April 17

0 comments

2 Penyakit Utama Ini Bisa Membunuh Bisnis Retail Kurang Dari 1 Tahun

Tidak dapat di pungkiri bahwa industri retail menjadi salah satu usaha pilihan paling di minati di Indonesia. Banyak pengusaha percaya bahwa industri retail adalah bisnis yang mudah, hampir tanpa kerugian. Namun di luar dugaan, banyak perusahaan retail juga mengalami kerugian.

Perlu Anda ketahui bahwa salah satu poin penting dalam membangun bisnis retail adalah bagaimana cara mengelola persediaan barang. Memang bagi perusahaan retail yang baru saja mulai beroperasi tidak ada masalah dalam mengelola persediaan barang. Anda mungkin mempertimbangkan manajemen secara manual. Tetapi tahukah Anda? Ketika bisnis Anda berjalan dengan baik dan berkinerja baik, Anda harus memahami cara mengelola barang stok dan inventaris dengan benar.

Jika Anda dapat mengelola stok dan inventaris Anda dengan benar, akan ada banyak keuntungan, salah satunya adalah Anda dapat mengetahui item mana yang banyak di minati dan stok mana yang akan habis. Dengan cara ini, Anda akan di beri informasi kapan Anda harus memesan bahan baku atau komoditas untuk dijual.

bisnis retail

Sering terjadi selisih stok pada bisnis retail

Banyak kesalahan yang sering terjadi dalam pengelolaan persediaan, salah satunya adalah ketidaksesuaian persediaan. Masalah ini terjadi apabila ada ketidaksesuaian antara data pemeriksaan fisik dan data komputer. Jika di biarkan, kegiatan operasional perusahaan akan terganggu dan berdampak dalam banyak hal.

Berikut ini adalah alasan umum dalam pengelolaan stok barang:

1.Minim dalam melakukan pengecekan fisik

Salah satu penyebab yang sangat umum dan paling sering terjadi adalah masih kurang atau minim melakukan pengecekan fisik stok barang yang di kelola. Semakin lama barang tersimpan di gudang akan semakin rawan juga terjadi kehilangan atau kerusakan barang.

2. Mengelola stok barang masih secara manual

Masih ada beberapa perusahaan yang menggunakan cara konvensional dalam mengelola produknya. Pengelolaan barang secara manual tidak efisien, dan karena human error akan menimbulkan banyak masalah yang akan mengakibatkan perbedaan persediaan barang di gudang. Untuk itu, perusahaan perlu menerapkan manajemen digital agar lebih efisien dan maksimal.

3. Proses barang masuk dan keluar

Alasan lain yang dapat menyebabkan perbedaan persediaan barang adalah karena pencatatan data penerimaan dan pengembalian yang salah. Oleh karena itu, pencatatan barang masuk dan keluar perlu di lakukan pencatatan dengan benar agar tidak ada perbedaan data yang di terima sehingga persediaan dapat terpantau dengan benar.

4. Masih salah dalam melakukan stock opname

Setiap perusahaan melakukan pemeriksaan persediaan untuk memeriksa barang yang mereka miliki. Persediaan di rancang untuk mengontrol barang yang ada. Kesalahan stock opname dapat membuat data yang salah. Mengingat data persediaan sering digunakan sebagai acuan bagi perusahaan untuk mengambil keputusan persediaan, masalah ini harus segera di selesaikan.

Karyawan juga bisa menjadi salah satu alasannya. Karena niat buruk mereka, mereka dapat menyebabkan bisnis Anda merugi. Nah, jika bisnis Anda cukup besar dan Anda pasti punya gudang. Kemudian, Anda harus bisa memahami tentang beberapa penipuan yang mungkin terjadi di gudang oleh karyawan Anda sendiri. Seperti karyawan yang mengambil stok, tidak melakukan stock opname berkala, stok lama tidak di ganti, stok sengaja tidak di catat, hingga menjadi orang dalam terselubung.

bisnis retail

Stok barang berlebihan

Saat ini banyak pengusaha yang kurang memperhatikan masalah yang terjadi dalam persediaan stok barang. Konsep klasik yang masih memandu para pengusaha retail adalah “beli stok sebanyak mungkin saat harga turun.” Sekilas panduan klasik terlihat bagus, tapi nyatanya bisa jadi senjata makan tuan, kita harus mewaspadai masalah persediaan yang berlebihan.

Namun begitu semua persediaan yang Anda beli sudah masuk ke dalam gudang, Anda mulai kesulitan dalam mengatur pengelolaan barangnya. Akhirnya, Anda bingung mencari berbagai macam cara untuk memasukkan barang ke gudang dengan harapan yang penting barang masuk gudang dulu.

Pada kondisi ini permasalahan yang pertama muncul yaitu (1) Persediaan yang berlebihan menyebabkan penyimpanan barang menjadi kacau, yang dapat menurunkan kualitas barang. Kemudian tak lama, faktur tagihan datang dari pemasok A, pemasok B, pemasok C, dll. Anda mulai panik karena aset Anda di kas bank sangat kecil, tetapi stok barang Anda masih menumpuk. Masalah kedua yang muncul disini yaitu (2) karena ketidakseimbangan proporsi aset, maka likuiditas perusahaan akan terganggu.

Tiga bulan berselang, barang yang ada di gudang ternyata masih cukup banyak, begitu di cek ternyata banyak barang yang rusak, cacat, sehingga tidak layak jual, Kemudian dengan berat hati barang-barang bad stock tersebut harus dimusnahkan. Sampai disini masalah ketiga mulai muncul, yakni (3) potensi barang bad stock menjadi lebih besar, yang akhirnya menjadi beban kerugian perusahaan.

Kemudian setelah 3 bulan, barang di gudang masih menumpuk cukup banyak, setelah di cek ternyata barang di gudang banyak yang rusak, cacat, sehingga tidak layak jual. Sehingga pada akhirnya dengan berat hati barang-barang kategori bad stock tersebut harus di musnahkan. Dan dampak yang timbul adalah (3) potensi barang kategori bad stock menjadi lebih besar sehingga menyebabkan beban kerugian perusahaan.

Mengapa masalah ini penting?

Penjelasan di atas melalui artikel ini, kami bermaksud mengingatkan pada para pengusaha retail agar lebih berhati-hati dalam mengelola bisnisnya, terutama dalam mengelola sistem yang tepat. Pebisnis harus mampu membangun sistemasi yang dapat saling bersinergi sehingga tidak terjadi miss salah satu aspek dalam bisnis retail.

Beberapa tips yang Anda bisa lakukan untuk menghidari hal-hal buruk di atas adalah Anda dapat memberikan kode khusus untuk stok barang, meletakkan stok barang yang di jual di dalam gudang tersendiri, mencatat seluruh transaksi penjualan, selalu mengecek stok barang masuk, dan yang pasti pastikan selalu konsisten dan rutin melakukan stock opname.


Tags

akuntansi, arus kas, bayar pajak, biaya, bisnis, bisnis online, bisnis untung, cafe, cara, finance, franchise, grosir, harga, jurnal, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, kuliner, laba rugi, lapor pajak, laporan, laporan keuangan, mengatur keuangan, modal


You may also like

Tips Mengubah Bisnis Apapun Agar Bisa Punya Untung Besar

Sebuah Perusahaan Rugi Puluhan Milyar Sebab Tak Terapkan Strategi Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube