Juni 15

0 comments

5 Jenis Laporan Keuangan Usaha Yang Wajib Dibuat

Laporan keuangan akan sangat penting terutama bagi pemilik usaha. Untuk memenuhi beberapa fungsi, ada jenis-jenis laporan keuangan yang perlu anda ketahui. Sebab laporan keuangan usaha menjadi salah satu poin yang amat krusial dalam sebuah usaha.

Laporan keuangan adalah catatan keseluruhan transaksi keuangan, di mana laporan tersebut di buat dalam periode tertentu. Laporan keuangan akan memberikan informasi kondisi keuangan secara akurat dan dapat di pertanggung jawabkan.

Pemlik usaha atau owner penting untuk mengetahui jenis-jenis laporan keuangan karena laporan merupuakan komponen penting di suatu perusahaan yang mana bisa untuk acuan dari pemilik usaha untuk mengevaluasi usahanya dan juga acuan untuk membuat keputusan supaya keputusan yang di buat tepat dan akurat.

laporan keuangan usaha

Keputusan yang tepat dapat mengembangkan usaha menjadi lebih baik lagi dan berkembang lebih besar. Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi finansial perusahaan dalam setiap detail laporan keuangan akan sangat di butuhkan untuk evaluasi sebuah perusahaan sehingga pembuatanya tidak dapat di abaikan prosesnya.

Oleh karena itu pemilik usaha wajib mengetahui jenis-jenis dari laporan keuangan tersebut, berikut jenis-jenis dari laporan keuangan :

Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi ini berfokus pada Pendapatan dan biaya yang di keluarkan perusahaan, laporan ini di sebut juga laporan kinerja perusahaan. Di Laporan laba rugi anda akan mendapatkan informasi pendapatan, pengeluaran, dan beban pajak. Laporan laba rugi ini menyajikan kegiatan operasional yang di lakukan oleh perusahaan dalam periode tertentu.

Dalam laporan ini dapat di ketahui berapa besaran pendapatan perusahaan dalam periode tertentu. Berapa besaran biaya yang di keluarkan oleh perusahan dalam satu periode akuntansi. Dan juga di ketahui apakah perusahan mengalami keuntungan atau malah menanggung kerugian pada periode akuntansi tersebut.

BACA JUGA:  Berikut Tips Mengatur Cash Flow Agar Keuangan Perusahaan Anda Tetap Aman!

Laporan laba rugi ini dapat di sajikan dalam dua format yang berbeda, yaitu single step dan multiple step. Single step yaitu model bentuk ini tidak melakukan pengelompokan atas pendapatan dan biaya ke dalam kelompok-kelompok usaha dan di luar usaha. Tetapi hanya di pisahkan antara pendapatan-pendapatan dan laba dengan biaya-biaya kerugian.

Sedangkan multiple step sedikit lebih rumit, laporan ini memisahkan pendapatan juga pengeluaran yang terkait secara langsung dengan operasional, dengan pendapatan maupun pengeluaran yang tidak terkait langsung dengan operasional. Laporan multiple step ini menggunakan tiga persamaan untuk menghasilkan nilai laba bersih.

Tiga persamaan tersebut yaitu yang pertama perhitungan laba kotor dari pendapatan bersih di kurangi harga pokok penjualan. Yang kedua perhitungan pendapatan operasional daari hasil pengurangan biaya operasional oleh laba kotor.

Dan yang terakhir yaitu Laba bersih dari penjumlahan pendapatan operasional, non operasional bersih dan di kurangi beban non operasional kemudian dapatlah Laba bersih. 

Neraca Laporan Keuangan

Laporan Neraca menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu. Posisi keuangan yang di maksud adalah posisi jumlah Aktiva (harta) dan Pasiva (Kewajiban dan ekuitas) perusahaan.

Di laporan ini bermanfaat bagi perusahaan untuk menyediakan data finansial untuk menghitung tingkat pengembalian perusahaan. Dan untuk mengevaluasi struktur permodalan yang di miliki perusahaan dengan menilai likuiditas dan solvabilitas perusahaan.

