadap kebersihan toko dan lingkungan sekitaran toko,
  • Membeli barang stok dari toko grosir atau produsennya langsung agar bisa di jual kembali,
  • Survey harga untuk mengantisipasi kerugian dan menetapkan harga jual yang masuk akal.
BACA JUGA:  Barcode Scanner Penting Dalam Gudang Perusahaan

6. Modal Bisnis Grosir Sembako Lebih Fleksibel

Salah satu hal yang membuat usaha grosir sembako ini menarik adalah jumlah modal yang di butuhkan. Besaran modal cukup fleksibel tergantung dengan usaha yang akan di bangun. Semakin besar skalanya, maka semakin besar pula modal yang di butuhkan.

Jadi tidak ada patokan khusus tentang jumlah modal untuk merintis bisnis ini. Karena fleksibel, maka anda tidak akan menghadapi masalah keuangan yang rumit.

Kalaupun harus meminjam, jumlahnya bisa di sesuaikan dengan besar kecil usaha grosir sembako yang di inginkan. Tapi jika ingin mendapat keuntungan berlipat, jangan ragu untuk mengambil risiko.

7. Bisnis Grosir Sembako merupakan Usaha yang Mudah Dikembangkan

Jenis usaha ini bisa di kembangkan dengan mudah mulai dari warung, grosir, sampai mini market. Memiliki modal yang tidak terlalu besar menjadikan usaha sembako mudah untuk dikembangkan dan dapat di jadikan usaha saat anda sudah pensiun. Sehingga usaha tersebut bisa di jadikan penghasilan sampingan.

8. Minim Risiko Kerugian / Pailit

Risiko dari bisnis ini tidak terlalu besar, di karenakan setiap produk dari sembako adalah kebutuhan untuk semua orang dalam kesehariannya. Sekalipun produk tidak laku di jual, produk sembako masih bisa di gunakan untuk keperluan sehari – hari atau menggelar bazar supaya modal yang di gunakan untuk membeli produk sembako bisa kembali.

bisnis grosir sembako

Kekurangan Bisnis Grosir Sembako

Dalam usaha bisnis grosir ini tentunya selain memiliki kelebihan juga memiliki kekurangan. Karena untuk mendapatkan keuntungan atau cuan yang banyak tentunya juga harus siap untuk menghadapi kekurangan – kekurangan dalam jenis usaha ini. Kekurangan – kekurangan tersebut antara lain yaitu:

1. Harga Sembako yang Naik Turun

Kekurangan dari usaha grosir sembako tentunya yang paling sering terjadi dan di keluhkan yaitu harga sembako yang sering mengalami naik turun. Jika anda ingin menjalankan usaha ini, maka anda harus dapat mengetahui dan selalu update keadaan harga bahan sembako di pasaran.

Terkadang ada masa di mana anda harus membeli bahan – bahan sembako ketika harga sedang naik, namun beberapa hari kemudian harga langsung turun. Ini dapat membuat anda mengalami kerugian, tapi hal ini dapat anda siasati dengan mengatur strategi yang matang.

BACA JUGA:  Tips dan Cara Menentukan Harga Jual Yang Tepat Di Usaha Manufaktur

2. Sulit Mendapatkan Pelanggan pada Awal – Awal Usaha

Sulitnya mendapat pelanggan pada awal – awal usaha sebenarnya tidak hanya berlaku pada usaha warung sembako namun hal yang sama juga bisa terjadi di toko grosir sembako sehingga hal ini bukan sesuatu yang terlalu menakutkan bagi anda.

Dan tentunya anda masih dapat menjalani usaha ini dengan memulai melakukan promosi kecil – kecilan sesuai dengan besaran target yang di inginkan oleh pelanggan anda.

3. Usaha Bisnis Grosir Sembako Memiliki Presentase Keuntungan yang Terbilang Kecil

Jika di bandingkan dengan usaha lain seperti usaha makanan atau bisnis kuliner yang memiliki margin rata – rata diatas 10% maka usaha sembako sendiri terbilang kecil karena keuntungan yang didapat pada angka 3-7% saja.

Namun begitu, usaha ini tetap menjadi idola banyak pengusaha kecil. Lantaran memiliki kepastian untuk nilai keuntungan yang akan di dapat dan juga merupakan barang dagangan yang selalu di cari, sehingga dalam jangka panjang usaha ini akan tetap memiliki keunggulan tersendiri.

4. Persaingan yang Sangat Ketat

Setiap usaha pasti ada persaingan, begitu juga halnya dengan usaha bisnis grosir sembako yang juga memiliki banyak pesaing. Meskipun persaingan usaha ini terbilang cukup ketat. Pada dasarnya, anda tetap masih bisa mendapatkan keuntungan jika usaha anda ini di kelola dengan baik.

Anda harus pintar – pintar mengatur strategi dan mencari celah peluang, seperti contoh tidak semua bahan sembako di jual di minimarket atau di toko sembako yang menjadi pesaing anda. Nah, anda dapat memanfaatkan celah itu dengan menjual yang tidak ada di sana di toko anda.

Semoga informasi di atas bisa membantu anda mengetahuigambaran terkait Ketahui Alasan Kenapa Membuka Bisnis Grosir Sembako Sangat Menguntungkan. Apabila ada yang ingin di tanyakan, silahkan tulis di kolom komentar dan share jika informasi yang kami sampaikan bermanfaat.


Tags

akuntansi, arus kas, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal, online, peluang, promosi


You may also like

Tips Jitu Menjalankan Bisnis Usaha Makanan Ringan Serba 2000

Tips Jitu Menjalankan Bisnis Usaha Makanan Ringan Serba 2000

Perhitungan BEP (Break Even Point) Yang Tepat Untuk Pemula

Perhitungan BEP (Break Even Point) Yang Tepat Untuk Pemula
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top