Anda harus pastikan, jumlah di sisi aktiva dan pasiva seimbang. Jika terdapat selisih, artinya terdapat kesalahan dan harus melakukan revisi pada waktu tertentu. Bisa di katakan laporan keuangan ini menjadi salah satu yang di prioritaskan di antara jenis-jenis laporan keuangan yang lainnya dalam perusahaan.

Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan perubahan ekuitas adalah laporan posisi perubahan modal perusahaan sesuai kinerja perusahaan dan juga penyebab perubahannya. Di laporan perubahan ekuitas ini anda dapat mengetahui perkembangan perusahaan apakah bertambah atau tidak.

BACA JUGA:  Rasio Solvabilitas, Sanggupkah Perusahaan Lunasi Hutang?

Dan juga mengidentifikasi penyebab perubahan ekuitas pemilik perusahaan atas nilai aktiva yang menjadi haknya (aktiva bersih) Laporan ini berisi informasi saldo awal, Dana yang di ambil pemilik perusahaan (prive), laba bersih yang di peroleh, kemudian di dapat modal akhir dari perusahaan tersebut. Namun, laporan perubahan ekuitas dapat di kerjakan setelah laporan laba rugi selesai di kerjakan.

Laporan Arus Kas

Cash Flow Statement atau Laporan Arus Kas adalah laporan yang menunjukan arus uang perusahaan yang masuk dan keluar. Selain itu, laporan arus kas juga berfungsi sebagai indikator prediksi arus kas pada periode yang akan datang.

Laporan kas adalah suatu ringkasan mengenai penerimaan dan pembayaran kas dari suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Dalam penyajiannya laporan arus kas d ibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu :

  1. Aktivitas Operasional : Laporan kegiatan yang berkaitan dengan penjualan, pembelian, dan pengeluaran operasional perusahaan, meliputi penjualan produk atau jasa, pembayaran bunga dan pajak pendapatan, pembayaran sewa, gaji dan upah.
  2. Aktivitas investasi : berkaitan dengan aktivitas arus kas yang di hasilkan dari penjualan atau pembelian aktiva tetap. Contoh pembelian atau penjualan kendaraan, property, dan asset tetap lainnya.
  3. Aktivitas pendanaan atau pembiayaan : aktivitas penambahan modal. Di mana hasil perhitungannya di dapat dari pengurangan maupun penambahan kas dari ekuitas pemilik serta kewajiban yang bersifat jangka Panjang.

Laporan Catatan Atas Laporan Keuangan

Jenis laporan ini di buat dengan acuan informasi tambahan yang mampu menjelaskan asal muasal keuangan perusahaan sampai pada angka yang terlaporkan. Catatan atas laporan keuangan juga memberikan informasi tentang penjelasan yang di anggap perlu atas laporan keuangan yang ada sehinggajelas penyebabnya.

Hal ini bertujuan agar pengguna laporan keuangan dapat memahami dengan jelas data keuangan yang ada dalam laporan keuangan tersebut. Beberapa laporan di atas sangat penting dan perlu Anda ketahui oleh pemilik usaha. Supaya dalam menjalankan usaha dapat mengambil keputusan atau membuat planning yang tepat dan akurat dengan acuan laporan keuangan tersebut.

BACA JUGA:  Fungsi Jurnal Penutup Untuk Laporan Keuangan Bisnis Anda

Dengan mengetahui jenis-jenis laporan keuangan tersebut semoga pemilik usaha lebih mengerti apa saja laporan yang harus terpenuhi untuk menunjang kinerja usaha anda.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Karyawan Perusahaan Anda

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Karyawan Perusahaan Anda

Cara Menentukan Gaji Karyawan Yang Adil dan Sejahtera

Cara Menentukan Gaji Karyawan Yang Adil dan Sejahtera
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top